PENGARUH LOGAM BERAT TERHADAP KONDISI BIOLOGIS TANAH DAN PERTUMBUHAN BAYAM

Satrio Wibowo

Abstract


Suatu penelitian telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh logam berat terhadap kondisi  biologis tanah dan pertumbuhan bayam manis (Amaranthus hibridus).  Penelitian dilakukan pada tanah mineral latosol menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial 4x3 dengan tiga ulangan.  Faktor perlakuan pertama yakni jenis logam berat (Hg, Cd, Ag dan Zn) dan faktor perlakuan kedua yakni konsentrasi logam berat (0, 50 dan 100 ppm).  Larutan logam berat tersebut disiramkan pada tanah-tanah yang telah disiapkan pada polybag, selanjutnya diinkubasi selama satu minggu. kemudian dilakukan penanaman benih bayam.  Variabel pengamatan diukur pada minggu pertama dan ketiga pasca perlakuan dan pasca penanaman benih bayam.  Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa perlakuan pemberian logam berat pada tanah memperlihatkan penurunan total mikroorganisme dan nilai respirasi tanah pada minggu III.  Ag merupakan logam berat yang paling berpengaruh menghambat pertambahan tinggi dan panjang akar tanaman bayam.  Konsentrasi logam berat 50-100 ppm pada tanah nyata menghambat pertumbuhan akar dan menurunkan total biomassa tanaman bayam.  Jenis logam berat Ag, Cd dan Hg nyata pengaruhnya mengakibatkan rendahnya biomassa bayam dibandingan dengan Zn

Keywords


bayam, biologis, logam berat, tanah

Full Text:

PDF

References


Alloway, B.J. 1990. Cadmium. Dalam B.J. Alloway (Ed.). Heavy Metals in Soils. Blacky and Sons Ltd., London. 100-121.

Berthelsen, B.O., E. Steinnes, W. Solberg dan L. Jingsen. 1995. Heavy Metal Concentration in Plants in Relation to Atmospheric Heavy Metal Deposition. J. Environ. Qual. 24(5) : 1018-1026.

Hairiah, K., Soemarno dan Suhadi. 1982. The Influence onf Nitrogen and Zinc Application on N and Zn Uptake and on Dry Matter Production of Sugarcane on Dark Grey Alluvial Soil. Agrivita 5(1) : 7-10.

Iswandi A. 1989. Biologi Tanah Dalam Praktek. Petunjuk Laboratorium. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Pusat Antar Universitas Bioteknologi Institut Pertanian Bogor, Bogor. 10-15, 48-50, 76-93.

_________ dan Tamad. 1995. Pengaruh Logam Berat Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) Terhadap Aktivitas dan Populasi Mikrob Tanah. Laboratorium Biologi Tanah Jurusan Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor, Bogor. 239-243.

Joham, H.E. dan V. Rowe. 1975. Temperature and Zinc Interactions of Cotton Growth. Agronomy Journal 67(3) : 313-317.

Jones, K.C., N.W. Lepp dan J.P. Obbard. 1990. Other Metals and Metaloids, Silver. Dalam B.J. Alloway (Ed.). Heavy Metals in Soils. Blacky and Sons Ltd., London. 298-302.

Juliati, S. 2008. Pengaruh Pemberian Zn dan P terhadap Pertumbuhan Bibit Jeruk Varietas Japanese citroen pada Tanah Inseptisol. J. Hort. 18(4) : 409-419.

Kiekens, L. 1990. Zinc. Dalam B.J. Alloway (Ed.). Heavy Metals in Soils. Blacky and Sons Ltd., London. 261-277.

Oktavia, P.N. 2018. Pengaruh Cekaman Logam Berat Kadmium (Cd) terhadap pertumbuhan Beberapa Varietas Kacang Hijau (Vigna radiata L.). Skripsi. Jurusan Biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang. 17.

Steinnes, E. 1990. Mercury. Dalam B.J. Alloway (Ed.). Heavy Metals in Soils. Blacky and Sons Ltd., London. 222-235.

Wood, M. 1989. Soil Biology. Blacky and Sons Ltd., London. 8-16


Refbacks

  • There are currently no refbacks.