PERENCANAAN INSTALASI PENJERNIH AIR SISTEM SPIRAL (PASTRAL)

Reiner Perlindungan, Hendro Suyanto, Dwi Anung Nindito

Abstract


Instalasi pengolahan air yang paling banyak dan mudah penggunaannya oleh masyarakat adalah instalasi air vertikal yang mengutamakan penyaringan dan gravitasi bumi untuk menyalurkan air melalui instalasi yang telah direncanakan. Instalasi vertikal yang ada sekarang ini memiliki bentuk instalasi yang besar dan tidak efisien ruang. Instalasi Penjernih Air Sistem Spiral atau PaSTRAL, mengutamakan efisiensi penggunaan instalasi vertikal dan efektivitas dari instalasi. Dalam penelitian ini diambil berupa data sebagai berikut: data primer yang merupakan data nilai pH (derajat kejenuhan), kadar Fe (besi), TSS (total zat padat tersuspensi). Data sekunder yang merupakan pengumpulan data dari studi literatur sebagai penunjang yang berkaitan dengan penelitian ini, bersumber dari penelitian-penelitian sebelumnya. Dari hasil pemeriksaan kualitas air, perbandingan variasi ketebalan media 2 pada perhitungan efisiensi memiliki nilai yang tinggi, baik pada filter spiral maupun pada filter karbon aktif. Kualitas air berdasarkan Permenkes Nomor 492/Menkes/PER/2010 ditinjau dari parameter pH dan Fe pada air sungai tidak ada parameter yang memenuhi, sedangkan pada air gambut dari parameter Fe memenuhi peraturan Menteri tersebut. Dari hasil perbandingan air sebelum dan sesudah penjernihan, dihasilkan dari kedua sumber air baku pada parameter pH mengalami kenaikan dan dari parameter TSS mengalami kenaikan, sedangkan parameter Fe mengalamai penurunan. Dari perbandingan kedua jenis sumber airĀ  yaitu air sungai dan air gambut diperoleh hasil yang hampir sama. Semakin tebal perbandingan media filtrasi pasir dan arang, semakin sedikit debit yang dihasilkan dan semakin baik kualitas air yang dihasilkan.

Kata Kunci: Penjernih Air, Spiral, Efisiensi, Air Minum, dan Debit.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.