HUBUNGAN KONDISI FISIK LINGKUNGAN PERMUKIMAN KUMUH DENGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI PENGHUNI (STUDI KASUS DI KELURAHAN DANAU TUNDAI KECAMATAN SEBANGAU)

Lisa Virgiyanti

Abstract


Lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan, tertata serta aman dan nyaman adalah menjadi dambaan setiap orang. Namun kenyataan yang ada tidak mudah untuk mewujudkan kebutuhan/keinginan ini. Hal ini ada banyak sebab yang mempengaruhi, diantaranya pendapatan per kapita yang rendah, ketergantungan anggota keluarga terhadap keluarga yang bekerja sangat tinggi. Dengan demikian baik waktu, tenaga apalagi dana yang yang diharapkan untuk menata lingkungannya menjadi baik, tertata dan memenuhi standart kesehatan  semakin jauh dari kenyataan. Bahkan lingkungan akan semakin kumuh. Berdasarkan latar belakang dan perumusan masalah di atas maka penelitian ini menggunakan metoda deskriptif menggunakan studi kasus yang mengandung makna bahwa dari obyek yang akan dikaji dapat ditarik/diperoleh pelajaran bagi kepentingan pengembangan teori penelitian. Pada kasus Kelurahan Danau Tundai, kajian pada eksisting kawasan permukiman kumuh diteliti untuk melihat adanya keterkaitan antara kondisi sosial ekonomi masyarakat dan kondisi lingkungan fisik permukiman kumuh, dengan mengacu pada berbagai potensi dan masalah yang ada serta komponen-komponen pendukungnya seperti aturan dan nilai lokal yang berkembang. Potensi dan kendala yang ada perlu untuk dikembangkan dan diminimalisir sehingga penataan yang dilakukan juga diharapkan bisa mendukung ke arah ekonomi dan peningkatan kualitas lingkungan dan masyarakatnya.

Kata Kunci: Permukiman Kumuh,  Lingkungan, Kelurahan Danau Tundai


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.