Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH <div style="border: 3px #007E00 Dashed; padding: 10px; background-color: #c9ffc9; text-align: left;"> <ol> <li>Journal Title: <a href="https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH/index">Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi</a></li> <li>Initials: Pintar Harati</li> <li>Frequency: June and December</li> <li>Print ISSN: <a href="http://issn.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1338936106&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2301-5993</a></li> <li>Online ISSN: <a href="http://issn.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1571293765&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2715-5633</a></li> <li>Editor in Chief: Rayne Praticia, M.Psi.,Psikolog</li> <li>DOI: 10.36873</li> <li>Publisher: Universitas Palangka Raya</li> </ol> </div> <p style="text-align: left;"><img style="margin-left: 8px; margin-right: 15px; box-shadow: 5px 5px 5px gray; float: left;" src="https://e-journal.upr.ac.id/public/site/images/journal/pintar1.jpg" alt="" width="150" height="210" /></p> <p style="text-align: justify;">Jurnal Pintar Harati dengan ISSN 9-772301-599002, E-ISSN 2301-5993 terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan Juni dan Desember, Jurnal Pintar Harat adalah jurnal yang menyajikan jurnal hasil penelitian pendidikan dan Psikologi Dosen-dosen jurusan pendidikan anak usia dini Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas palangka Raya, serta dari instansi lainnya.</p> <div><span class="label">DOI: </span><span class="value"><a href="https://doi.org/10.36873/jph.v15i1.846">https://doi.org/10.36873/jph.v15i1.846</a></span></div> <div> <p> </p> <p> </p> <p> </p> </div> Universitas Palangka Raya en-US Pintar Harati: Jurnal Pendidikan dan Psikologi 2715-5633 10.36873/jph.v17i1.3322 PENGARUH PERMAINAN GOBAK SODOR TERHADAP KERJASAMA ANAK KELOMPOK B TK INTAN SARI PALANGKA RAYA TAHUN AJARAN 2019/2020 https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH/article/view/3322 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Kerjasama (coorperation), yaitu sikap mau bekerjasama dengan kelompok. Anak yang berusia dua atau tiga tahun belum berkembang sikap kerja samanya. Mulai usia tiga tahun akhir atau empat tahun, anak sudah mulai menampakkan sikap kerja samanya dengan anak lain. Pada usia enam atau tujuh tahun, sikap kerja sama ini sudah berkembang dengan lebih baik lagi. Namun, sebagian anak masih belum dapat bekerjasama dengan temannya dan juga tidak bisa berbagi dalam kelompok terlihat dalam hal mengerjakan tugas kelompok anak masih berebutan potongan kertas, lem, gambar dalam kegiatan kolase dan saling berebut bermain balok. Anak tidak terlihat aktif, terlihat dari kurangnya interaksi anak ketika menyelesaikan tugas kelompok, anak tidak mau membantu mengerjakan tugas kelompok bahkan hanya melihat temannya bekerja. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh permainan gobak sodor terhadap kemampuan kerjasama anak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif metode eksperimen. Sampel adalah anak kelompok B TK Intan Sari Palangka Raya yang berjumlah 17 orang. Data dikumpulan dengan lembar observasi yang berisi 3 aspek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai thitung adalah 5,85, tt<sub>abel</sub> dengan taraf signifikan yaitu 5% (2,120). t<sub>hitung</sub> 5,85 &gt; t<sub>tabel </sub>2,120. Berdasarkan hasil tersebut maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian Permainan Gobak Sodor Berpengaruh Terhadap Kemampuan Kerjasama pada Anak Kelompok B TK Intan Sari Palangka Raya tahun Ajaran 2019/2020.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Kata Kunci: Permainan, Kerjasama, Anak Usia Dini</strong></p> Adminpintarharati Copyright (c) 2021 https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH 2021-07-29 2021-07-29 17 1 1 16 10.36873/jph.v17i1.3322 10.36873/jph.v17i1.3323 IMPLEMENTASI PENGELOLAAN PEMBELAJARAN BERBASIS KECERDASAN MAJEMUK PADA GURU TK DI GUGUS X BUNGA MELATI KOTA PALANGKA RAYA https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH/article/view/3323 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi pengelolaan pembelajaran berbasis kecerdasan majemuk pada guru TK di Gugus X Bunga Melati Kota Palangka Raya. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei dan pengumpulan data menggunakan kuesioner. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif, karena dalam penelitian ini mendeskripsikan keadaan yang terjadi pada saat sekarang secara sistematis dan faktual dengan tujuan untuk memaparkan serta penyelesaian dari masalah yang diteliti. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik <em>probability sampling</em>, jumlah sampel adalah 48 orang. Teknik analisis pada penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan rumus deskriptif persentase.</p> <p> Dari Hasil Penelitian dapat disimpulkan bahwa guru TK di Gugus X Bunga Melati Kota Palangka Raya baik dalam mengimplementasi pengelolaan pembelajaran berbasis kecerdasan majemuk. Hal ini dibuktikan dari hasil perhitungan deskriptif persentase dengan frekuensi 47 Guru di Gugus X bunga Melati Kota Palangka Raya menjawab pernyataan dengan hasil persentase 63.5% - 81.25% yang menunjukan bahwa jawaban responden termasuk dalam kategori baik dan 1 Guru menjawab pernyataan dengan presentase sebesar 82.25%-100% yang termasuk dalam kategori sangat baik. Adapun pengelolaan pembelajaran yang dimaksud meliputi perencanaan dengan nilai rata-rata jawaban sebesar 68,82%, pelaksanaan sebesar 69% dan evaluasi sebesar 73,26%. </p> <p> </p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><strong>Kecerdasan Majemuk; Pengelolaan Pembelajaran</strong></p> Adminpintarharati Copyright (c) 2021 https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH 2021-07-29 2021-07-29 17 1 17 27 10.36873/jph.v17i1.3323 10.36873/jph.v17i1.3325 PERAN ORANG TUA MENUMBUHKAN MINAT BELAJAR ANAK USIA 4-5 TAHUN SELAMA MASA PANDEMI DI KELURAHAN LANJAS KECAMATAN TEWEH TENGAH KABUPATEN BARITO UTARA https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH/article/view/3325 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><strong> </strong>Peran orang tua adalah suatu tindakan orang tua untuk memberikan motivasi, bimbingan, fasilitas belajar serta perhatian yang cukup kepada anak-anaknya untuk mencapai tahapan tertentu. Peran orang tua diperlukan untuk tetap menumbuhkan minat anak dalam belajar selama masa pandemi agar dapat tercapainya prestasi belajar anak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran orang tua menumbuhkan minat belajar anak usia 4-5 tahun selama masa pandemi di Kelurahan Lanjas Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara.</p> <p>Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Teknik pengumpulan data menggunakan angket tertutup, yaitu angket yang sudah ada jawbannya. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh orang tua yang memiliki anak usia 4-5 tahun di Kelurahan Lanjas Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara dengan jumlah 30 responden. Anget di bagian kepada seluruh orang tua yang memiliki anak usia 4-5 tahun melalui <em>google form. </em>Sebelum angket disebarkan dilakukan uji validitas dan reliabilitas instrument, hasil angket yang disebarkan tersebut dianalisi dengan mengunakan rumus distribusi frekuensi.</p> <p>Hasil penelitian ini menunjukan bahwa total skor perolehan hasil pernyataan orang tua tentang peran orang tua dalam menumbuhkan minat belajar anak usia 4-5 tahun dengan skor 2377, total dari hasil maksimal skor yakni sebesar 2760. Sehingga berdasarkan data-data akan diperoleh perhitungan sebesar 86,12% dari total sampel responden 30 responden menunjukkan peran orang tua menumbuhkan minat belajar anak masuk dalam kategori sangat tinggi.</p> <p> </p> <p><strong>Kata </strong><strong>K</strong><strong>unci: Peran Orang Tua, Minat Belaja</strong><strong>r</strong></p> Adminpintarharati Copyright (c) 2021 https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH 2021-07-29 2021-07-29 17 1 28 43 10.36873/jph.v17i1.3325 10.36873/jph.v17i1.3326 PENGARUH PERMAINAN POHON HURUF TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL HURUF PADA USIA 5-6 TAHUN DI TK PEMBINA JEKAN RAYA TAHUN AJARAN 2019/2020 https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH/article/view/3326 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Penelitian kuantitatif ini bertujuan untuk mengkaji ada atau tidaknya pengaruh permainan pohon huruf terhadap kemampuan mengenal huruf anak kelompok B, sampel penelitian adalah anak kelompok B3 yang berjumlah 20 anak.</p> <p>Tujuan penelitian ini adalah (1) Menjelaskan kemampuan mengenal huruf pada anak usia kelompok B1 di TK Pembina Jekan Raya setelah melakukan kegiatan kegiatan permainan pohon (2) Mengetahui pengaruh permainan pohon huruf terhadap kemampuan mengenal huruf pada anak kelompok B1 di TK Pembina Jekan Raya</p> <p>Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi dengan alat penilaian berupa lembar observasi dan metode dokumentasi. Data yang diperoleh dari penelitian dianalisis menggunakan statistic uji-<em>t</em> dengan rumus Thitung &gt; Ttabel dan hasilnya bahwa t <em>hitung</em> sebesar 13,47 Sedangkan nilai t <em>table</em> dengan dengan taraf signifikan 5% dan db (N-1 = 20-1 = 19) adalah sebesar 2,093 Dengan demikian dapat diketahui t <em>hitung</em> &gt; t <em>&nbsp;table</em> yaitu 13,47 &gt; 2,093 Jika t<em> hitung</em> &gt; dari t <em>table</em> maka Ha di terima dan Ho di tolak. Berdasarkan uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh media permanaian pohon huruf terhadap kemampuan mengenal huruf anak kelompok B3.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><strong>Anak Usia Dini, Huruf, Permainan Pohon Huruf</strong></p> Adminpintarharati Copyright (c) 2021 https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH 2021-07-29 2021-07-29 17 1 44 54 10.36873/jph.v17i1.3326 10.36873/jph.v17i1.3328 PENGARUH KIRIGAMI TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK B3 TK ISLAM NU KOTA PALANGKA RAYA TAHUN AJARAN 2019/2020 https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH/article/view/3328 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Motorik halus adalah pengorganisasian penggunakaan otot-otot kecil seperti jari jemari dan tangan, keterampilan yang mencangkup pemanfaatan menggunakan alat-alat untuk mengerjakan suatu objek. Manfaat kegiatan kirigami untuk mengembangkan keterampilan motorik halus seperti menggerakan jari-jemari anak, koordinasi mata dan tangan, dan konsentrasi melalui beberapa teknik dalam membuat kirigami yaitu melipat kertas origami, membuat pola garis dan menggunting.&nbsp; Penelitian ini melibatkan 22 anak pada kelompok B3 TK Islam NU Kota Palangka Raya.Pengumpulan data menggunakan observasi dalam bentuk penilaian, dan dokumentasi serta dianalisis dengan teknik statistik uji-t.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kirigami terhadap kemampuan motorik halus anak. Hasil penelitian diperoleh dari perhitungan uji-t dengan nilai&nbsp;&nbsp; sebesar 13,28 dibandingkan dengan&nbsp;&nbsp;&nbsp; taraf signifikasi 5% dengan dk = N-1 = 21 maka&nbsp; nilai&nbsp;&nbsp;&nbsp; adalah 2,080, yang berarti&nbsp;&nbsp; (13,28) &gt;&nbsp; (2,080). Berdasarkan hasil tersebut maka&nbsp; ditolak dan&nbsp;&nbsp; diterima.Artinya terdapat pengaruh kirigami terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B3 di TK Islam NU Kota Palangka Raya Tahun Ajaran 2019/2020.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><strong>Motorik Halus, Kirigami, Anak Usia Dini</strong></p> Adminpintarharati Copyright (c) 2021 https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH 2021-07-29 2021-07-29 17 1 55 66 10.36873/jph.v17i1.3328 10.36873/jph.v17i1.3336 STUDI PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI DI MASA PANDEMI COVID 19 DI NANGA BULIK KABUPATEN LAMANDAU TAHUN AJARAN 2020/2021 https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH/article/view/3336 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Pendidikan Anak Usia Dini adalah salah satu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai usia enam tahun, yang dilakukan melaui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. Pembelajaran bagi anak&nbsp; dilaksanakan di dalam kelas dengan guru sebagai pengajarnya. Namun dalam kondisi pandemi Covid-19 ini anak diharuskan belajar dari rumah saja dan pembelajaran bisa dilakukan secara daring (dalam jaringan) atau online, atau secara luring (luar jaringan) atau offline misalnya dengan kunjungan rumah.</p> <p>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan triangulasi sumber, yaitu guru, orang tua, dan anak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran bagi anak usia dini selama pandemi baik dukungan maupun yang dihadapi selama proses pembelajaran di masa pandemi ini. Penelitian ini dilakukan pada guru dari dua &nbsp;TK yang berbeda, orang tua anak, &nbsp;dan anak, dengan pengambilan data dilakukan dengan : angket, wawancara, observasi.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang dituangkan dalam RPPH yang sudah disesuaikan dengan kondisi masa pandemi, TKN Pembina melaksanakan pembelajaran secara kombinasi antara daring dan kunjungan ke rumah, sedangkan TK Melati melaksanakan pembelajaran secara daring, dan juga&nbsp; kunjungan ke rumah bagi&nbsp; anak yang tidak mengumpulkan tugasnya. Hambatan yang dihadapi pada pembelajaran yaitu pada jaringan internet yang kurang baik, ketersediaan paket data internet, kurangnya minat anak belajar,&nbsp; ada orang tua yang awalnya&nbsp; menggunakan handphone non android, orang tua yang sulit membagikan waktunya mendampingi anak belajar, kemampuana orang tua dalam membimbing anak belajar yang masih kurang, keterbatasan media pembelajaran, cuaca yang kurang mendukung pada saat kunjungan ke rumah, dan adanya rasa&nbsp; kekhawatiran terhadap penyebaran Covid-19. Sedangkan dukungan dalam pelaksanaan pembelajaran yaitu semangat guru dan orang tua yang cukup tinggi, adanya tenggang waktu yang cukup petunjuk yang jelas dalam pembelajaran dan&nbsp; penyelesaian tugas anak, serta adanya bantuan dari pemerintah berupa buku, alat tulis, fasilitas wifi,&nbsp; serta dana BOP dari Pusat.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><strong>Pembelajaran</strong><strong>,</strong><strong> Covid 19,</strong><strong> Anak Usia Din</strong><strong>i.</strong> &nbsp;</p> Adminpintarharati Copyright (c) 2021 https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH 2021-07-30 2021-07-30 17 1 67 81 10.36873/jph.v17i1.3336 10.36873/jph.v17i1.3337 PERSEPSI MAHASISWA TENTANG METODE BERCERITA PADA ANAK USIA DINI SEBAGAI BENTUK EDUKASI COVID-19 https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH/article/view/3337 <p><strong>ABSTRAK </strong></p> <p>Anak usia dini perlu mendapatkan edukasi terkait COVID-19 dan penerapan kebiasaan baru sejak dini agar anak-anak memahami dan membiasakan diri dengan pola hidup sehat. Hal tersebut membantu mencegah penyebaran COVID-19 di lingkungan keluarga. Bercerita merupakan sebuah metode belajar pada anak usia dini yang sesuai untuk mengedukasi anak tentang Covid-19. Deskriptif kualitatif dengan survei terhadap tiga puluh mahasiswa PG PAUD UPR dan studi literatur dilakukan dalam penelitian ini . Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata 62,46% responden setuju bahwa metode bercerita adalah metode yang paling tepat untuk mengenalkan Covid-19 kepada anak usia dini. Hasil penelitian ini dapat menjadi rekomendasi bagi guru PAUD untuk menggunakan metode bercerita sebagai upaya mengedukasi anak usia dini tentang Covid-19 <br /><br /><strong>Kata Kunci: Persepsi, Metode Bercerita, Covid-19, Anak Usia Dini</strong></p> Adminpintarharati Copyright (c) 2021 https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH 2021-07-30 2021-07-30 17 1 82 89 10.36873/jph.v17i1.3337 10.36873/jph.v17i1.3338 PERAN IBU TERHADAP PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK USIA DINI DI KELURAHAN TEWAH TAHUN 2019 https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH/article/view/3338 <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Pendidikan seks merupakan suatu pendidikan tingkah laku yang baik, pendidikan seks juga bertujuan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai kemasyarakatan serta membantu seseorang menghadapi persoalan hidup yang berpusat pada naluri seks yang timbul dalam bentuk tertentu dan merupakan pengalaman manusia yang normal. Dari pengertian tersebut dapat dipahami maksud dari pendidikan seks adalah menerangkan semua hal yang berhubungan dengan seks dan seksualitas dalam bentuknya yang wajar, tidak hanya terbatas pada anatomi, fisiologi, penyakit kelamin dan perilaku seks yang menyimpang. Namun yang terpenting adalah bagaimana membentuk sikap serta kematangan emosional seseorang terhadap seks.</p> <p>Peran orang tua terutama ibu dalam memberikan informasi seksaulitas kepada anak sangat besar, karena secera emosional ibulah yang mempunyai kedekatan dengan anak. Ibulah yang melahirkan anak, merawat anak sejak bayi, memberikan kasih sayang dan perhatian. Sikap ibu dalam memperlakukan anak sejak bayi membawa pengaruh kepada anak untuk memperlakukan dirinya seperti halnya ibu memperlakukan dirinya.</p> <p>Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan penelitian deskriptif. Teknik sampel yang diambi oleh peneliti yaitu dengan teknik <em>Random Sampling</em>. Ibu yang memiliki anak usia 4-6 tahun dan menyekolahkan anaknya di TK Hentak, TK Pertiwi dan RA Darul Aman ditetapkan sebagai sampel dalam penelitian ini. Peneliti membagikan kuesioner untuk mengetahui ada tidaknya peran ibu terhadap pendidikan seks pada anak usia dini. Teknik analisis data dengan menggunakan formula persentase.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan nilai p dari semua indikator memiliki hasil sebesar 71,50%. Dimana dalam hal ini daapt dikategorikan “Baik” dalam peran Ibu Terhadap Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini Di Kelurahan Tewah.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong><strong>Peran Ibu, Pendidikan Seks, Anak Usia Dini.</strong></p> Adminpintarharati Copyright (c) 2021 https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPH 2021-07-30 2021-07-30 17 1 90 104 10.36873/jph.v17i1.3338