Pengaruh Penggunaan Teknik Ice Breaker Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar

Authors

  • Roso Sugiyanto Universitas Palangka Raya

Keywords:

ice breaker, motivasi

Abstract

Motivasi belajar merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap keefektifan kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan ice breaker terhadap motivasi belajar siswa Penelitian ini termasuk jenis penelitian eksperimen kuasi. Desain eksperimen yang digunakan berbentuk pretest-posttes control group design. Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan teknik ice breaker berpengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dari hasil angket motivasi belajar pada kelas eksperimen diperoleh data bahwa rata-rata motivasi belajar siswa ada pada kategori tinggi dan sedang, dengan rincian: sebesar 58,3% (14 siswa) dengan kategori tinggi dan 41,7% (10 siswa) dengan kategori sedang. Sedangkan di kelas kontrol, motivasi belajar siswa rata-rata masuk dalam kategori sedang dan rendah, dengan rincian: sebesar 4,0% (1 siswa) memiliki motivasi sangat tinggi, 4,0% (1 siswa) memiliki motivasi tinggi, 52,0% (13 siswa) memiliki motivasi sedang, 36,0% (8 siswa) memiliki motivasi rendah, dan 4,0% (1 siswa) memiliki motivasi sangat rendah. Berdasarkan uji hipotesis menggunakan aplikasi SPSS 24 for Windows diperoleh nilai thitung sebesar 7,45 dengan nilai ttabel pada taraf signifikan sebesar 5% (0,05) adalah 1,68. Hal ini menunjukkan thitung lebih besar dari ttabel

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2019-12-15

How to Cite

Roso Sugiyanto. (2019). Pengaruh Penggunaan Teknik Ice Breaker Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar . Jurnal Pendidikan, 20(2), 94-103. Retrieved from https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JPN/article/view/877