https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JTF/issue/feed JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES 2024-04-04T01:52:23+00:00 Admin JTF jtf@upr.ac.id Open Journal Systems <p><img src="https://e-journal.upr.ac.id/public/site/images/journal/cover-jtf.png" alt="" width="1275" height="1650" />Penelitian perikanan tropis dari perairan darat dan perairan laut, meliputi manajemen sumberdaya perairan dan sosial ekonomi perikanan, budidaya perikanan, teknologi hasil perikanan dan isu lingkungan perairan</p> https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JTF/article/view/12873 ANALISIS FINANSIAL USAHA PEMPEK IKAN TENGGIRI DI UMKM DAPUR S’BEST KOTA PALANGKA RAYA KALIMANTAN TENGAH 2024-03-15T03:09:36+00:00 Rizky Nur Exzan anajamuddin@fish.upr.ac.id Subhan Abror Alhidayat anajamuddin@fish.upr.ac.id Anang Najamuddin anajamuddin@fish.upr.ac.id Budhi Ardani anajamuddin@fish.upr.ac.id <p>Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kelayakan finansial pada UMKM Dapur S’best di Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan konsep kelayakan finansial dengan pertimbangan untuk menganilisis aspek keuangan (finansial). Analisis data kuantitatif dengan menghitung kelayakan usaha berdasarkan beberapa kriteria analisis kelayakan investasi Net Present Value (NPV), Internal Rate Of Return (IRR) dan Net Benefit Cost Ratio (Net B/C), setalah itu dilakukan analisis Payback Periode untuk mengetahui jangka waktu pengembalian modal UMKM Dapur S’best. Hasil analisis aliran kas atau cashflow usaha pempek tenggiri pada UMKM Dapur S’best mempunyai aliran kas atau cashflow dari tahun 2018 hingga tahun 2023. Hasil dari perhitungan aliran kas atau cashflow yakni pada tahun pertama memiliki arus kas kumulatif sebesar (Rp24.762.000) yang bernilai negatif, tahun kedua memiliki arus kas kumulatif sebesar (Rp19.74.000) yang bernilai negatif, tahun ketiga memiliki arus kas kumlatif sebesar (Rp1.358.000) yang yang bernilai negatif, tahun keempat memiliki arus kas kumulatif sebesar (Rp37.865.000) yang sudah bernilai positif. Dan pada arus kas kumulatif pada tahun yang terakhir sebesar (Rp94.506.500). Hasil analisis kelayakan finansial pempek tenggiri di UMKM Dapur S’best yang berdasarkan kriteria investasi didapatkan perhitungan Net Present Value (NPV) sebesar Rp68.528.580, Internal Rate of Return sebesar 46,92%, Net B/C sebesar 3,69, dan payback period selama 4 tahun. Hasil perhitungan ini menunjukan bahwa usaha pempek tenggiri di UMKM Dapur S’best ini layak untuk dijalankan pada tingkat discount rate 6%.</p> 2024-03-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JTF/article/view/13078 PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN GABUS (Channa striata) DENGAN PENAMBAHAN PROBIOTIK EM4 (EFFECTIVE MICROORGANISME-4) PADA PAKAN 2024-04-04T01:24:51+00:00 Shinta Sylvia Monalisa shinta_monalisa@fish.upr.ac.id Ivone Christiana shinta_monalisa@fish.upr.ac.id Grace Marga Retha shinta_monalisa@fish.upr.ac.id Ricky Djauhari shinta_monalisa@fish.upr.ac.id Yulintine Yulintine shinta_monalisa@fish.upr.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik EM-4 (<em>Effective microorganisme-4</em>) pada pakan ikan terhadap pertumbuhan dan sintasan benih ikan Gabus (<em>Channa striata</em>). Penelitian ini dilaksanakan selama 42 hari di Laboratorium Basah, Program Studi Budidaya Perairan, Jurusan Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Palangka Raya. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan yaitu perlakuan A (Kontrol), perlakuan B (penambahan EM-4 sebanyak 10 ml), perlakuan C (penambahan EM-4 sebanyak 15 ml) dan perlakuan D (penambahan EM-4 sebanyak 20 ml) yang masing-masing terdiri dari 3 ulangan. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini yaitu menunjukan bahwa penambahan probiotik EM4 pada pakan terhadap pertumbuhan dan sintasan benih ikan Gabus (Channa striata) menghasilkan pertumbuhan panjang dan berat mutlak benih ikan Gabus (<em>Channa striata) </em>berbeda nyata sedangkan pada tingkat kelangsungan hidup sangat berbeda nyata. Pertumbuhan panjang dan berat mutlak benih ikan Gabus (<em>Channa striata</em>) yang terbaik pada perlakuan B sebesar 4,64 cm dan 4,69 g dan nilai terendah pada perlakuan C sebesar 3,77 cm dan 3,03 g. Tingkat kelangsungan hidup terbaik terdapat pada perlakuan B sebesar 96,6% dan terendah terdapat pada perakuan A sebesar 80%. Pada parameter kualitas air, selain dari parameter suhu (25<sup>o</sup>C hingga 29<sup>o</sup>C), parameter kualitas air lainnya seperti pH (4,6 hingga 7,8), DO (3,4 hingga 5,7), dan amoniak (0,09 hingga 19,7) belum mendukung untuk pertumbuhan ikan secara optimal.</p> 2024-04-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JTF/article/view/12876 PREVALENSI EKTOPARASIT PADA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) YANG DIPELIHARA DALAM KARAMBA DI KELURAHAN PAHANDUT SEBERANG KOTA PALANGKA RAYA 2024-03-15T03:28:30+00:00 Rosita Rosita rosita@fish.upr.ac.id Matling Matling rosita@fish.upr.ac.id Irawadi Gunawan rosita@fish.upr.ac.id Melky Gunawan rosita@fish.upr.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis indeks prevalensi ektoparasit pada ikan nila (<em>Oreochromis niloticus</em>) yang dipelihara dalam karamba di Kelurahan Pahandut Seberang Kota Palangka Raya. Penelitian ini dilaksanakan tanggal 1-30 Agustus 2023&nbsp; Metode yang digunakan adalah metode observasi dengan teknik pengambilan sampel secara <em>purposive </em><em>sampling</em> dengan interval Sampling dilakukan 1 minggu dengan jumlah sampel 20 ekor &nbsp;ikan sehingga total jumlah ikan sampel 60 ekor.&nbsp; Identifikasi ektoparasit dilakukan di Laboratorium Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Kota Palangka Raya, Prov. Kalimantan Tengah. Hasil identifikasi ditemukan 3 jenis ektoparasit dari dua golongan yaitu dari golongan metazoa (<em>Gyrodactylus sp</em><em>)</em> dan protozoa (<em>Chilodonella sp </em>dan <em>Vorticella </em><em>sp</em><em>.</em><em>)</em>. Kisaran prevalensi ektoparasit sebesar 40%-60% dengan tingkat prevalensi yang paling tinggi ditemukan pada sampling I dengan nilai prevalensi sebesar 60% &nbsp;dengan ektoparasit <em>Gyrodctylus sp</em> 17 ind/ekor, <em>Vortycella sp</em> 2 ind/ekor dan <em>&nbsp;</em><em>Chilodonella sp</em> 14 ind/ekor, prevalensi yang paling rendah ditemukan pada Sampling II dengan nilai prevalensi sebesar 40% dengan jumlah &nbsp;ektoparasit <em>Gyrodctylus sp</em> 8 sel, <em>Vortycella sp </em>9 sel dan <em>Chilodonella sp</em> 18 sel.&nbsp; Pada organ target kisaran prevalensi ektoparasit sebesar 40%-80% dimana prevalensi ektoparasit tertinggi pada organ insang sebesar &nbsp;80% dan terendah pada &nbsp;sirip ekor sebesar 40%. &nbsp;Kisaran prevalensi individu parasit berkisar antara 90%-66,7% dimana &nbsp;prevalensi ektoparasit tertinggi adalah parasit <em>Chilodonella sp</em> sebesar 90% dan yang terendah adalah <em>Vorticella </em><em>sp</em> sebesar 66,7%.</p> <p>&nbsp;</p> 2024-03-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JTF/article/view/12874 PENGARUH PEMBERIAN PAKAN MAGGOT BASAH DAN MAGGOT KERING TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN GABUS (Channa striata) 2024-03-15T03:19:20+00:00 Dhea Rahfaningrum Suherman Murrodwirabakti1376@gmail.com Ivone Christiana Murrodwirabakti1376@gmail.com Murrod Candra Wirabakti Murrodwirabakti1376@gmail.com Uras Tantulo Murrodwirabakti1376@gmail.com Yulintine Yulintine Murrodwirabakti1376@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemberian pakan maggot basah dan maggot kering berpengaruh terhadap pertumbuhan benih Ikan Gabus (<em>Channa striata</em>). Selain itu, juga untuk mengetahui perlakuan mana yang paling baik pengaruhnya terhadap pertumbuhan benih Ikan Gabus (<em>Channa striata</em>). Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah A (pakan maggot basah 100%), B (pakan maggot basah 50% dan maggot kering 50%), dan C (pakan maggot kering 100%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeberian pakan maggot basah dan maggot kering berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang dan berat benih Ikan Gabus (<em>Channa striata</em>), tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat kelangsungan hidup benih Ikan Gabus (<em>Channa striata</em>). Dengan perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan B dengan hasil pertumbuhan panjang sebesar 3,93 cm, pertumbuhan berat sebesar 4,03 g, tingkat kelangsungan hidup sebesar 93,33%, serta konversi pakan (FCR) sebesar 1,22.</p> 2024-03-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JTF/article/view/12818 STUDI PERKEMBANGAN GONAD BETINA IKAN GABUS (Channa striata) 2024-03-04T01:22:33+00:00 Taufik Kurrahman maryani@fish.upr.ac.id Suriansyah Suriansyah maryani@fish.upr.ac.id Yulintine Yulintine maryani@fish.upr.ac.id Noor Syarifuddin Yusuf maryani@fish.upr.ac.id Maryani Maryani maryani@fish.upr.ac.id <p>Vitamin E memiliki fungsi untuk melindungi asam lemak tidak jenuh pada fosfolipid dalam membran sel dan sebagai penetralisir radikal bebas dalam tubuh ikan sehingga vitamin E dapat meningkatkan perkembangan gonad. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penambahan vitamin E pada pakan terhadap pertumbuhan berat spesifik ikan uji, perkembangan berat hati, Tingkat Kematangan Gonad (TKG), <em>Gonado Somatic Index </em>(GSI), dan sebaran diameter telur ikan uji. Manfaat penelitian ini adalah untuk mendapatkan paket teknologi reproduksi induk betina ikan gabus dengan penambahan vitamin E pada pakan, dan sebagai bahan informasi pada reproduksi ikan gabus betina. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) 4 perlakuan dan 3 kali ulangan meliputi, perlakuan A (kontrol) tanpa penambahan vitamin E, perlakuan B (250 mg/kg pakan), perlakuan C (350 mg/kg pakan), perlakuan D (450 mg/kg pakan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan vitamin E sebanyak 250 mg/kg pakan dapat meningkatkan TKG rata-rata pada tahap IV (matang), dan sebaran diameter telur ikan gabus dengan ukuran &gt;1,1 mm sebanyak 83 butir, didukung kualitas air selama penelitian.</p> 2024-03-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES (in progress) https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JTF/article/view/13077 PENETASAN TELUR IKAN PATIN SIAM (Pangasionodon hypopthalmus) DALAM AQUARIUM DENGAN PADAT TEBAR BERBEDA 2024-04-04T01:20:15+00:00 Elgrito Lumban Gaol elgritolumbangaol799@gmail.com Noor Syarifuddin Yusuf elgritolumbangaol799@gmail.com Murrod C. Wirabakti elgritolumbangaol799@gmail.com Irawadi Gunawan elgritolumbangaol799@gmail.com Muhamad Noor Yasin elgritolumbangaol799@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui padat tebar yang baik pada telur Ikan Patin Siam <em>(Pangasianodon hypophthalmus)</em> terhadap lama waktu penetasan telur dan daya tetas telur di aquarium. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan 31 Oktober&nbsp; 2023 – 30 November 2023 bertempat di Instalasi Budidaya Ikan Lahan Gambut (IBILAGA) Desa Garung, Kabupaten Pulang Pisau. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah&nbsp; Rancangan Acak Lengkap ( RAL ) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan yaitu perlakuan A (kepadatan telur ikan 1 gram/liter), perlakuan B (kepadatan telur ikan 1,5 gram/liter) dan perlakuan C (kepadatan telur&nbsp; 2&nbsp; gram/liter).Hasil penelitian menunjukkan penetasan telur Ikan Patin Siam dengan padat tebar telur Ikan Patin Siam yang berbeda berpengaruh sangat nyata terhadap waktu penetasan dengan nilai&nbsp; signifikan (0,000) melalui analisis sidik ragam (ANOVA) nilai F Hitung 76,319 &gt; F Tabel 5% (2:6) 5,14. Padat tebar telur Ikan Patin Siam yang berbeda juga berpengaruh nyata terhadap daya tetas atau persentase penetasan telur Ikan Patin Siam dengan nilai&nbsp; signifikan (0,045) dengan nilai F Hitung 5,456 &gt; F Tabel 5% (2:6) 5,14.Kepadatan telur Ikan Patin Siam (<em>Pangasianodon hypophtalmus</em>) sebanyak 1 gram/liter hingga 1,5 gram/liter merupakan respon tercepat dalam waktu penetasan dengan kisaran waktu penetasan 25,16 jam – 25,27 jam dengan daya tetas (<em>hatching rate</em>) mencapai 80,66% - 80,92%.</p> 2024-04-04T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JTF/article/view/12875 PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BIJI PEPAYA(Carica papaya L.) DAN PROBIOTIK EM4 (Effective Microorganism-4) DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) 2024-03-15T03:23:26+00:00 Syarif Hidayat uras_tantulo@fish.upr.ac.id Ivone Christiana uras_tantulo@fish.upr.ac.id Uras Tantulo uras_tantulo@fish.upr.ac.id Shinta Sylvia Monalisa uras_tantulo@fish.upr.ac.id Yulintine Yulintine uras_tantulo@fish.upr.ac.id <p>Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung biji pepaya (<em>Carica papaya L</em>,) dan Probiotik EM4 (<em>Effective Microorganism-4</em>) dalam Pakan Terhadap Pertumbuhan Benih Ikan nila (<em>Oreochromis niloticus</em>). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Penelitian dilaksanakan Selama 42 hari di Laboratorium Jurusan Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Palagka Raya (UPR), Kalimantan Tengah. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan tepung biji pepaya dan Probiotik EM4 terhadap pertumbuhan benih ikan nila terdapat perbedaan yang nyata. Perlakuan D dengan kombinasi tepung biji pepaya sebanyak 5 g/kg pakan dan Probiotik EM4 sebanyak 20 ml/kg pakan merupakan perlakuan terbaik untuk pertumbuhan berat mutlak dan panjang mutlak benih ikan nila dibandingkan dengan perlakuan yang lainnya.</p> 2024-03-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES