David Antoni. P1 ., Marhot H. Siregar2 , Sufridson Heno3

Analisis Kemampuan Keuangan di Provinsi Kalimantan Tengah Sebelum dan Sesudah Otonomi Daerah Financial Capability Analysis in Central Kalimantan Province Before and After Regional Autonomy

Authors

  • Administrator Journal

Keywords:

pertumbuhan PAD, elastisitas PAD, share PAD, IKK daerah

Abstract

ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD)
sebelum dan sesudah otonomi daerah, elastisitas PAD sebelum dan sesudah otonomi daerah, share
PAD sebelum dan sesudah otonomi daerah, dan Indeks Kemampuan Keuangan (IKK) daerah
sebelum dan sesudah otonomi daerah. Penelitian ini menggunakan metode analisis Paired Sample
t-Test yang merupakan uji beda sampel berpasangan yang digunakan hanya untuk rumusan
masalah mengenai Indeks Kemampuan Keuangan sebelum dan sesudah otonomi daerah. Hasil
Penelitian menunjukkan Indeks Kemampuan Keuangan (IKK) yang terdiri dari pertumbuhan
PAD, elastisitas PAD, dan share PAD pada tahun 1999 dan 2006 terlihat perbedaan yang
fluktuatif. Sedangkan berdasarkan dari nilai IKK menunjukkan rata-rata nilai IKK dari 6
kabupaten/kota pengamatan untuk tahun 1999 dan tahun 2006 masing-masing 2.818 dan 2.758
dengan standar devisiasi masing-masing 2382.82 dan 348.28. Nilai IKK tahun 1999 juga
menunjukkan variasi yang lebih tinggi dibandingkan nilai IKK tahun 2006. Selain itu
pertumbuhan PAD, elastisitas PAD sebelum dan sesudah otonomi daerah tahun 1999 dan tahun
2006 di 6 (enam) kabupaten induk menunjukkan elastisitas yang fluktuatif atau tidak signifikan.
Share PAD sebelum dan sesudah otonomi daerah tahun 1999 dan tahun 2006 di 6 (enam)
kabupaten induk menunjukkan hasil yang signifikan. Indeks Kemampuan Keuangan (IKK)
sebelum dan sesudah otonomi daerah di tahun 1999 dan tahun 2006 menunjukkan hasil yang cukup
lemah atau tidak signifikan. Hal ini disebabkan pertumbuhan PAD, elastisitas PAD, dan share
PAD yang bersifat fluktuatif dan tidak terlihat secara nyata bahwa peningkatan terjadi setiap tahun.
Akhirnya bagi 6 (enam) kabupaten/kota induk di Provinsi Kalimantan Tengah kemampuan
keuangannya masih rendah, sehingga perlu mendapat perhatian dalam hal pengelolaan keuangan
daerah dan membawa dampak bagi peningkatan kesejahtaan masyarakat. Upaya ini dapat
dilakukan antara lain dengan membangun sistem berbasis kinerja penyusunan PAD, serta
peningkatan sumber daya manusia dalam bidang pengelolaan keuangan daerah.
Kata kunci: pertumbuhan PAD, elastisitas PAD, share PAD, IKK daerah

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2020-01-13

How to Cite

Journal, A. (2020). David Antoni. P1 ., Marhot H. Siregar2 , Sufridson Heno3: Analisis Kemampuan Keuangan di Provinsi Kalimantan Tengah Sebelum dan Sesudah Otonomi Daerah Financial Capability Analysis in Central Kalimantan Province Before and After Regional Autonomy. Journal Magister Ilmu Ekonomi Universtas Palangka Raya : GROWTH, 4(2), 33-46. Retrieved from https://e-journal.upr.ac.id/index.php/jgr/article/view/570