Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn <p>Majalah Ilmiah KKN-T Universitas Palangka Raya adalah wadah publikasi dari hasil kegiatan mahasiswa selama melaksanakan KKN di desa. Majalah ini berisi artikel-artikel yang merupakan rangkuman dari salah satu tema yang dilakukan oleh mahasiswa selama kegiatan KKN di desa. </p> en-US layanan-kkn@upr.ac.id (Dr. Aswin Usup, M.Si) layanan-kkn@upr.ac.id (Ariesta Lestari) Wed, 21 Dec 2022 15:05:17 +0000 OJS 3.3.0.10 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 SOSIALISASI PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK USIA DINI DIDESA BERENG JUN KECAMATAN MANUHING KABUPATEN GUNUNG MAS https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7481 <p>Stunting adalah permasalahan gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam rentang yang cukup waktu lama, umumnya hal ini karena asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Permasalahan stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru akan terlihat ketika anak sudah menginjak usia dua tahun. Tujuan sosisalisasi stunting yaitu untuk memberikan edukasi mengenai faktor-fakrot apa saja yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita di Desa Bereng Jun, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas tahun 2022. Bentuk sosialisasi yaitu dengan bekerja sama dengan kepala posyandu desa Bereng Jun untuk memberikan edukasi kepada masyarakat guna mengajak masyarakat melakukan gerakan Kesehatan masyarakat.<br>Harapannya adalah dengan diadakannya sosialisasi stunting di Desa Bereng Jun, kesadaran masyarakat terhadap tumbuh kembang anak semakin diperhatikan dan meningkat. Sehingga dapat menurunkan potensi stunting di Indonesia khususnya di Desa Bereng Jun, Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gunung Mas.</p> Firlianty Firlianty, Bella Safira Kristianika, Bryan Sitepu, Cindy Fitria Ningrum, Defrico Denius Talino, Doni Chandra Prasetyo, Febri Aditia, Florentina, I Wayan Wahyu Andriana, Jelly Julia Ester, Perunika, Rahayu Andini, Rivaldo Imanuel, Risdo Reinaldi Napitu, Sumartini, Sopia Rosalia, Yolanda Sari Br Barus Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7481 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000 PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI INOVASI PEMBUATAN KERIPIK DAUN SINGKONG DAN KERIPIK SINGKONG ANEKA RASA DI DESA DAHIAN TAMBUK, KECAMATAN MIHING RAYA, KABUPATEN GUNUNG MAS https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7483 <p>Pengelolaan komoditas singkong sebagai salah satu hasil pertanian yang melimpah di desa<br>DahianTambuk masih belum di maksimalkan. Singkong pada umunya hanya diolah sebagai<br>keripik dengan rasa original saja. Demikian halnya dengan daun singkong, hanya dikonsumsi<br>terbatas untuk sayur lalapan. Keterbatasan pengetahuan dan ketrampilan tentang diversifikasi<br>produk olahan berbasis singkong menjadi permasalahan yang harus dicari solusinya. Tujuan<br>dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan<br>ketrampilan masyarakat melalui inovasi pembuatan keripik daun singkong dan keripik<br>singkong aneka rasa untuk mendukung penguatan ekonomi masyarakat di desa<br>DahianTambuk, Kecamatan Mihing Raya , Kabupaten Gunung Mas. Metode yang digunakan<br>dalam kegiatan ini adalah metode ABCD (Asset Based Community Development). Hasil<br>kegiatan pengabdian ini mampu memaksimalkan pengelolaan potensi hasil pertanian berupa<br>singkong yang merupakan komoditas unggulan desa Dahian Tambuk. Program ini juga<br>meningkatkan produktivitas, kreatifitas, dan kesadaran masyarakat desa DahianTambuk dalam<br>memanfaatkan hasil pertanian dan diharapkan mampu meningkatkan perekonomian<br>masyarakat. Kegiatan ini mendapat antusias dan apresiasi dari masyarakat dan dapat diberikan<br>tindak lanjut kedepannya. Hal ini menunjukan bahwa kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh<br>mahasiswa KKN-T Mandiri edisi khusus mampu berkontribusi dan menjadi solusi untuk<br>mengatasi permasalah yang dihadapi masyarakat di desa Dahian Tambuk</p> Titin Apung Atikah, Suleman, Yully Liani, Sri Handayani, BayuIrawan, RatihMaisaputri, Helda Noviya, SucianaFaskalina, Restiana, YudiKusnadi, Deasky Alexandro Pangky, Wiwi, Monalisa, Elia Anjasmara A.T Rampai, Elia Vitara, Mountes Surya Sutadaya Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7483 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000 PEMANFAATAN PEKARANGAN MELALUI BUDIDAYA TANAMAN SAYURAN MENGGUNAKAN MEDIA POLYBAG SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI LAHAN https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7484 <p>Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Mandiri Universitas Palangka Raya Tahun 2022. Penempatan di Desa Penda Pilang, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah. Penerapan budidaya inovasi pertanian berperan dalam meningkatkan produktivitas usaha tani, kelompok ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Desa Penda Pilang, sehingga berpeluang untuk meningkatkan kesejahteraan hidup, yang salah satunya diindikasikan dari meningkatnya ketahanan pangan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi inovasi kelembagaan pertanian yang telah diterapkan di Desa Penda Pilang, serta menganalisis hubungannya dengan kondisi ketahanan pangan pada rumah tangga. Metode pemanfaatan pekarangan budidaya sayuran berupa melaksanakan penanaman bibit-bibit bahan pangan yang mana ditanam di lahan pertanian ibu-ibu PKK di Desa Penda Pilang. Adapun tujuan lain dari pelaksanaan program kerja pemanfaatan tersebut yaitu mengaktifkan kembali daya tarik semangat ibu-ibu PKK di bidang ketahanan pangan di Desa Penda Pilang. Dengan hadirnya mahasiswa sebagai agen perubahan mencoba memberikan sentuhan perubahan ke arah kemajuan dengan berbagai gagasan dan inovasi yang teraktualisasi dalam setiap program kerja yang dilaksanakan bersama dengan warga masyarakat Desa Penda Pilang. Salah satunya dengan melakukan penguatan kelembagaan petani kepada ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga dalam mensejahterakan hidup, serta meningkatkan semangat masyarakat dalam ketahanan pangan di Desa Penda Pilang</p> Noveriady Noveriady, Theodorus Sambuaga, Hamim Maulana, M. Juliandika Alparisi, Dewi Ardiyani, Silvia Cerisma Tarigan, Marta Priskila Irma, Han Setya Yesa, Episiana Sari, Depi Ariani, Andini Putri Kuswoyo, Hizkia Evander, Wiwin Oktavia, Sylvia Tesalonika Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7484 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000 PENDAMPINGAN PROGRAM KEGIATAN SOSIALISASI TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN STUNTING DAN EDUKASI POLA HIDUP SEHAT PADA ANAK-ANAK DI DESA RANGAN TATE, KECAMATAN MIHING RAYA, KABUPATEN GUNUNG MAS https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7486 <p><em><span style="font-weight: 400;">Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam jangka waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (Kerdil) dari standar usianya. Kondisi anak pendek sering sekali dikatakan sebagai faktor keturunan (Genetik) dari kedua orang tuanya, sehingga masyarakat banyak yang hanya menerima tanpa berbuat apa-apa untuk mencegahnya padahal seperti kita ketahui, genetika merupakan faktor determinan kesehatan yang paling kecil pengaruhnya bila dibandingkan dengan faktor perilaku, lingkungan (sosial, ekonomi, budaya dan politik) dan pelayanan kesehatan. Dengan kata lain stunting merupakan masalah yang sebenarnya bisa dicegah. observasi merupakan pengamatan berupa rangkaian aktivitas untuk memutuskan fokus mengenai semua objek dan objek yang menjadi fokus sasaran kegiatan ini. Metode dokumentasi digunakan pada kegiatan ini sebagai pendukung data seperti data peserta KKN-T Mandiri, lokasi, dan kegiatan</span></em></p> Dedy Ilham Perdana, Zuly Panca Permana, Novena Opravita, Terry Sriyanti, I Made Arsike, Harry Setiawan, Merida Pitri Susanti Sitorus, Romayanti, Sagiarlie, Dicky Clinton Ngindra, Jessica BR Sitanggang, Jeremy Kristiawan Yudha, Jesica Paskaria Putri, Hainor Tanti Hadiah, Amelia Sari, Rabiatul Adawiyah Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7486 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000 PENGUATAN EKONOMI MASYARAKAT PASCA COVID MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN KERIPIK KALAKAI (Stenochlaena palutris) DI DESA TAKARAS https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7504 <p>Wabah Covid-19 yang telah menginfeksi hampir seluruh belahan dunia berdampak pada semua dimensi, baik itu sosial, politik maupun ekonomi. Dampaknya sangat dirasakan khususnya UMKM dan pariwisata, karena kedua sektor tersebut memiliki pengaruh yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi, oleh karena itu perlu ada strategi khusus dalam penguatan ekonomi. Pandemi covid 19 secara umum mengurangi aktifitas masyarakat di sejumlah daerah tidak terkecuali di beberapa desa Takaras pada Kecamatan Manuhing Kabupaten Gunung Mas. Kegiatan masyarakat yang sebelumnya dapat dilaksanakan dan berinteraksi dengan daerah lain dengan leluasa harus dikurangi demi keamanan dan Kesehatan masyarakat. Dengan kelebihan sumber daya alam di sekitar wilayah, masyarakat dapat memanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan. Pemerintah desa sebagai fasilitator aktifitas masyarakat berperan penting untuk dapat membantu mengembangkan usaha di daerah. Tujuan dari pelatihan pembuatan keripik kalakai untuk menambah ilmu bagi masyarakat desa takaras dalam memulihkan ekonomi masyarakat pasca pandemi. Metode yang digunakan yaitu metode sederhana dengan melibatkan peserta KKN-T dan mempraktekkan secara langsung. Masyarakat menyambut dengan baik serta ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan sehingga program kelompok dapat berjalan dengan baik.Yang nantinya akan dilanjutkan oleh masyarakat desa takaras sebagai bahan jualan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa takaras</p> Miar Miar, Asep Iswandi, Randy Arpandie, Aviena Wahyu Aszura, Rusti Ledepika Pardede, Denia Valinka, Eskanida Pandingan, Esterliani, Albert Suprianto, Gusti Ahmad Arif, Risky Setiawan, Inaya Shalilla, Wentriana, Trismayesti, Davit Zulkarnaen Bott Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7504 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000 PENGUATAN SOSIAL BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL ALAT MUSIK TRASIONAL KECAPI TINGANG https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7511 <p>Kelurahan Tampang Tumbang Anjir merupakan salah satu kelurahan yang terletak di Kecamatan<br>Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah. Terdapat komunitas<br>pengrajin alat musik tradisional “kecapi tingang” di Kelurahan Tampang Tumbang Anjir. Kecapi<br>Tingang yang di produksi pada kelurahan Tampang Tumbang Anjir melewati beberapa proses<br>seperti, pengumpulan bahan baku, pengolahan bahan, pengukiran, pengecatan, dan pemasangan<br>senar. Berdasarkan wawancara pak Harmuda selaku ketua komunitas alat musik tradisional<br>“kecapi tingang”, keadaan masyarakat pada kelurahan Tampang Tumbang Anjir yang semakin<br>banyak memilih profesi sebagai penambang emas mengakibatkan perubahan yang sangat besar,<br>seperti semakin berkurangnya pengrajin alat-alat tradisional pada daerah tersebut termasuk<br>pengrajin kecapi tingang itu sendiri. Terdapat peran masyarakat dan juga pemerintah yang<br>diharapkan dapat mendukung kelestarian kecapi tingang, masyarakat lokal diharapkan dapat turut<br>mendukung dan membantu para pengrajin kecapi untuk mengembangkan alat musik kecapi agar<br>lebih dikenal terlebih pada masyarakat Indonesia maupun masyarakat luar. Sedangkan<br>pemerintah diharapkan dapat turut andil dalam mengenalkan alat musik ini dengan cara<br>mengadakan festival atau pameran budaya.</p> Lesly Martha Cecylia Meka, Dwi Candra Karya Bangun, Dano E.A. Turangan, Pusparina Hany Setyowati, Salma Aulya Rahmah, Trizia Yollanda, Arion Trotta Purba, Theo Lendri Tiyuma, Yelisa Priti Cellina, Engsi Parera, Andre, Ni Wayan Resa Anugrahni, Muhammad Zamil Asidik, Susmita, Neria Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7511 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000 AKSI PEDULI LINGKUNGAN DI DESA TAMPELAS KECAMATAN SEPANG KABUPATEN GUNUNG MAS https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7512 <p>Penyebab kerusakan lingkungan dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti akibat peristiwa alam dan kurangnya kesadaran manusia dalam menjaga kelestarian lingkungannya. Desa Tampelas, berada di Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah, Indonesia. Desa Tampelas memiliki jumlah penduduk sebanyak 727 jiwa dengan luas wilayah sebesar 1.050,85 ha. Salah satu permasalahan yang ada di Desa Tampelas adalah minimnya pengetahuan masyarakat tentang kesadaran dalam menjaga, melestarikan alam lingkungan sekitar dan pemanfaatan pengelolaan lahan lingkungan yang ada.<br>Berdasarkan latar belakang tersebut, artikel ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga, melestarikan alam lingkungan sekitar dan pemanfaatan pengelolaan lahan lingkungan yang ada. Upaya dalam memperbaiki kondisi lingkungan dan lahan di Desa Tampelas dengan cara menanam pohon buah-buahan dan pelatihan pengelolaan sampah yang disambut baik oleh seluruh masyarakat Desa Tampelas</p> Nopriawan Berkat Asi, Metriadi, Rosita Sari, Desti De Aprilia, Afdi Nugroho, Alex Teguh Pratama, Angelika Christina Oktavianti, Chandra Kusuma Permadi, Febi Ida Natalia Panjaitan, Feby Angel Sephiani, Framudya Lucky Elistiyanto, Happy Dita Millenia, Jeremy Apriyandrie, Nurul Asyfa, Ribka Kristi Wulandari, Septa Putri Sinthani Leiden Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7512 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000 EDUKASI DAN PRAKTEK DALAM PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI TERNAK AYAM KAMPUNG MELALUI PAKAN YANG BERKUALITAS DI DESA TANJUNG KARITAK https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7513 <p>KKN Tematik Mandiri (KKNT-M) merupakan suatu bentuk pengabdian masyarakat. Salah satu<br>program kerja unggulan yang dilakukan oleh Tim KKN-T Mandiri di desa Tanjung Karitak adalah<br>edukasi dan praktek peningkatan kualitas produksi ternak melalui pakan yang berkualitas. Selama<br>ini para peternak memberikan pakan berbahan dasar yang cukup mahal namun hasil produksinya<br>masih belum maksimal sehingga merugikan karena produktifitas yang sangat rendah. Oleh<br>karena itu tim KKN-T Mandiri Desa Tanjung Karitak memberikan solusi dengan memberikan<br>edukasi dan praktek pembuatan pakan yang berkualitas untuk menunjang produktivitas hasil<br>ternak. Tujuan pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan<br>pengetahuan dan ketrampilan teknik pembuatan pakan ternak yang mengutamakan kualitas<br>pakan. Metode yang digunakan adalah survey, edukasi dan pendampingan cara pembuatan pakan<br>ternak berkualitas. Berdasarkan hasil kegiatan diketahui bahwa kegiatan pelatihan, dan<br>pendampingan cara pembuatan pakan berkualitas memberikan dampak positif bagi usaha ternak<br>dan diharapkan pakan tersebut dapat menunjang produktivitas ternak yang lebih optimal</p> Misrita Misrita, Aisah, Angga gabriel, Darmawan, Disa evangelista, Dita maria cipta, Ferry dacosta baboe, Harto barimbing, Harvilla ririn firdayanti, Nofelsi, Patber hasel pranata, Putra sandy, Rusti yani situmorang, Tirza yolanda hevin, Yessi wulandari Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7513 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000 PELATIHAN PRODUK OLAHAN KERIPIK SINGKONG DAN KERIPIK BATANG PISANG DESA TANJUNG RIU KECAMATAN KURUN KABUPATEN GUNUNG MAS https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7514 <p>Selama 1 bulan dimulai pada tanggal 01 Agustus – 31 Agustus 2022. Desa Tanjung Riu merupakan desa yang dipilih menjadi tempat KKN-T edisi khusus kebangsaan tahun 2022. KKN dimulai dengan observasi desa guna melihat kondisi desa dan potensi desa yang akan menjadi sasaran utama dalam pelaksanaan KKN. Program-program dirancang berurutan mulai dengan diskusi antar kelompok KKN, aparat desa, serta, masyarakat setempat. Pelaksanaan program KKN dilakukan secara seimbang diawali dengan perencanaaan, pelaksanaan, serta evaluasi di akhir setiap program kerja.Tujuan yang hendak dicapai melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat membuat produk olahan yaitu keripik singkong dan keripik batang pisang</p> I Putu Putrawiyanta, Annur Kanurian, Yunitae Kristianie, Aldi Wiranata Saputra, Putra Icshanur Fatwa Maulidi, Vivin Marettin Sirait, Geya Anggela Gebriella, Migel Yordan, Nita Rahmayani , Olivia Febiola, Fidela Agatha , Sugianur, Wulan Isa Hawini, Christian Naipospos, Tri Agnesia Putri, Yiyin Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7514 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000 BUDIDAYA LELE DUMBO (CLARIAS GARIEPINUS)DI KOLAM TERPAL UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7561 <p>Desa Taringen adalah salah satu desa yang berada di kabupaten Gunung Mas kecamatan Manuhing.<br>Kehidupan masyarakat Desa Taringen diantaranya sebagai penambang pasir sirkon (puya), berkebun,<br>beternak dan juga sebagai karyawan diperusahaan sawit. Kurangnya hasil perkebunan,pertanian<br>perikanan berupa buah, sayur dan ikan mengakibatkan kelangkaan dan tingginya harga komoditi<br>tersebut di Desa Taringen yang menjadi permasalahan ketahanan pangan di des aini. Sehingga, hal ini<br>menjadi salah satu fokus program kerja dari pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN)-Tematik Mandiri<br>Universitas Palangkaraya di desa Taringen. Salah satu program kerja dilaksanakan untuk mengatasi<br>persoalan ketahanan pangan, yaitu Budidaya lele dumbo (Clarias gariepinus) di kolam terpal untuk<br>mendukung ketahanan pangan. Di samping untuk ketahanan pangan, Budidaya lele di kolam terpal untuk<br>mendukung ketahanan pangan desa teringen juga memiliki fungsi pemanfaatan lahan kosong<br>dikarenakan wilayah penanaman merupakan lokasi strategis karena terletak di samping kantor desa.<br>sehingga nantinya dapat memakai lahan kosong di kantor desa taringen tersebut. Metode yang dilakukan<br>berupa survey lokasi, persiapan lokasi, persiapan kualitas air, penyeterilan kolam dari zat kimia,<br>penebaran bibit ikan dan perawatan kolam. Hasil menunjukkan sebanyak 250 bibit ikan lele Clariidae<br>tumbuh dengan baik memiliki ukuran tubuh rata-rata 6 cm setelah 12 hari pemeliharaan . lele dumbo<br>(Clarias gariepinus) adalah ikan yang hidup di perairan umum dan merupakan ikan yang bernilai<br>ekonomis, serta disukai oleh masyarakat. Ikan lele tergolong hewan nocturnal, yaitu lebih aktif mencari<br>makan di malam hari. Ikan lele umumnya memiliki warna kehitaman atau ke abuan dengan bentuk tubuh<br>yang panjang dan pipih ke bawah</p> Kuwing Baboe, Rohit Kurniawan, Tri Noorakiah, Yana, fery apriawan, aditia putra, fransiska br tarigan, happy, ayu astuti, wahyu gustian, legiana nindi, ela anggreni, Gustian, mariani purba, jelita, aldimas saputra Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7561 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000 PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN PENGHARGAAN TERHADAP KEARIFAN LOKAL SERTA SENI BUDAYA DAN MANFAATNYA BAGI MASYARAKAT LINGKUNGAN DAN EKONOMI MELALUI PROGRAM KKN TEMATIK MANDIRI EDISI KHUSUS KEBANGSAAN UNIVERSITAS PALANGKA RAYA DI DESA TELUK NYATU KECAMATAN KURUN https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7563 <p>Teknik menganyam merupakan salah satu teknik dalam seni rupa dimana anyaman yang dibuat dari bahan serat yang dirangkai hingga membentuk sebuah benda yang diingin, bahan utama dalam anyaman adalah tumbuhan yang tumbuh dihutan yang lebat dan liar seperti rotan. Sebagian besar warga Desa Teluk Nyatu yang memiliki perkerjaan sebagai penambang emas dan karyawan membuat minat masyarakat disana yang memang ahli dalam menganyam menjadi kurang karena tentunya menganyam tidak akan memberikan banyak penghasilan besar bagi masyarakat Desa Teluk Nyatu. Maka dari itu kami kelompok 29 dengan program kerja “Peningkatan Pemahaman Dan Penghargaan Terhadap Kearifan Lokal Serta Seni Budaya Dan Manfaatnya Bagi Masyarakat Lingkungan Dan Ekonomi “ dengan tema “ Penguatan Sosial Budaya Dan Kearifan Lokal “ Meningkatkan minat masyarakat Desa Teluk Nyatu dalam menganyam karena hal tersebut merupakan salah satu kesenian daerah yang harus dipertahankan kelestariannya serta kearifan lokalnya. Dalam pelaksanaan program kerja ini kami kelompok 29 dibantu oleh salah satu masyarakat Desa Teluk Nyatu Ibu Nani selaku Penjawet yang masih mempertahaan salah satu kebudayan dan kearifan lokal disana yaitu Menganyam berbagai alat seperti tikar, tas, bakul, keranjang dan topi dengan ciri khas tradisional Kalimantan Tengah. Setelah kami kelompok 29 melaksanakan kegiatan pertukaran kearifan lokal dan seni budaya serta pelatihan penyusunan paket dan pemasaran wisata seni budaya dan kearifan lokal dimana sepertinya hasil dari kegiatan program kerja kami mendapatkan informasi seperti cara menganyam, harga alat dan bahan anyaman, bersosialisai dengan masyarakat serta tahu pemasarannya jika dijual, membantu menarik minat masyarakat yang berada di Desa Teluk Nyatu agar dapat mempertahnkan budayanya</p> Ferdinandus Ferdinandus, Ade Anggina Hasiholan Simamora, Ahmad Kelvin Khairullah, Amanda Febryanti Pandeirot, Cindy Natasya Wijaya, Handre Wahyu Isnindar, Haris Saputra, Hera Wati, Hilda Teresia Br Barus, Januria Sonata, Kristopel Mario Tambunan, Lingga Yudha, Martua Risa Munthe, Mega Maria Sibagariang, Mirsa Lorensya, Rexy Maulani Fathurrahim Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7563 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000 PENYULUHAN STUNTING DALAM MENINGKATKAN GIZI ANAK,IBU HAMIL, DAN LANSIA DI DESA TEWANG PAJANGAN KECAMATAN KURUN KABUPATEN GUNUNG MAS https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7564 <p>Salah satu kegiatan mahasiswa adalah Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T), yang mana termasuk kegiatan pengabdian masyarakat. Dalam tulisan ini diangkat topik Stunting yang merupakan kegiatan penyuluhan kepada anak-anak dan orang tua betapa pentingnya kebutuhan gizi anak yang tercukupi di Desa Tewang Pajangan Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah. Hasil kegiatan berupa penyuluhan tentang stunting serta peningkatan gizi dengan pembagian makanan dan minuman kepada ibuhamil dan lansia. Berupa bubur kacang hijau, pisang, teh kotak dan kuebasah/buatan teruntuk lansia sedangkan teruntuk ibu hamil dan anak – anak berupa bubur kacang hijau, pisang, dan susu kotak indomilk. Hal ini dilakukan sebagai salah satustrategi untuk meningkatkan mutu gizi perseorangan, keluarga dan masyarakat melalui perbaikan polakonsumsi makan dan perilaku sadar gizi</p> Ester Sonya Ulfaritha, Gilang Adi Prayogo, Trideo Oktonugraha, Mia Agustina Natalia Putri, Yunita Eka Irmawanti, Noor Ajijah, Lang Arwanda SuryaBuana, Indra Aditama, Novita Sarey, Sri Indah Astuti, Julian Nalelo, Elisa Alemina Br Ginting, Ikma Resa, Rina Sulastri, Susilawati, Zulianty Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7564 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000 UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DENGAN MENGOPTIMALKAN PENGASUHAN 1.000 HPK, UPAYA MENGETAHUI PELAKSANAAN PROGRAM SDGs DESA DI DESA TUMBANG DANAU SERTA UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI DAN MINAT BELAJAR SISWA DI TK LUKAN JAYA DAN SDN TUMBANG DANAU https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7567 <p>Desa Tumbang Danau adalah salah satu desa yang ada di Kabupaten Gunung Mas. Jumlah Rukun Warga (RW) yaitu 1 dan jumlah Rukun Tetangga (RT) yaitu 3. Jumlah penduduk di Desa Tumbang Danau sebanyak 626 jiwa terdiri dari 332 penduduk laki-laki dan 294 penduduk perempuan. Suku asli yang berada di Kalimantan termasuk di Kabupaten Gunung Mas ialah suku <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Dayak">Dayak</a>. Sebagian besar mata pencaharian masyarakat Desa Tumbang Danau adalah sebagai penambang emas. Anak-anak merupakan generasi penerus suatu bangsa. Masa depan suatu bangsa tergantung dari status gizi anak-anak di masa kini. Salah satu gambaran status gizi yang menjadi indikator kesehatan masyarakat di dunia yaitu kejadian <em>stunting</em>. <em>Stunting </em>merupakan gambaran tinggi badan yang lebih pendek (dibandingkan tinggi seusianya) pada anak usia kurang dari 5 tahun akibat malnutrisi yang lama (kronik). <em>Stunting </em>mengakibatkan meningkatkan risiko kematian, rendahnya status kesehatan dan meningkatnya risiko terkena penyakit, gangguan tumbuh kembang, terbatasnya kemampuan belajar, dan mengurangi masa produktif. <em>Stunting </em>dapat terjadi karena beberapa faktor yaitu jumlah anak usia kurang dari 5 tahun, usia ibu saat melahirkan, pengetahuan ibu yang rendah, status gizi ibu saat kehamilan, durasi mendapatkan ASI, defisiensi besi, defisiensi zink, usia dan frekuensi terkena infesi saluran nafas, pendapatan keluarga, faktor genetik keluarga Jumlah kasus stunting (pendek dan sangat pendek) di Indonesia pada tahun 2019 mencapai 27,67 persen. Angka itu berhasil ditekan dari 37,8 persen di tahun 2013, dan 30,8% pada tahun 2018</p> Abdul Syahid, Kukuh Setya Wibawa, Fortunatus Daga, Allyska Theressa Putri, Salestriana, Pretty Eviliana Tarihoran, Firmansyah, Gracia Juana Setiawan, Sarina, Eriku Kasoma, Pirdha Cahayani, Bob Mercury, Helensiana Sevin Talenta, Septirini Anggreni, Ita Juita Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7567 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000 PENGARUH STUNTING DAN CARA PENANGGULANGANNYA DI DESA TUMBANG HAKAU https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7568 <p>Stunting merupakan sebuah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, hal ini menyebabkan adanya gangguan di masa yang akan datang yakni mengalami kesulitan dalam mencapai perkembangan fisik dan kognitif yang optimal. Anak stunting mempunyai Intelligence Quotient (IQ) lebih rendah dibandingkan rata-rata IQ anak normal. Peran dan kedudukan ibu dalam menjaga kualitas keluarga mencakup aspek pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial budaya, kemandirian keluarga, dan mental spiritual serta nilai-nilai agama yang merupakan dasar untuk mencapai keluarga sejahtera. Pengukuran pada kondisi Stunting menggunakan pengukuran status gizi secara langsung menggunakan penilaian antropometri. Salah satu pencegahan Stunting melalui edukasi pada ibu dalam perubahan perilaku peningkatan kesehatan dan gizi keluarga. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh stunting dan cara penanggulannya di Desa Tumbang Hakau</p> Bambang Lautt, Amos Jikki Hutajulu, Benyamin Butar-Butar, Dewi Fartuna, Frencolin, Iqramina Sistadewi, Mulia Zafira Al-Kalimantani, Natasya Yesvitha Putri, Nicko Widarta, Patricia Anggreini, Rensi Lukas, Riswan Effendi Wijayanto, Romianna Barutu, Violensia, Yunita Dwi Lestari Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7568 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000 MEWUJUDKAN MASYARAKAT DESA TUMBANG LAMPAHUNG MENUJU DESA MAJU KHUSUSNYA DALAM PENDIDIKAN BERKUALITAS, KESEHATAN DAN SUMBER DAYA https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7569 <p>Desa maju adalah desa yang memliki potensi sumber daya sosial, ekonomi, dan ekologi serta kemampuan mengelolanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, kualitas hidup manusia dan menanggulangi kemiskinan, sehingga diperlukan upaya mewujudkan desa maju yaitu dengan pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup melalui pengembangan kemampuan masyarakat, perubahan perilaku masyarakat dan mengorganisir diri masyarakat. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan, dan kemampuan masyarakat untuk ikut perpartisipasi dalam mewujudkan desa maju. Dalam pelaksanaan pengabdian ini menggunakan sosialisasi dan pendekatan secara persuasif dengan memberi pemahaman kepada masyarakat. Desa Tumbang Lampahung adalah salah satu desa di Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah, dan merupakan desa yang baru resmi direlokasikan pada Tahun 2017 karena keadaan geografis pemukiman desa yang lama sering dilanda banjir. Penduduk Desa Tumbang Lampahung mayoritas bermata pencaharian tambang, sehingga kondisi ekonomi penduduk hanya fokus pada satu sumber mata pencaharian yang menyebabkan potensi sumber daya yang ada di desa kurang dikelola dan dikembangkan oleh masyarakat. Dari segi pendidikan Desa Tumbang Lampahung sangat kurang, mulai dari fasilitas sekolah, ketidakhadiran tenaga pendidik dalam mengajar, dan kurangnya kemampuan literasi (membaca dan menulis) siswa/i SDN Tumbang Lampahung. Dari segi kesehatan terkhusus terhadap <em>stunting</em>, kurangnya pengetahuan orang tua/ibu dalam pola asuh terkait masalah pemberian asupan bergizi dan sanitasi yang dapat berdampak pada bayi dan balita terkena stunting (gagal tumbuh). Dari segi pengembangan sumber daya, Desa Tumbang Lampahung belum optimal dalam mengelola potensi sumber daya. Upaya untuk membantu pihak Desa Tumbang Lampahung dalam mewujudkan desa maju dengan cara melakukan sosialisasi tentang pengelolaan kolam ikan dan pembuatan pakan ikan air tawar, sosialisasi <em>stunting</em> dan melakukan kegiatan budaya literasi melakui pembagian buku dan pembangunan pondok baca (gazebo)</p> Neny Fidayanti, Andrianto, Leozarus Deo, Paul Gonzales, Sandryago, Nopriadi Yahya, Pegi, Melyas Ita Br Stepu, Sheptina Enda G Manik, Septi, Ertha Chandra Ayu Octhavia, Kalista Alsadila Ceribena, Agita Pepayosa Br Ginting, Elta Riyana, Surni Huliacika Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7569 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000 BUDIDAYA DAN PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN RUMAH TANGGA SEBAGAI SUMBER DAYA PANGAN KELUARGA DI DESA TUMBANG MANYANGAN KECAMATAN KURUN KABUPATEN GUNUNG MAS https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7570 <p>Desa Tumbang Manyangan, Kecamatan Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah adalah salah satu desa yang mempunyai luas wilayah yang cukup besar. Maka dari itu banyak lahan pekarangan rumah tangga yang kosong untuk dimanfaatkan membuat kebun RT Desa dengan bertujuan untuk ketahanan pangan sumber daya pangan keluarga agar dapat bermanfaat bagi masyarakat desa setempat. Dengan pemanfaatan lahan pekarangan yang berkelanjutan. Hal ini dapat mendukung masyarakat untuk berubah menjadi kreatif, mandiri, dan maju secara finansial. Lahan pekarangan memiliki potensi dalam hal penyediaan bahan pangan keluarga, dan mengurangi pengeluaran rumah tangga, Permasalahannya adalah belum optimalnya pemanfaatan lahan pekarangan rumah oleh masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang matang dalam hal pemanfaatan lahan pekarangan rumah tangga sehingga mampu lebih optimal dalam mendukung pendapatan rumah tangga dan prospek untuk memproduksi aneka ragam pangan dalam penyediaan bahan pangan yang bergizi bagi keluarga.&nbsp;Desa Tumbang Manyangan memiliki potensi lahan pekarangan di RT 01 dan RT 02 yang masih bisa dijadikan untuk lahan kebun&nbsp; (sumber daya pangan keluarga). Sehingga kegiatan pemanfaatan lahan&nbsp; pekarangan bisa dilakukan dengan baik, seperti menanam tanaman sayuran dan buah-buahan, baik secara penanaman langsung maupun menggunakan polybag untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari</p> Novalisae Novalisae, Ade Mahendra Tarigan, Ahmad Zaini, Aprilyana, Devi Septin Indriani, Jian Fabiano, Jodi Rodi Uli, Arta Sinaga, Patrizia Vanaya Citara, Shelina Aprilia Paskarani, Silvia Sendyani Prabowo, Sisbianto , Ofratio, Tresia Novita Sari, Veronica Febrianti, Widia Wulandari, Yulianti Respati Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7570 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000 PENDEMONSTRASI POLA HIDUP SEHAT DALAM MENDUKUNG SUMBER DAYA MANUSIA DI DESA TUMBANG MIWAN https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7571 <p>Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah upaya untuk memperkuat perilaku seseorang atau masyarakat agar peduli terhadap Kesehatan untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Pola hidup sehat hendaknya tidak hanya diberlakukan oleh individu, namun diberlakukan oleh semua pihak termasuk kelompok atau masyarakat. Masyarakat di Desa Tumbang Miwan seringkali mengabaikan pola hidup sehat sehingga generasi penerus di desa ikut terpengaruh dengan lingkungan yang ada. Maka dari itu Mahasiswa Kelompok KKN dari Universitas Palangkaraya melaksanakan program kerja di bidang Kesehatan dengan memberikan pendemonstrasi kepada masyarakat mengenai pola hidup bersih dan sehat. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah diawali dengan observasi pada kegiatan harian masyarakat, sosialisasi PHBS, dan memberikan penyuluhan mengenai cuci tangan yang baik dan benar, serta di akhiri dengan memberikan susu dan roti kepada siswa-siswi untuk mendukung kegiatan sosialisasi PHBS ini. Pendemonstrasi ini bertujuan untuk memberikan pengertian kembali kepada masyarakat, agar dapat menerapkan pola hidup bersih dan sehat di kehidupan sehari-hari sehingga dapat menjadi suatu kebiasaan yang baik. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat desa Tumbang Miwan dan siswa-siswi SDN Tumbang Miwan. Hasil kegiatan ini masyarakat mengikuti sosialisasi PHBS dengan baik serta mempraktekkan pola hidup sehat</p> Joni Rusmanto, Anesa Megawati Purada Siringo-Ringo, Ahmad Nurahim , Ahmad Rahmadani, Christianto Hadinata , Erla, Joan Festus Filipus Bahan, Maria Febrina Laurencia Br. Ginting , Mega Indrawati, Melyany Sagita Dewi, M. Ragil Abri Yandi, Rani, Silfia Rosa Br. Ginting, Shafa Alya Nabilah Putri, Vivendi Lordwiek, Winda Monica Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7571 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000 PELATIHAN STRATEGI PEMASARAN (KEARIFAN LOKAL DAN SUPERIORITAS SUMBER DAYA) PADA PETANI DALAM MEWUJUDKAN DESA WISATA DI DESA TUMBANG TARIAK KABUPATEN GUNUNG MAS, KALIMANTAN TENGAH https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7572 <p>Penelitian tentang bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam rangka KKN mandiri, untuk memajukan kabupaten Gunung Mas menjadi daerah tujuan wisata. Strategi pemasaran dibangun berdasarkan kemampuan pelaku usaha untuk mendapatkan peningkatan usaha. Sistem pelatihan diberikan secara langsung seperti pemilihan jenis bibit buah dan sayur, pemilihan harga dan pengemasan produk serta inovasi produk dari buah-buahan lokal seperti durian, mangga, salak, rambutan sebagai cara agar usaha terus berkembang, tidak tentu musiman. Pemilihan desa wisata di kabupaten Gunung Mas, terutama karena adanya air terjun Batu Mahasur yang letaknya tidak jauh dari Desa Tariak. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan kuesioner dan dianalisis dengan alat statistik SPSS 24.0. Hasil penelitian bahwa pelatihan strategi pemasaran kepada 70 petani buah menunjukkan hasil positif yang signifikan, sebesar 73% ketekunan penerapan strategi pemasaran dalam meningkatkan keunggulan usaha berbasis desa dari kearifan lokal dan keunggulan sumber daya serta harapan pelanggan untuk pergi ke kota wisata. . Hasil penelitian memberikan bukti kepada pemerintah desa di Tariak dalam bidang ekonomi perdagangan dan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan untuk menjadikan desa Tariak sebagai salah satu kabupaten berbasis pariwisata di Kalimantan Tengah</p> Vivy Kristinae, Achmad Fahmi Nasution, I Putu Adithya Sahputra, Yanti Amelia Banu, Sri Nadiyati, Ni Made Yusnia, Nina Renatae, Angriani Juita Dewi, Sesa Ajulita, Tri Amy Lusiana Dewi, Firdaus Zailani, Agustin Berti, Mia Puspita, Adi Yosep Pratama, Candra Gunawan Simanjuntak Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7572 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000 RITUAL ADAT DAYAK MAMAPAS LEWU DI DESA PAMATANG LIMAU, KECAMATAN SEPANG, KABUPATEN GUNUNG MAS https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7573 <p>Mamapas lewu adalah salah satu implementasi ajaran Hindu kaharingan dalam mewujudkan rasa hormat, dan terima kasih kepada Tuhan (Ranying Hatalla Langit) karena telah menjaga alam dan kampung dari marabahaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif deskriptif. Mamapas Lewu dilakukan karena adanya suatu peristiwa atau kejadian yang berhubungan dengan pembunuhan, ancaman keselamatan, atau terjadi musibah penyakit yang menimpa seluruh penduduk. Upacara ini bertujuan untuk membersihkan alam dan lingkungan hidup (petak danum) beserta segala isinya dari berbagai bahaya dan celaka agar diberikan keberuntungan, keselamatan, umur yang panjang, rejeki yang melimpah serta ketentraman lahir batin kepada seluruh penduduk kampung</p> Yunikewaty Yunikewaty, Diya Saputra R.N.R, Dian Livia M.A, Chrismayanti, Nova Nabella, Herdi Junaidi, Amanda Putra Tarigan, Nova Krisna, Amelisa, Reza Adhitya R, Shinta Ria W, Dwipa Semara P, Livia Cein W, Dian Hana S, Ishak Permana S, Cindi Safitri Siagian Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7573 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000 MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENGGUNAAN KOMPOS DALAM RANGKA MEMAKSIMALKAN PENGELOLAAN LAHAN DI DESA RABAUH https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7574 <p>Salah satu penyebab kurangnya pengelolaan lahan di desa Rabauh disebabkan karena kondisi &nbsp;tanah yang kurang subur selain itu minimnya pengetahuan masyarakat sekitar mengenai kompos juga berdampak pada kurangnya upaya masyarakat dalam meningkatkan. Padahal di desa Rabauh, memiliki luas wilayah 56 km<sup>2</sup> dan masih memiliki lahan cukup luas karena hanya terdapat ± 680 penduduk yang tinggal di daerah tersebut. Hal ini tidak dapat dipungkiri bahwa pengelolaan lahan dan pengetahuan mengenai kompos sangat diperlukan oleh masyarakat desa Rabauh sehingga dapat memaksimalkan potensi dalam pemanfaatan lahan yang ada. Berdasarkan latar belakang tersebut, artikel ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pembuatan kompos dalam rangka memaksimalkan pengelolaan lahan di desa Rabauh. Metode pelaksanaan menggunakan metode <em>Participatory Action Research (</em>PAR) yang dilakukan dengan dua cara yaitu presentasi dan demonstrasi terkait penggunaan pupuk kompos dan tata cara mengolah lahan</p> Septa Soraida, Catur Silvi Granita, Desiana Sinta, Putri Claudia Marsella Embang, Narda Ivena Hia, Amos Amstrong Alusando Sidabutar, Maya Rovita sari, Nindy Febrianty, Frensiko, Fransisno Efdo, Joddi Aswandi, Febiani Aulia Azka, Thariqa, Aditya Fauzianur, Aprina Refulina Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7574 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000 UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI MASYARAKAT DESA SEPANG KOTA DALAM PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN DENGAN MEMANFAATKAN PEKARANGAN RUMAH MELALUI PENGUATAN KELEMBAGAAN PERTANIAN https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7575 <p>Pelaksanaan KKN-T Mandiri Edisi Khusus Kebangsaan, kelompok penulis ditempatkan di Desa Sepang Kota, Kec. Sepang, Kab. Gunung Mas. Desa Sepang Kota merupakan salah satu desa yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Kahayan. Desa Sepang Kota memiliki batas wilayah, yaitu sebelah utara adalah Tewai Baru, sebelah selatan adalah Tampelas, sebelah timur adalah Kabupaten Kapuas, dan sebelah barat adalah Sepang Simin. Desa Sepang Kota sebagian besar terdiri dari dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 58,86 Dpl, dengan kondisi tanah berada diwilayah berbukit-bukit, dataran tinggi/pegunungan, rawa, gambut, dan untuk wilayah pemukiman Desa Sepang Kota sebagian besar berada dipinggiran sungai Kahayan. Jumlah penduduk Desa Sepang Kota adalah 1.847 jiwa, penduduk Desa Sepang Kota profesi atau mata pencaharian pokok sebagai petani sebanyak 211 orang, PNS sebanyak 87 orang, Penambang sebanyak 272 orang, Perangkat Desa sebanyak 5 orang, dan Tukang Kue sebanyak 4 orang. Berdasarkan kondisi tersebut terlihat mayoritas masyarakat Desa Sepang Kota berprofesi sebagai penambang emas terutama yang laki-laki&nbsp; dan untuk wanita kebanyakan sebagai ibu rumah tangga</p> Dody Ariyantho Kusma Wijaya, Rapi Yuda Pratama, Tasya Florensia, Gracia Gabriella Sidauruk, Renaldi Yusuf, Agus Saputra Irawan, Valeri Maharani, Elen Ewi Juafrini Damanik, Arianto, Delfia Janessy, Yudea, Dendy Giovany Zefanya, Tordesani Angelo Ferozi, Elita A.Lestari Lumbanraja, Maychien Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7575 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000 PEMBUATAN ALAT PENYARINGAN AIR SEDERHANA https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7577 <p>Tewai Baru adalah salah satu desa di wilayah Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah, Indonesia. Desa Tewai Baru dibentuk pada tahun 1930-1950. Desa Tewai Baru berbatasan dengan Desa Tanjung Karitak di bagian utara, Kabupaten Kapuas di bagian timur, Kelurahan Sepang Simin dan Desa Sepang Kota di bagian selatan dan Kecamatan Rungan dan Kelurahan Sepang Simin di bagian barat. Jarak Desa Tewai Baru dari pusat pemerintahan kecamatan (Kecamatan Sepang) sejauh 6,9 Km, jarak Desa Tewai Baru dari ibukota kabupaten (Kuala Kurun) sejauh 59 Km dan jarak Desa Tewai Baru dari ibukota provinsi (Palangka Raya) sejauh 102 Km. Luas wilayah Desa Tewai Baru sebesar 5.300 Ha. Jumlah penduduk berdasarkan hasil sensus pada tahun 2022 adalah sebanyak 1.182 jiwa dengan penduduk laki-laki sebanyak 606 jiwa dan penduduk perempuan sebanyak 576 jiwa. Kondisi ekonomi warga di Desa Tewai Baru memiliki pendapatan yang berbeda-beda. Hal ini dikarenakan oleh profesi warga yang berbeda, dimana mayoritas berprofesi sebagai petani dan peternak, selain itu warga berprofesi sebagai pedagang. Kondisi sosial budaya yang ada di Desa Tewai Baru, masyarakat yang tinggal di desa masih melestarikan adat istiadat seperti mengadakan ritual Pakan Sahur Lewu yang dilakukan satu tahun sekali dan tradisi gotong royong mengangkat rumah atau memindahkan rumah ke tanah yang lain. Desa Tewai Baru belum memiliki ketersediaan air bersih yang cukup, karena pasokan air bersih hanya berasal dari satu PDAM yang ada di desa. Keterbatasan air bersih dari PDAM mengakibatkan warga menggunakan pompa air untuk membuat sumur bor hingga kedalaman sekitar 20 meter dengan kualitas air berminyak dan berkarat, jika didiamkan selama satu malam maka karat di dalam air tersebut akan mengendap sehingga membuat air menjadi keruh</p> Tatik Zulaika, Resa Julita, William Gilbert, Nabila Alfina , Desta, Herliyantie , Joy Hardiana Putra, Meli Afriyanti, Yohanes Permana, Yolgi Julianto, Emelia Pelita, Grasce, M. Ariq Ridhwan, Eki Kalawa, Puput Istiqomah, Krisna N. Sitanggang Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7577 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000 PENGEMBANGAN DESA WISATA TERENCANA DI DESA HURUNG BUNUT, KECAMATAN KURUN, KABUPATEN GUNUNG MAS https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7323 <p>Desa wisata merupakan desa yang dijadikan tempat wisata karena daya tarik yang dimilikinya. Potensi pariwisata Desa Hurung Bunut seperti susur sungai, sanggar tari, budidaya madu kelulut dan memiliki keindahan alam yang sangat indah. Dengan banyaknya potensi wisata yang ada di Desa Hurung Bunut sangatlah cocok dijadikan sebagai desa wisata. Di Desa Hurung Bunut sudah mendapatkan SK Desa Wisata dari Bupati Kabupaten Gunung Mas. Dengan melihat potensi wisata yang ada di Desa Hurung Bunut, kami kelompok KKN-T Mandiri Desa Hurung Bunut menawarkan untuk membuat spot foto di bukit alam dan wisata petik madu kelulut. Target capaian yang diharapkan KKN-T Mandiri Desa Hurung Bunut ini adalah untuk mewujudkan desa wisata di Desa Hurung Bunut, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi dan sosial</p> Hepryandi Luwyk Djanas Usup, Renaldo Dwi Sepriasa, Muhammad Abdi Fatwa, Ressa Carolinda, Cindy Carolina Bonita Siagian, Syadilla Maharani, M Dony, Akhmad Khusni, Futridesy Angraini, Yeriske Damayanti, Zakaria Rugas, Okta Ehuwinae Clarae E.Mangkin, Wahyu Suprianto Simanjuntak, Yeni Oktapiani, Agnes Regeta Putri, Reka Aprilina Copyright (c) 2022 Majalah Ilmiah KKN Tematik LPPM UPR https://e-journal.upr.ac.id/index.php/majalahkkn/article/view/7323 Wed, 21 Dec 2022 00:00:00 +0000