DINAMIKA KONFLIK SOSIAL DALAM FILM IMPERFECT ANALISIS PERAN TOKOH DAN DAMPAK TERHADAP STIGMA SOSIAL
DOI:
https://doi.org/10.59700/js.v9i1.23332Keywords:
Konflik Sosial , Stigma Sosial, Body Shaming , ImperfectAbstract
Penelitian ini menganalisis konflik sosial dan analisis tokoh dalam film imperfect. Penelitian ini beranjak dari urgensi isu dan standar kecantikan hegemoni yang menjadi isu krusial di Indonesia. Studi-studi terdahulu cenderung fokus pada aspek semiotika atau psikologis tokoh utama. Oleh karena itu, utama terletak pada kurangnya telaah sistematis mengenai sebagai yang membentuk dan meluruhkan stigma.
Penelitian kualitatif dengan metode analisis naratif ini mengidentifikasi bahwa Rara menghadapi: dengan Ibu (sebagai produsen ) dan di kantor (sebagai hambatan profesional). Konflik-konflik ini tidak bersifat tunggal, melainkan saling memperkuat, menyebabkan Rara mengalami tekanan yang luar biasa. Eskalasi konflik-konflik ini awalnya mendorong total Rara (perubahan fisik), yang secara semu menyelesaikan masalah eksternal (promosi jabatan, penerimaan Ibu) dan menghasilkan. Namun, yang muncul (konflik Rara dengan jati dirinya) kemudian dimediasi oleh : (agen penerimaan absolut) dan (agen inklusivitas kolektif).
Resolusi akhir konflik tercapai ketika Rara memilih di atas konformitas sosial, berhasil dan memicu pada Ibunya serta terhadap diskriminasi di tempat kerja. Kesimpulannya, dinamika konflik sosial terbukti menjadi variabel dinamis yang menggerakkan narasi dari dominasi stigma menuju afirmasi diri dan inklusivitas. Secara teoritis, penelitian ini menegaskan peran konflik sebagai katalis perubahan sosial. Secara praktis, hasil ini berkontribusi pada edukasi dan inklusivitas.
Kata Kunci: Konflik Sosial, Stigma Sosial, Body Shaming, Imperfect.
Downloads
References
Azima, B. M., Rizqita C, C., & Syahbani, D. B. (2024). Analisis Isi Kuantitatif Diskriminasi Berbasis Umur Terhadap Gangguan Kesehatan Mental Dalam Representasi Film “Kembang Api.” JICN: Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 1(3), 3367–3379. https://jicnusantara.com/index.php/jicn
Julia F, Midiyansyah, Maryam S. (2025). Buku Ajaran Mata Kuliah Metode Penelitian Kualitatif Untuk Menlirik Berbagai Penomena Sosial.
Hartini, N., Fardana, N. A., Ariana, A. D., & Wardana, N. D. (2018). Stigma toward people with mental health problems in Indonesia. Psychology Research and Behavior Management, 11, 535–541. https://doi.org/10.2147/PRBM.S175251
Ibadi, A. A., & Yudanagara, B. B. H. (2025). Eksploratif Kualitatif: Stigma Masyarakat Terhadap Individu dengan Gangguan Mental. Repository Perpustakaan …. https://repository.unair.ac.id/136622/%0Ahttps://repository.unair.ac.id/136622/1/Angela Ahmad Ibadi_Stigma Masyarakat Terhadap Individu dengan Gangguan Mental pdf.pdf
Istikawati, Rindy Aswin Pertiwi, Pratiwi Yulia Saputri, A. N. (2024). Konflik Batin Dalam Film Ngenest Karya Ernest Prakasa: Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud. ..Umt.Ac.Id/Index.Php/Lgrm, 13(1), 55–67.
Khoriyah, N., Murdiati, E., & Hamandia, M. R. (2025). Analisis Komunikasi Efektif Dalam Menyelesaikan Konflik Sosial di Film “Agak Laen 2024. Interaction Communication Studies Journal, 1(4), 13.
Leony, B., Susilo, D., Jessica, Paolo, K., & Sakura, P. (2022). Makna Mitos Body Shaming Pada Film Imperfect Karya Ernest Prakasa. Soetomo Communication and Humanities, 3(1), 56–66. https://doi.org/10.25139/sch.v3i1.4480
Mahendy Pratama, A., Vincentia Ngole, Z., & Fatmala, T. N. (2023). Pesan Perundungan Dalam Film Imperfect Karya Ernest Prakasa. Prosiding Seminar Nasional, 1262–1270.
Muzaidi, S. S. C. (2024). Analisis Semiotika Harga Diri Dalam Film Imperfect. UIN Suska Riau, 6387. http://repository.uin-suska.ac.id/77560/%0Ahttp://repository.uin-suska.ac.id/77560/1/SKRIPSI GABUNGAN.pdf
Nurfajriyati, N. S. A., & Seruni, A. P. (2022). Konflik Sosial Tokoh Utama dalam Film Animasi Haikyuu!! Second Season (Kajian Sosiologi Sastra). Kiryoku, 6(2), 95–105. https://doi.org/10.14710/kiryoku.v6i2.95-105
Nurul Latifah Pujiningrum, V. W. (2022). Analisis Multimodal Tindakan Body Shaming Terhadap Perempuan Dalam Film Imperfect. Uinsyahada.Ac.Id, 16, 1–9.
Oktaviani, R. (2023). Peran” Orang Lain” Dalam Pembentukan Self Confidence Dalam Menghadapi Body Shaming (Analisis Isi Film Imperfect). Iainpalopo, 2(2), 20. http://repository.iainpalopo.ac.id/id/eprint/7776/1/skripsi reka ayu oktaviani 1701040050.pdf
Purnama, G., Yani, D. I., & Sutini, T. (2016). Gambaran stigma masyarakat terhadap gangguan mental. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 2(1), 29–37. https://ejournal.upi.edu/index.php/JPKI/article/view/2850
Sari, D. (2025). Representasi Pembentukan Standar Kecantikan Dalam Film Imperfect : Analisis Semiotika John Fiske. Skripsi, Jakarta, 2025, Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Hukum, Universitas Negeri Jakarta., 183(2), 1.
Studi, P., Guru, P., & Tarbiyah, F. (2023). Strategi penerapan parenting education siswa di kelas i sd it rabbi radhiyya. E-Theses.Iaincurup.Ac.Ad, 8(2).
Syafitri, N. (2024). pengaruh self-compassion kesehatan mental melalui mediasi regulasi emosi pada siswa kota medan. 16(7).


