Pengembangan Virtual Laboratory untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Mutasi Gen pada Mahasiswa Biologi Universitas Muhammadiyah Bengkulu
Research Article Pengembangan Virtual Laboratory untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Mutasi Gen pada Mahasiswa Biologi Universitas Muhammadiyah Bengkulu Development of A Virtual Laboratory to Improve Understanding of The Concept of Gene Mutation In Biology Students of Muhammadiyah University of Bengkulu
DOI:
https://doi.org/10.37304/bed.v7i1.25993Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan virtual laboratory berbasis web sebagai media pembelajaran konsep mutasi gen pada mahasiswa Program Studi Biologi Universitas Muhammadiyah Bengkulu. Mutasi gen merupakan salah satu topik krusial dalam genetika molekuler yang memerlukan visualisasi proses-proses mikroskopis yang sulit diamati secara langsung. Metode penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian adalah 60 mahasiswa semester IV yang sedang mengambil mata kuliah Genetika Molekuler, dibagi menjadi kelompok eksperimen (30 mahasiswa) menggunakan virtual laboratory dan kelompok kontrol (30 mahasiswa) menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan meliputi soal pretest-posttest konsep mutasi gen, angket respons mahasiswa, dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa virtual laboratory yang dikembangkan memperoleh penilaian ahli materi sebesar 87,5% (sangat layak) dan ahli media sebesar 91,2% (sangat layak). Uji efektivitas menunjukkan peningkatan pemahaman konsep mahasiswa pada kelompok eksperimen dengan nilai N-Gain sebesar 0,72 (tinggi) dibandingkan kelompok kontrol sebesar 0,41 (sedang). Respons mahasiswa terhadap penggunaan virtual laboratory sangat positif dengan skor rata-rata 88,3%. Berdasarkan hasil tersebut, virtual laboratory yang dikembangkan dinyatakan layak dan efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep mutasi gen pada mahasiswa biologi Universitas Muhammadiyah Bengkulu.
Downloads
References
Alberts, B., Johnson, A., Lewis, J., Morgan, D., Raff, M., Roberts, K., & Walter, P. (2015). Molecular Biology of the Cell (6th ed.). W. W. Norton & Company.
Branch, R. M. (2009). Instructional Design: The ADDIE Approach. Springer.
Lewin, B. (2018). Lewin's Genes XII. Jones & Bartlett Learning.
Ma, J., & Nickerson, J. V. (2006). Hands-on, simulated, and remote laboratories: A comparative literature review. ACM Computing Surveys, 38(3), 1-24.
Molenda, M. (2003). In search of the elusive ADDIE model. Performance Improvement, 42(5), 34-36.
Nugroho, P., Sunaryo, B., & Widayati, A. (2022). Efektivitas virtual laboratory berbasis simulasi terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa biologi. Jurnal Biologi Indonesia, 18(1), 45-58.
Paivio, A. (1986). Mental Representations: A Dual Coding Approach. Oxford University Press.
Rahmawati, D., Suryadinata, R., & Kurniawan, A. (2021). Pengembangan virtual laboratory genetika molekuler berbasis website untuk meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa. Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia, 7(2), 112-124.
Sari, F. N., & Widodo, W. (2020). Pengaruh penggunaan virtual laboratory terhadap pemahaman konsep biologi sel mahasiswa. BioEdUIN, 10(1), 22-31.
Sweller, J. (1988). Cognitive load during problem solving: Effects on learning. Cognitive Science, 12(2), 257-285.
Tatli, Z., & Ayas, A. (2013). Effect of a virtual chemistry laboratory on students' achievement. Educational Technology & Society, 16(1), 159-170.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Titin Septika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











