Regional economic competitiveness and structural transformation in Banjarnegara: LQ, DLQ, and Shift-Share evidence

Authors

  • Afidian Sikta Fijayanto Department of Master of Economics, Faculty of Economics and Business, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto
  • Lilis Siti Badriah Department of Master of Economics, Faculty of Economics and Business, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto
  • Ayu Kurnia Fatmawati Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.52300/jemba.v6i2.27682

Keywords:

sectoral specialization, comparative advantage, post-pandemic recovery, development policy, local capability

Abstract

Regional development policy requires distinguishing sectors that are currently specialized from sectors whose relative position is strengthening and from sectors that outperform the same activities in a benchmark economy. This study examines the sectoral structure of Banjarnegara Regency and identifies development priorities by integrating Location Quotient, Dynamic Location Quotient, and classical Shift-Share analysis. The study addresses limited district-level evidence that jointly evaluates current specialization, dynamic prospects, and local competitive performance during the post-pandemic period. A quantitative descriptive-comparative design is applied to official constant-price gross regional domestic product data for all industries in Banjarnegara and Central Java published by Statistics Indonesia. The findings show that mining, trade, public administration, and education are base sectors with strengthening relative specialization. Manufacturing is not yet a base sector but records the greatest dynamic improvement and the largest positive competitive effect, while construction is also strengthening and competitive. The results support differentiated policy by consolidating established bases, accelerating emerging manufacturing and construction, and closing productivity gaps in rapidly expanding services. The study adds value by integrating three complementary diagnostics into a single sectoral priority framework for evidence-based regional planning

Downloads

Download data is not yet available.
DOI: 10.52300/jemba.v6i2.27682 DOI URL: https://doi.org/10.52300/jemba.v6i2.27682
Views: 1 | Downloads: 0

References

Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.

Arifin, S. B., Aprilia, A., & Rambe, R. F. (2023). Determinasi kepatuhan wajib pajak dengan pemahaman internet sebagai variabel moderating di KPP Pratama Medan Polonia. REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer, 7(1), 270–280.

Artha, K., & Setiawan, P. (2019). Pengaruh kewajiban moral, kualitas pelayanan, dan sanksi perpajakan pada kepatuhan wajib pajak di KPP Badung Utara. E-Jurnal Akuntansi, 17(2), 913–937.

Bahri, S., Diantimala, Y., & Majid, M. S. A. (2019). Pengaruh kualitas pelayanan pajak, pemahaman peraturan perpajakan serta sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak pada Kantor Pajak KPP Pratama Kota Banda Aceh. Jurnal Perspektif Ekonomi Darussalam, 4(2), 318–334.

Darmian, N. (2021). Optimalisasi edukasi perpajakan melalui konten digital sebagai upaya peningkatan kepatuhan wajib pajak. Jurnal Literasi Akuntansi, 1(1), 75–82.

Fitria, R., Fionasari, D., & Sari, D. P. P. (2022). Pengaruh kebijakan insentif pajak, digitalisasi pajak dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM. Jurnal IAKP: Jurnal Inovasi Akuntansi Keuangan & Perpajakan, 3(2), 139–150.

Indrayani, N. M. M., Mahaputra, I. N. K. A., & Sudiartana, I. M. (2022). Pengaruh kesadaran wajib pajak, sosialisasi perpajakan, sanksi perpajakan, dan pelayanan fiskus terhadap kepatuhan wajib pajak. Jurnal Kharisma, 4(2), 115–125.

Mardiasmo. (2016). Perpajakan. Andi.

Nugraha, R. A. Z., Nurrahman, A., Saputri, A., Juliani, D., & Achmadi, C. R. (2024). Pengaruh pengetahuan perpajakan, pemanfaatan teknologi, sanksi pajak, dan tingkat pendidikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM. Journal of Islamic Economics and Finance, 2(2), 80–93.

Octaviani, M., & Arfamaini, R. (2021). Pengaruh pemahaman wajib pajak, kesadaran wajib pajak, pelayanan perpajakan dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak penghasilan Pasal 21 (orang pribadi) di KPP Pratama Surabaya. Eco-Socio: Jurnal Ilmu dan Pendidikan Ekonomi, 5(2), 112–125.

Pangestie, D. D., & Satyawan, M. D. (2019). Aplikasi Theory of Planned Behaviour: Kepatuhan wajib pajak dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan di Kota Surabaya. Jurnal Akuntansi Unesa.

Permata, M. I., & Zahroh, F. (2022). Pengaruh pemahaman perpajakan, tarif pajak, dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan.

Ramadhanty, A., & Zulaikha. (2020). Pengaruh pemahaman tentang perpajakan, kualitas pelayanan fiskus, sistem transparansi perpajakan, kesadaran wajib pajak, dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi. Diponegoro Journal of Accounting, 9(4), 1–12.

Tambun, S., & Ananda, N. A. (2022). Pengaruh kewajiban moral dan digitalisasi layanan pajak terhadap kepatuhan wajib pajak dengan nasionalisme sebagai pemoderasi. Owner, 6(3), 3158–3168.

Triogi, K. A., Diana, N., & Mawardi, M. C. (2021). Pengaruh kesadaran wajib pajak, pemahaman peraturan perpajakan dan sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di KPP Pratama Malang Utara. E-JRA, 10(7), 77–83.

Widiantari, P. A., Mahaputra, I. N. K. A., & Ardianti, P. N. H. (2021). Pengaruh sanksi pajak, pelayanan fiskus, pengetahuan pajak dan kesadaran perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi pada KPP Pratama Gianyar. Jurnal Kharisma, 3(3), 221–229.

Zuhrah, N., Umamah, R., Kurniawan, H., & Nurcahya, W. F. (2024). Pengaruh reformasi dan modernisasi perpajakan terhadap kepatuhan dan penerimaan pajak di Indonesia. Journal of Macroeconomics and Social Development, 1(4), 19.

Downloads

Published

2026-10-11