TINGKAT KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI KELURAHAN PETUK KETIMPUN KOTA PALANGKA RAYA
Maria Dewi Raya Sari1 , Kartika Bungas2 , Betrixia Barbara2 , Lusia Widiastuti2 , Yuni Erlina2 , Yusuf Aguswan2
Keywords:
Banjir, Kesiapsiagaan, MasyarakatAbstract
ABSTRAK
Kelurahan Petuk Ketimpun merupakan wilayah dengan tingkat kerentanan
tinggi terhadap banjir karena lokasinya di bantaran Sungai Rungan. Penelitian
ini bertujuan mengukur tingkat kesiapsiagaan masyarakat serta
mengidentifikasi faktor utama dan pendukung yang memengaruhinya.
Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui observasi,
wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan
skoring indeks kesiapsiagaan berdasarkan empat indikator LIPI–UNESCO/ISDR
dan analisis PCA untuk menentukan faktor dominan. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa kesiapsiagaan masyarakat tergolong cukup siap, meski
terdapat perbedaan antar-RT. Faktor utama yang memengaruhi adalah
tindakan nyata seperti kepemilikan tas siaga, pemahaman jalur evakuasi, dan
keterlibatan simulasi, sedangkan faktor pendukung meliputi kesadaran risiko
dan partisipasi kebencanaan. Diperlukan strategi penguatan kapasitas
masyarakat serta kolaborasi dengan pemerintah dalam sistem peringatan dini
dan pelatihan rutin untuk mewujudkan ketangguhan terhadap banjir.
Kata kunci: Banjir, Kesiapsiagaan, Masyarakat


