Review Jurnal :Ekologi dan Pemanfaatan Nipah (Nypa fruticans) oleh Masyarakat di Kalimantan Barat
DOI:
https://doi.org/10.37304/bed.v7i1.26058Keywords:
Ekologi, Nipah, Kalimantan BaratAbstract
Nipah (Nypa fruticans) merupakan salah satu tumbuhan mangrove yang memiliki nilai ekologis dan ekonomis bagi masyarakat pesisir di Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan nipah oleh masyarakat serta peran ekologisnya berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur melalui pengumpulan data sekunder dari jurnal ilmiah, artikel penelitian, dan sumber pustaka yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa hampir seluruh bagian tanaman nipah dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan bangunan, kerajinan, pangan olahan, pengobatan tradisional, dan pupuk organik. Produk yang dihasilkan meliputi atap, kajang, sapu lidi, bakul, tikar, gula nipah, tepung, selai, dodol, fruit leather, dan permen jelly yang memiliki potensi meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir. Secara ekologis, nipah berperan penting dalam mendukung siklus nutrien ekosistem mangrove melalui proses dekomposisi pelepah yang melibatkan Arthropoda, bakteri, dan protozoa sebagai pengurai bahan organik. Nipah tumbuh optimal pada habitat estuari dengan salinitas rendah, suhu 27,3–29,3°C, pH 6,2–7,8, dan substrat lumpur berpasir. Selain itu, nipah memiliki kemampuan regenerasi dan adaptasi yang baik terhadap lingkungan pesisir. Namun, keberadaan ekosistem nipah berpotensi terancam oleh aktivitas antropogenik seperti konversi lahan menjadi tambak, perkebunan, dan permukiman. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan dan pemanfaatan nipah secara berkelanjutan untuk mendukung kelestarian ekosistem mangrove dan peningkatan ekonomi masyarakat pesisir.
Downloads
References
Afrizal, F., & Pato, U. (2017). Pemanfaatan buah nipah (Nypa fruticans) sebagai bahan baku pembuatan selai. JOM Fakultas Pertanian Universitas Riau, 4(1), 1–11.
Alfikri, A., Oramahi, H. A., & Muflihati, M. (2022). Pemanfaatan nipah (Nypa fruticans Wurmb) oleh masyarakat Desa Sepuk Laut Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Lingkungan Hutan Tropis, 1(1), 294–301.
Andriani, A., Marjanah, M., & Mawardi, M. (2024). Analisis karakteristik morfologi tumbuhan nipah (Nypa fruticans) berdasarkan habitat. EDUSOS: Jurnal Edukasi dan Sosial, 1(1), 1–5.
Destiana, D., Lestariningsih, S. P., & Dewantara, J. A. (2021). Utilization of nipah (Nypa fruticans) as food ingredient for improving the local economy of village community. Journal of Character Education Society, 4(2), 522–532. https://doi.org/10.31764/jces.v4i2.4354
Erdiyus, R., & Pato, U. (2017). Pemanfaatan buah nipah sebagai bahan pembuatan fruit leather dengan penambahan kulit buah naga merah. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Riau, 4(2), 1–14.
Fithria, D., Basri, H., Indra, I., & Muchlisin, Z. A. (2024). Density and distribution of nipah (Nypa fruticans) on the western coast of Aceh, Indonesia. Biodiversitas, 25(9), 2967–2973. https://doi.org/10.13057/biodiv/d250917
Ishaq, V. A., Sasmita, A. S., & Andriani, D. (2021). Substitusi tepung terigu dengan tepung buah nipah (Nypa fruticans) dalam pembuatan sugar dough. Hospitality and Gastronomy Research Journal, 3(1), 28–41.
Kartono, A. P., Ginting, A., & Santoso, N. (2008). Karakteristik habitat dan wilayah jelajah bekantan di hutan mangrove Desa Nipah Panjang Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat. Media Konservasi, 13(3), 1–6.
Khairi, I., Bahri, S., Ukhty, N., Rozi, A., & Nasution, M. A. (2020). Potensi pemanfaatan nipah (Nypa fruticans) sebagai pangan fungsional dan farmasetika. Jurnal Laot Ilmu Kelautan, 2(2), 119–128. https://doi.org/10.35308/jlaot.v2i2.3146
Mulyani, L., Junardi, J., & Kurniatuhadi, R. (2025). Frekuensi kehadiran arthropoda pada media dekomposisi pelepah nipah (Nypa fruticans) di kawasan mangrove Sungai Kakap Kalimantan Barat. Bioscientist: Jurnal Ilmiah Biologi, 13(2), 1469–1483. https://doi.org/10.33394/bioscientist.v13i2.14651
Puji Lestariningsih, S., Fernando Manurung, T., & Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura. (2022). Pendampingan masyarakat dalam pemanfaatan nipah sebagai olahan pangan di Desa Sungai Kupah, Kabupaten Kubu Raya. Buletin Al-Ribaath, 19(1), 130–136. https://doi.org/10.29406/br.v19i1.4043
Radam, R. M., Sari, N. M., & Lusyiani, L. (2019). Kajian nilai gizi tepung buah nipah (Nypa fruticans) sebagai tepung substitusi. Jurnal Hutan Tropis, 7(3), 293–301. https://doi.org/10.20527/jht.v7i3.7583
Selviansyah, S., Wardenaar, E., & Nurhaida. (2023). Pemanfaatan nipah oleh masyarakat di Dusun Tanjung Gunung Desa Sejahtera Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara. Jurnal Lingkungan Hutan Tropis, 2(3), 465–471.
Sembiring, E. R., & Trivana, L. (2024). Diversifikasi pangan lokal berbasis buah nipah untuk meningkatkan nilai tambah. Warta BSIP Perkebunan, 2(2), 12–19.
Shah, M. D., Kushadiwijayanto, A. A., & Nurrahman, Y. A. (2021). Struktur pola vegetasi mangrove di Desa Sungai Kupah Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. Jurnal Laut Khatulistiwa, 4(1), 56–63.
Subiandono, E., Heriyanto, N. M., & Karlina, E. (2011). Potensi nipah (Nypa fruticans) sebagai sumber pangan dari hutan mangrove. Buletin Plasma Nutfah, 17(1), 54–60. https://doi.org/10.21082/blpn.v17n1.2011.p54-60
Suparto, S., Oramahi, H. A., & Sisilia, L. (2019). Pemanfaatan nipah (Nypa fruticans) di Dusun Suka Maju Desa Sungai Sepeti Kecamatan Seponti Kabupaten Kayong Utara. Jurnal Hutan Lestari, 7(1), 229–236.
Syafina, H. A., Hartoko, A., & Purnomo, P. W. (2025). Ecological patterns of nipa palm (Nypa fruticans) in peatland mangroves of Eastern Sumatra. International Journal of Agriculture and Environmental Research, 11(5), 1376–1386.
Teo, S. W., Lok, A. F. S. L., Kurukulasuriya, B. R., & Tan, H. T. W. (2010). The status and distribution of the nipah palm (Nypa fruticans) in Singapore. Nature in Singapore, 3, 45–52.
Widowati, S., Nurfitriani, R. A., Sutrisno, E., Dewi, D. O., Ariani, M., Sayekti, W. D., Lestari, D. A. H., Syafani, T. S., Triyanti, R., & Wijaya, R. A. (2023). Diversifikasi pangan lokal untuk ketahanan pangan: Perspektif ekonomi, sosial, dan budaya. BRIN.
Williem, A., Kurniatuhadi, R., Setyawati, T. R., & Yanti, A. H. (2024). Undesirable microbial growth from the biodegradation process of nypa palm fronds supplemented with cellulolytic bacteria culture isolated from nypa palm worms (Namalycastis rhodochorde). Jurnal Biologi Tropis, 24(2), 113–118. https://doi.org/10.29303/jbt.v24i2.6724
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dinda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.











