Penyutradaraan Sendratari Putir Busu dan Bawi Sandah

Penulis

  • islamiyah islamiyah Universitas Palangka Raya
  • Ichyatul Afrom Universitas Palangka Raya
  • Marrisa Aulia Mayangsari Universitas Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.37304/jt.v6i2.24828

Kata Kunci:

Penyutradaraan, Sendratari, Putir Busu, Bawi Sandah

Abstrak

Penciptaan Sendratari Putir Busu dan Bawi Sandah bertujuan menyampaikan nilai moral sekaligus memperkenalkan legenda suku Dayak Ngaju Kalimantan Tengah agar budaya dan kearifan lokal tetap hidup dan diapresiasi. Karya ini merupakan ciptaan baru yang disusun secara konseptual melalui penerapan teknik dasar penyutradaraan untuk membangun kesatuan dramatik, kesinambungan makna, serta pengembangan karakter melalui akting dan gerak. Selain berfungsi sebagai wadah pengembangan budaya, karya ini juga diciptakan sebagai sumber motivasi serta inspirasi bagi seniman lainnya. Proses penciptaan berlandaskan teori seni pertunjukan menurut Ardini dan Seten, meliputi teori estetika, fungsional struktural, dan simbol, yang dianalisis menggunakan pendekatan penyutradaraan menurut penelitian Riantriano serta pengolahan karakter berdasarkan Misnawati dan Aswari. Sendratari ini diperankan oleh enam aktor dan dua belas penari, disusun dalam tiga adegan utama: prolog, konflik, dan penyelesaian. Pertunjukan menggunakan 13 pola bloking, 24 pola lantai, iringan musik audio berupa Mp3 dengan berdurasi 45 menit 20 detik, serta busana dan rias berciri budaya Dayak Ngaju sebagai penguat identitas budaya dan sumber inspirasi bagi seniman lain.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.
##doi.editor.displayName##: 10.37304/jt.v6i2.24828 DOI URL: https://doi.org/10.37304/jt.v6i2.24828
Lihat: 5 | ##article.downloads##: 2

Referensi

Endraswara, Suwardi. 2011. “Metode Pembelajaran Drama”. Yogyakarta : Caps Endraswara, Suwardi. 2014, Metode Pembelajaran Drama Apresias, Ekspresi, dan Pengkajian, Yogyakarta:CAPS

Hidayat, Ari. 2010. “Komonitas Dalam Pertunjukan Drama Antara Pengarang, Aktor, Dan Penonton”. Komunika : Jurnal Dakwah Dan Komunikasi

Hairuddin, Dirfantara. Radmila, K.D. 2017. “Hakikat Prosa Dan Unsur Unsur Cerita Fiksi”. Makasar : Universitas Musilim Indonesia

Kurniawan, Imam. 2023. “Nilai-Nilai Endidikan Karakter Pada Pertunjukan Sinlirik I Makadik Deang Rimaka Si Sanggar Seni Bontoramba Kabupaten” Gowa. UPT Perpustakaan Isi Yogyakarta

Lintang, A.D, Sarjiwo, Iswantara Nur. 2021. “Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Lengen Cerita Lakon Patine Arya Penangsang”. Insitut Seni Indonesia Yogyakarta

Misnawati, Answari. 2023. “Keindahan Sastra pada pertunjukan sendratari “ONRUST” sebagai Upaya mempertahankan ketahana budaya local”. Prosiding Seminar Nasional dan Internasional (HISKI).

Muchlas & Hariyanto. 2012. “Konsep Model Pendidikan Krakte”r. Bandung: Remaja rosdakarta

Nurfalah, Yasin. 2016. Urgensi Nilai-Nilai Pendidikan Krakter. Iait Kediri Pusposari, Wulan, Ansoriyah, dkk. 2022, Afresiasi Seni Teater Dalam Pngetahuan Pendidikan Krakter. ISSN : Jurnal Jendela Pendidikan

Prasmaji, B.A. 2008, Drama Konvensional. Jakarta : PN Balai Pustaka Riantriano, Nano. 2011. “Kitab Teater; Tanya Jawab Seputar Seni Pertunjukan: Jakarta : Grasindo

Unduhan

Diterbitkan

01-06-2026

Cara Mengutip

islamiyah, islamiyah, Afrom, I., & Mayangsari, M. A. (2026). Penyutradaraan Sendratari Putir Busu dan Bawi Sandah. Tambuleng, 6(2), 17–33. https://doi.org/10.37304/jt.v6i2.24828

Terbitan

Bagian

Tambuleng (Jurnal Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik)