PENGARUH WAKTU DAN POSISI PEMANGKASAN PUCUK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL MELON (Cucumis melo L. var. makuwa Makino)
EFFECT OF PRUNING TIME AND SHOOT POSITION ON GROWTH AND YIELD OF MELON (Cucumis melo L. var. makuwa Makino
DOI:
https://doi.org/10.36873/agp.v27i2.25855Keywords:
Chamoe, Cucumis melo, luas daun, pemangkasan pucuk, source-sinkAbstract
Pemangkasan pucuk (topping) merupakan teknik budidaya penting pada melon (Cucumis melo L. var. makuwa Makino) untuk mengoptimalkan keseimbangan source-sink melalui pemutusan dominansi apikal, namun efektivitasnya sangat bergantung pada waktu dan posisi pemangkasan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh interaksi dan mandiri waktu serta posisi pemangkasan pucuk terhadap pertumbuhan dan hasil melon Chamoe. Percobaan dilaksanakan di Korean Smart Greenhouse BBPP Ketindan, Malang (September–Desember 2025) menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial dengan dua waktu pemangkasan (33 dan 40 HST) dan tiga posisi pemangkasan (ruas ke-17, ke-20, dan ke-23 di atas buah), dalam enam kombinasi perlakuan dan empat ulangan. Parameter yang diamati meliputi luas daun, kemanisan buah, diameter buah, berat segar buah, kadar air, dan uji organoleptik (aroma, tekstur, rasa), dianalisis menggunakan ANOVA dan uji BNJ taraf 5%. Terdapat interaksi nyata pada luas daun dan berat segar buah: kombinasi 33 HST ruas ke-20 menghasilkan luas daun tertinggi (176,47 cm²), sedangkan kombinasi 40 HST ruas ke-20 menghasilkan berat segar buah tertinggi (632,81 g buah⁻¹). Kemanisan buah tidak menunjukkan interaksi nyata, namun dipengaruhi secara mandiri oleh masing-masing faktor: waktu pemangkasan 40 HST menghasilkan kemanisan tertinggi (10,90 °Brix), dan posisi ruas ke-20 menghasilkan kemanisan tertinggi (11,47 °Brix). Waktu pemangkasan berpengaruh nyata terhadap nilai rasa, dengan 40 HST menghasilkan skor kesukaan lebih tinggi, sementara diameter buah, kadar air, aroma, dan tekstur tidak berbeda nyata antarperlakuan.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik. 2024. Produksi Tanaman Buah-Buahan: Melon. Badan Pusat Statistik, Jakarta.
Badan Standardisasi Nasional. 2006. Petunjuk Pengujian Organoleptik dan atau Sensorik. SNI 01-2346-2006. Badan Standardisasi Nasional, Jakarta.
Bicamumakuba, E., Reza, M. N., Jin, H., Lee, K. H., and Chung, S. O. 2025. Multi-sensor monitoring, intelligent control, and data processing for smart greenhouse environment management. Sensors. 25(19) : 6134. doi:10.3390/s25196134.
Carsidi, D., Parso, S., Kharisun, K., and Febrayanto, C. R. 2021. Pengaruh media tumbuh dengan aplikasi irigasi tetes terhadap pertumbuhan dan hasil melon. Jurnal Agroteknologi. 8(1) : 68–83. doi:10.15575/9514.
[DAFF] Department of Agriculture, Fisheries and Forestry. 2023. Oriental Melon and Rockmelon Fruit from Korea: Biosecurity Import Requirements Final Report. Commonwealth of Australia. https://www.agriculture.gov.au/sites/default/files/documents/melons-from-korea-final-report.pdf [11 Jan 2026]
Dai, N., Cohen, S., Portnoy, V., Tzuri, G., Harel-Beja, R., Pompan-Lotan, M., and Schaffer, A. A. 2011. Metabolism of soluble sugars in developing melon fruit: a global transcriptional view of the metabolic transition to sucrose accumulation. Plant Molecular Biology. 76(1) : 1–18. doi:10.1007/s11103-011-9757-1.
Dono, D., Hidayat, Y., Sunarto, S. T., Meliansyah, R., and Widayani, N. S. 2024. Pemangkasan dan pemupukan tanaman buah jeruk siam dan buah naga sebagai fungsi perawatan tanaman dan pengendalian hama. Jurnal MASTA. 2(1) : 18–23. doi:10.24198/agrimasta.v2i1.59267.
Gonda, I., Bar, E., Portnoy, V., Lev, S., Burger, J., Schaffer, A. A., Tadmor, Y., Gepstein, S., Giovannoni, J. J., Katzir, N., and Lewinsohn, E. 2010. Branched-chain and aromatic amino acid catabolism into aroma volatiles in Cucumis melo L. fruit. Journal of Experimental Botany. 61(4) : 1111–1123. doi:10.1093/jxb/erp390.
Hippy, N. A., Musa, N., and Purnomo, S. H. 2023. Respon pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) terhadap persentase naungan. JATT: Jurnal Agroteknotropika. 12(1) : 43–52.
Izlin, B. R., Nurrachman, and Isnaini, M. 2022. Pengaruh topping dan pupuk majemuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil melon (Cucumis melo L.). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek. 1(1) : 57–65. doi:10.29303/jima.v1i1.1222.
Lim, M. Y., Choi, S. H., Choi, G. L., Kim, S. H., and Jeong, H. J. 2020. Growth and quality of muskmelon (Cucumis melo L.) as affected by fruiting node order, pinching node order and harvest time in hydroponics using coir substrate. Protected Horticulture and Plant Factory. 29(4) : 406–413. doi:10.12791/KSBEC.2020.29.4.406.
Rahmawati, F., Soedjarwo, D. P., and Pribadi, D. U. 2024. Pengaruh dosis pupuk NPK 16:16:16 dan konsentrasi pupuk plant catalyst terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.). Plumula: Berkala Ilmiah Agroteknologi. 12(2) : 94–108. doi:10.33005/plumula.v12i2.144.
Richad, A. D. and Aini, N. 2024. Pengaruh pemangkasan terhadap pertumbuhan dan produksi berbagai varietas cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Jurnal Produksi Tanaman. 12(11) : 541–547. doi:10.21776/ub.protan.2024.012.11.04.
Salsabila, N. A., Pribadi, D. U., and Makhziah. 2024. Pengaruh waktu pemangkasan pucuk pada fase vegetatif dan dosis pupuk guano terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Cucumis sativus L.). Plumula: Berkala Ilmiah Agroteknologi. 12(1) : 17–23. doi:10.33005/plumula.v12i1.136.
Won, D. Y., Choi, J. H., Baek, C. H., Park, N. Y., Kang, M. G., and Seo, Y. J. 2023. Monthly changes in fruit quality of Korean melon (Cucumis melo L. var. makuwa) cultivated in greenhouse. Journal of Bio-Environment Control. 32(3) : 249–258.
Zullharmi, Y., Tanari, and Mowidu, I. 2023. Pengaruh waktu dan panjang pemangkasan pucuk terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Agrovital: Jurnal Ilmu Pertanian. 8(2) : 198–204. doi:10.35329/agrovital.v8i2.4822.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 AgriPeat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








