Hama Dan Penyakit Anakan Balangeran (Shorea balangeran (Korth.) Burck) Di Persemaian Yayasan Borneo Orangutan Survival Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah

Pest And Disease of Balangeran Families (Shorea Balangeran Korth.) Burck) At the Borneo Orangutan Survival Oundation Nursery. Kapuas District

Penulis

  • Eritha Kristiana Firdara Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Palangka Raya
  • Johanna Maria Rotinsulu Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Palangka Raya
  • Martasya Syahnun Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Palangka Raya
  • Alpian Alpian Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Palangka Raya
  • Hendra Toni Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Palangka Raya
  • Rosdiana Rosdiana Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Palangka Raya
  • Penyang Penyang Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.36873/jht.v20i2.23548

Kata Kunci:

Identifikasi, Hama dan Penyakit, Persemaian, Balangeran

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis hama dan penyakit pada anakan Balangeran (Shorea balangeran (Korth.) Burck) dan menganalisis frekuensi serangan, intensitas serangan serta tingkat kerusakan yang disebabkan hama dan penyakit pada anakan balangeran di Persemaian Yayasan Borneo Orangutan Survival. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan metode acak sederhana (simple random sampling) dengan jumlah sampel sebanyak 400 semai balangeran. Hasil penelitian ditemukan jenis hama yang menyerang adalah Ulat bulu (Orgyia detrita), Belalang Kayu (Valanga nigricornis), Belalang Kukus Hijau (Atractomorpha crenulata), Walang sangit (Leptocorisa acuta Thunberg.) sedangkan untuk penyakit yaitu bercak daun yang disebabkan oleh patogen Colletotrichum acutatum, Colletotrichum gloeosporioides dan Nigrospora sp. Frekuensi serangan hama pada balangeran sebesar 30% dengan intensitas serangan sebesar 6%, Frekuensi serangan penyakit pada balangeran sebesar 43% dengan intensitas serangan sebesar 10,7%, Frekuensi serangan kombinasi pada balangeran sebesar 9% dengan intensitas serangan sebesar 1,7%.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.
##doi.editor.displayName##: 10.36873/jht.v20i2.23548 DOI URL: https://doi.org/10.36873/jht.v20i2.23548
Lihat: 45 | ##article.downloads##: 31

Unduhan

Diterbitkan

27-12-2025