Pedoman Penulis
Umum
Redaksi hanya menerima naskah yang belum pernah diterbitkan dan tidak sedang dalam proses penerbitan di jurnal/ terbitan ilmiah yang lain. Pemuatan dalam terbitan Jurnal Hutan Tropika untuk artikel yang ternyata telah/ sedang akan diterbitkan di jurnal/ terbitan ilmiah lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Bentuk Naskah
Jurnal Hutan Tropika menerima naskah dalam bentuk Hasil Penelitian (research papers) dan Naskah Ulasan (review papers) baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Hasil Penelitian harus ringkas, fokus pada hasil-hasil terbaru dan data. Jumlah tidak lebih dari 14 halaman cetak (maksimal 8.000 kata) dan dengan jumlah pustaka minimal 15 untuk Hasil Penelitian dan minimal 20 untuk Naskah Ulasan. Ulasan bersifat mengulas penelitian-penelitian terbaru pada topik khusus.
Pengiriman Naskah
Naskah dikirim secara online melalui website: https://e-journal.upr.ac.id/index.php/JHT
Alamat Redaksi Jurnal Hutan Tropika:
Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, Universitas Palangka Raya
Jalan Yos Sudarso, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, 73111
Alamat email: jhtrop@upr.ac.id
Kontak Info: 08125042765 - 081522656588 – 08112647787
Format Naskah
- Naskah diketik dengan 1 spasi pada kertas HVS kuarto (A4)
- Margin sisi kiri dan kanan 2 cm, margin sisi atas dan bawah 3 cm
- Penulisan naskah menggunakan huruf Times New Roman ukuran 12 point, tabel dan gambar 8 point
- Jumlah halaman maksimal 14 (maksimal 8000 kata)
- Nomor halaman diletakkan di ujung kanan bawah
- Gambar dan tabel ditempat pada bagian dimana seharusnya berada
Urutan Penyusutan Naskah
- Judul (maksimum 20 kata) : harus ringkas, spesifik, dan berkaitan. Ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Singkatan dan rumus agar dihindari sebisa mungkin
- Nama lengkap penulis (jangan disingkat)
- Afiliasi ditulis dengan lengkap (nama lembaga, alamat dan kode pos lembaga/ institusi)
- Nama dan e-mail penulis untuk korespondensi
- Abstrak dalam bahasa Inggris (maksimum 200 kata): ditulis dalam satu paragraf. Abstrak harus memberikan gambaran jelas dari isi keseluruhan naskah melalui penjelasan singkat dari tujuan, metoda, hasil-hasil utama penelitian dan kesimpulannya
- Kata kunci dalam bahasa Inggris (3 - 7 kata) : Hindari kata-kata atau istilah-istilah yang terlalu umum (misalnya kata ‘and’, ‘of’) dan tidak terlalu banyak menggunakan singkatan : hanya singkatan yang sangat umum bisa dipakai
- Abstrak dalam bahasa Indonesia (maksimum 200 kata) : ditulis dalam satu paragraf. Abstrak harus memberikan gambaran jelas dari isi keseluruhan naskah melalui penjelasan singkat dari tujuan, metoda, hasil-hasil utama penelitian dan kesimpulannya.
- Kata kunci dalam bahasa Indonesia (3 - 7 kata). Hindari kata-kata atau istilah-istilah yang terlalu umum (misalnya kata ‘dan’, ‘atau’) dan tidak terlalu banyak menggunakan singkatan : hanya singkatan yang sangat umum bisa dipakai.
- Pendahuluan : secara ringkas menjelaskan penelitian yang dilakukan dalam konteks yang luas dan arti pentingnya. Tujuan penelitian perlu ditegaskan dan bagaimana kemanfaatannya. Tema yang sedang diteliti harus diulas secara cermat dan pustaka-pustaka penting harus disitir. Penulisan dilakukan agar tetap bisa dibaca oleh peneliti lainnya yang awam terhadap tema yang diteliti. Tinjauan pustaka dan ringkasan hasil yang terlalu detail agar dihindari.
- Bahan dan Metode : bagian ini harus dibagi-bagi menjadi beberapa sub-bab yang mencakup waktu dan tempat; objek, alat dan bahan; dan prosedur penelitian. Penjelasan harus memadai sehingga peneliti lainnya bisa mengulang dan melakukan dengan hasil sama dengan yang dipublikasikan. Metode yang sudah dipublikasikan bisa diringkas dengan menyitir pustakanya: bila terdapat perubahan yang berarti maka harus dijelaskan secara detail.
- Hasil dan Pembahasan : bagian ini bisa dibagi-bagi lagi menjadi sub-bab dengan judul yang pendek dan informatif. Hasil, penafsiran, dan kesimpulan penelitian dijelaskan secara ringkas dan cermat. Pembahasan harus menyinggung pentingnya hasil penelitian pada kondisi sekarang atau hasil penelitian lainnya tetapi tanpa mengulang-ulang hasilnya. Temuan-temuan dan implikasinya harus dibahas dalam konteks yang lebih luas serta ditegaskan bagaimana untuk arah penelitian lanjutannya.
- Kesimpulan : berisi poin-poin penting dari hasil penelitian. Isi tidak boleh persis dengan yang ada di Abstrak, tetapi lebih menjelaskan hasil-hasil yang penting, kemungkinan penerapan, serta tindak lanjut penelitian ke depan.
- Ucapan Terima Kasih : bagian ini tidak wajib (opsional). Apabila diperlukan, ditulis institusi yang membiayai beserta skema/nomor hibahnya. Ucapan terima kasih juga berlaku untuk personel yang membantu bahan penelitian, keahlian, waktu selama penelitian tetapi tidak sebagai penulis.
- Daftar Pustaka : Menggunakan gaya penulisan Harvard Style.
Format Gambar
- Gambar (dalam format JPEG) serta keterangannya ditulis dalam bahasa Indonesia. Apabila sebuah gambar hanya berisi data yang sedikit, maka data tersebut disebutkan dalam teks.
- Foto (dalam format JPEG) harus memiliki kekontrasan dan resolusi yang jelas untuk foto berwarna maupun hitam-putih. Foto harus berkaitan dengan teks, diberi judul, dan dinomori.
- Ilustrasi: Dapat berupa gambar yang dibuat secara profesional baik dengan cara manual atau komputer. Bila ada gambar harus dalam format JPEG. Gambar grafik; maksimum lebar 8,5 cm dibuat dalam program Microsoft Excel. Angka dan huruf keterangan gambar menggunakan huruf bertipe Constantia ukuran 8 point.
Format Tabel
- Tabel serta keterangannya ditulis dalam bahasa Indonesia. Apabila sebuah tabel hanya berisi data yang sedikit, maka data tersebut disebutkan dalam teks.
- Angka dan huruf menggunakan huruf bertipe Times New Roman ukuran 8 point. Kepanjangan untuk singkatan yang ada dalam tabel diberikan keterangan di bawah tabel.
Penyitiran dalam teks
- Penulis harus memastikan pustaka yang disitir dalam teks sudah tercantum dalam Daftar Pustaka, demikian pula sebaliknya. Penyitiran mengacu pada format Harvard Style.
- Penyitiran secara umum dilakukan dengan memakai tanda kurung, contoh : Tiap hektar ekosistem mangrove dapat menyimpan karbon empat kali lebih banyak dibanding dengan ekosistem lainnya (Daniel et al. 2011). Penyitiran di atas lebih dianjurkan daripada: Menurut Daniel et al. (2011), Tiap hektar ekosistem mangrove dapat menyimpan karbon empat kali lebih banyak dibanding dengan ekosistem lainnya.
- Tanda ’&’ digunakan bila menyitir antara nama belakang penulis dalam tanda kurung : (Mayer & Koch 2007).
- Apabila penyitiran tidak dalam tanda kurung, maka digunakan kata ‘dan’ untuk memisahkan penulisnya : “ Nilai yang diperoleh penelitian ini lebih kecil dari nilai kayu Pinus taeda oleh Zicherman dan Thomas (1972).”
- Untuk penyitiran lebih dari 2 penulis, maka digunakan ‘et al.’ yang tidak dimiringkan : (Komiyama et al. 2008).
- Urutan penyitiran di dalam tanda kurung adalah dari pustaka yang lama sampai terbaru dan dipisahkan oleh tanda titik koma (;) misalnya (Siddique et al. 2012; Alemaheyu et al. 2014).
- Urutan penyitiran untuk penulis yang sama dipisahkan oleh tanda koma (,) misalnya (Widyorini et al. 2015, 2016; Umemura et al. 2014).
Bagian Daftar Pustaka
- Judul ditulis secara lengkap.
- Apabila lebih dari 10 penulis, maka menggunakan et al. (mis. Singarimbun M, et al.) sebagai pengganti semua penulisnya.
- Naskah yang masih dalam proses telaah dan komunikasi personal tidak bisa dimasukkan dalam Daftar Pustaka.
- Prosidings dan abstrak dari seminar bisa disitir apabila ada penerbit dan lokasinya (atau ada organisasi yang mengeluarkan dokumen tersebut).
- Penulisan daftar pustaka sesuai dengan APA Style. Disarankan menggunakan aplikasi Referensi Manager, seperti Mendeley atau Zotero atau EndNote. Contoh penulisan daftar pustaka sebagai berikut:
Artikel Jurnal
Format:
Nama belakang pengarang, inisial Tahun Publikasi, ‘Judul artikel’, Nama jurnal, vol(no), halaman.xxx-xxx
Contoh:
Sist, P, Picard, N & Gourlet-Fleury, S, 2021, ‘Sustainable forest management in the tropics’, Forest Ecology and Management, 496(1), hlm. 119-432.
Buku
Format:
Nama Belakang Pengarang, Inisial. tahun terbit, Judul buku (Edisi jika edisinya lebih dari satu), Tempat diterbitkan, Penerbit.
- Contoh buku dengan satu pengarang:
Indriyanto, 2021, Ekologi hutan, Edisi ke-3, Jakarta: Bumi Aksara. - Contoh buku dengan dua pengarang:
Husch, B & Beers, TW 1987, Forest mensuration, 3rd ed. New York: John Wiley & Sons. - Contoh buku dengan tiga pengarang:
Avery, T.E., Burkhart, H.E. & Bullock, B.P. 2018. Forest measurements. 6th ed. Long Grove, IL: Waveland Press.
Bab dalam Buku
Format:
Nama Belakang, Inisial tahun, Judul Bab, Dalam: Nama Editor (ed./eds.), Judul Buku, Kota: Penerbit, hlm. xx–xx.
Contoh:
Kartodihardjo, H, 2020. Kebijakan kehutanan Indonesia, Dalam: Nugroho, B. (ed.). Pengelolaan Hutan Berkelanjutan, Jakarta: IPB Press, hlm. 45–67.
Website
Format:
Nama pengarang atau editor atau penyusun Tahun, Judul Artikel, Nama lamam yang memuat (URL), Tanggal akses.
Contoh:
Food and Agriculture Organization 2024, Global Forest Resources Assessment. Tersedia pada: https://www.fao.org (Diakses: 15 Januari 2026).
Skripsi
Format:
Nama Belakang, Inisial Tahun. Judul Skripsi, Skripsi, Nama Universitas.
Contoh:
Pratama, R 2022, Analisis Produktivitas Pemanenan Kayu pada Hutan Tanaman Industri, Skripsi, Universitas Palangka Raya.
Tesis
Format:
Nama Belakang, Inisial, Tahun, Judul Tesis, Tesis, Nama Universitas.
Contoh:
Hidayat, A, 2021, Model Optimasi Perencanaan Jaringan Jalan Hutan, Tesis, Institut Pertanian Bogor.
Disertasi
Format:
Nama Belakang, Inisial, Tahun, Judul Disertasi, Disertasi, Nama Universitas.
Contoh:
Nugroho, B, 2019, Forest Governance and Sustainable Forest Management in Indonesia, Disertasi, Universitas Gadjah Mada.
Laporan Penelitian
Format:
Nama Belakang, Inisial, Tahun, Judul Laporan, Laporan Penelitian, Nama Institusi.
Contoh:
Noor, W., 2022, Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Pengelolaan Sampah di Kota Banjarmasin, Laporan Penelitian, Universitas Lambung Mangkurat.
Peraturan Perundang-undangan
Format:
Nama Organisasi, Tahun, Judul Laporan, Kota: Organisasi.
Contoh:
Republik Indonesia, 2007, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Jakarta: Republik Indonesia.
Laporan Organisasi Internasional
Format:
Nama Organisasi, Tahun, Judul Laporan, Kota: Organisasi.
Food and Agriculture Organization (FAO), 2024, The State of the World's Forests 2024: Forest-Sector Innovations Towards a More Sustainable Future, Rome: FAO.
Artikel Konferensi Online
Format:
Nama Belakang, Inisial, Tahun, Judul artikel, Dalam: Nama Konferensi. Tersedia pada: URL (Diakses: tanggal bulan tahun).
Contoh:
Smith, J. 2023. Forest road planning using GIS. Dalam: International Forestry Conference 2023. Tersedia pada: https://conference.org (Diakses: 10 Februari 2026).














