Heritabilitas Sifat Tinggi Pohon dan Diameter Batang Shorea balangeran (Korth.) Burck di Kebun Bibit Rakyat dan Shorea leprosula Miq di Kebun Benih Semai Universitas Palangka Raya

Heitability Of Tree Height and Stem Diameter of Shorea balangeran (Korth.) Burck In Community Nurseries And Shorea leprosula Miq in Sedling Seed Orchards and Community Nurseries of The University of Palangka Raya

Penulis

  • Muhammad Fadhil Amiruddin Sudomo Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Palangka Raya
  • Yosefin Ari Silvianingsih Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Palangka Raya
  • Chartina Pidjath Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Palangka Raya
  • Yopi Em Pindonta Alunmni Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian, Universitas Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.36873/jht.v20i2.23913

Kata Kunci:

Shorea balangeran, Shorea leprosula, Dipterocarpaceae, Uji ANNOVA

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk memperkirakan nilai heritabilitas sifat tinggi pohon dan diameter batang pada dua spesies Dipterocarpaceae, yaitu Shorea balangeran di Kebun Bibit Rakyat dan Shorea leprosula di Kebun Benih Semai Universitas Palangka Raya. Kedua spesies ini memiliki peranan penting sebagai penyusun hutan rawa gambut dan hutan dataran rendah, serta menjadi sumber kayu bernilai ekonomi. Parameter genetik yang diamati meliputi varians genotipe, varians lingkungan, varians fenotipe, dan nilai heritabilitas yang dihitung melalui analisis ragam (ANOVA) berbasis rancangan acak lengkap. Hasil analisis menunjukkan bahwa baik tinggi pohon maupun diameter batang pada dua spesies tersebut memiliki variasi yang lebih banyak dikendalikan oleh faktor genetik dibandingkan faktor lingkungan. Shorea balangeran menunjukkan nilai heritabilitas tinggi untuk tinggi pohon (86,18%) dan diameter batang (84,25%). Sementara itu, Shorea leprosula juga memiliki nilai heritabilitas tinggi untuk tinggi pohon (85,72%) dan diameter batang (88,53%). Nilai heritabilitas tinggi ini mengindikasikan bahwa sifat-sifat tersebut bersifat stabil dan dapat diturunkan, sehingga kedua spesies layak dijadikan sebagai sumber benih unggul dalam program pemuliaan pohon. Temuan ini menegaskan pentingnya pemilihan pohon plus dalam mendukung konservasi dan penyediaan benih berkualitas.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.
##doi.editor.displayName##: 10.36873/jht.v20i2.23913 DOI URL: https://doi.org/10.36873/jht.v20i2.23913
Lihat: 64 | ##article.downloads##: 34

Unduhan

Diterbitkan

27-12-2025