Evaluating the Growth Performance of Three Fast-Growing Species in Coal Mine Reclaimation in Aceh

Evaluasi Kinerja Pertumbuhan Tiga Spesies Pohon Cepat Tumbuh pada Lahan Reklamasi Tambang Batu Bara di Aceh

Penulis

  • Yosie Syadza Kusuma Department of Forestry, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University
  • Yuni Septia Riharja. TJ Department of Forestry, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University
  • Tuti Arlita Department of Forestry, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University
  • Ida Rosita Department of Forestry, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University
  • Laila Wijaya Department of Soil science, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University https://orcid.org/0009-0009-9091-2380

DOI:

https://doi.org/10.36873/jht.v20i2.24002

Kata Kunci:

Fast-growing tree species, Land rehabilitation, Post-mining reclamation, Reclamation strategies, Revegetation

Abstrak

Pertambangan batu bara memainkan peran penting dalam produksi energi global dan pengembangan regional, termasuk di Aceh, Indonesia, di mana operasi seperti PT. Mifa Bersaudara berkontribusi pada pasokan energi dan penciptaan lapangan kerja. Studi ini mengevaluasi keberhasilan revegetasi tiga spesies cepat tumbuh (Falcataria moluccana, Enterolobium cyclocarpum, dan Gmelina arborea) di area reklamasi pasca-pertambangan yang ditanam pada tahun 2017 dan 2018. Penanaman dilakukan dengan jarak tanam seragam 4 × 4 m di 27 petak (8 petak pada tahun 2017, 19 petak pada tahun 2018), masing-masing berukuran 20 × 20 m dan berisi 25 pohon per petak, dengan intensitas sampling 3%. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji ANOVA dua arah dengan Tukey HSD, uji t, dan uji Wilcoxon rank-sum. Hasil menunjukkan F. moluccana mencapai tinggi tertinggi (17,53 ± 24,75 m pada tahun 2017; 10,73 ± 2,88 m pada 2018) dan diameter (22,25 ± 8,12 cm pada 2017; 31,84 ± 11,59 cm pada 2018), diikuti oleh E. cyclocarpum, sementara G. arborea tumbuh lebih lambat. Tingkat kelangsungan hidup pohon yang ditanam tetap relatif tinggi pada kedua tahun penanaman, dengan 80,0 ± 19,0% pada tahun 2017 dan 70,2 ± 16,9% pada tahun 2018, dan analisis statistik menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan antara kedua tahun tersebut. Spesies yang tumbuh cepat meningkatkan tutupan kanopi, stabilisasi tanah, dan mikrohabitat, mendukung spesies yang tumbuh lebih lambat, dan kombinasi keduanya direkomendasikan untuk mengoptimalkan keberhasilan revegetasi jangka pendek dan ketahanan ekosistem jangka panjang di area yang terdegradasi.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.
##doi.editor.displayName##: 10.36873/jht.v20i2.24002 DOI URL: https://doi.org/10.36873/jht.v20i2.24002
Lihat: 97 | ##article.downloads##: 42

Diterbitkan

27-12-2025