Pemantauan Dinamika Land Surface Temperature dan Indeks Spektral (NDVI) Menggunakan Landsat ETM+ dan OLI/TIRS di Lanskap Jember Selatan
Monitoring Land Surface Temperature and Spectral Indices (NDVI) Dynamics Using Landsat ETM+ and OLI/TIRS in the Southern Jember Landscape
DOI:
https://doi.org/10.36873/jht.v20i2.24103Kata Kunci:
Land surface temperature, NDVI, Landsat, perubahan tutupan lahan, urban heat island, Lansekap, Jember SelatanAbstrak
Transformasi lanskap akibat urbanisasi yang cepat merupakan faktor utama perubahan iklim mikro di wilayah peri-urban. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika spasio-temporal suhu permukaan lahan (Land Surface Temperature/LST) serta hubungannya dengan kerapatan vegetasi (Normalized Difference Vegetation Index/NDVI) di lanskap Jember Selatan. Penelitian ini menggunakan citra satelit Landsat 7 ETM+ dan Landsat 8 OLI/TIRS periode 2001, 2013, dan 2025, untuk mengevaluasi pola termal wilayah dan variabilitas indeks vegetasi akibat perubahan tutupan lahan. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya transisi lanskap yang fundamental, di mana dominasi sawah menyusut drastis dari 66,4 ribu ha (2001) menjadi 13,8 ribu ha (2025), digantikan oleh ekspansi pemukiman yang mencapai 82,9 ribu ha. Perubahan ini memicu pembentukan fenomena surface urban heat island (SUHI) yang signifikan. Area pemukiman tercatat memiliki LST maksimum ekstrem mencapai 38,1°C pada tahun 2025, meningkat tajam dibandingkan periode awal studi. Analisis spektral mengonfirmasi bahwa peningkatan LST memiliki korelasi negatif dengan NDVI. Hal ini membuktikan bahwa hilangnya biomassa vegetasi dan peningkatan permukaan kedap air (impervious surface) akibat urbanisasi tak terkendali adalah pemicu utama pemanasan lingkungan di Jember Selatan. Hasil penelitian ini menekankan urgensi strategi tata ruang berbasis mitigasi iklim untuk keberlanjutan wilayah.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Rizqi I’anatus Sholihah, Rizki Auliansyah Putra, Lenalda Febriany Santosa, Krisologus Genesa Ruby Atmadja, Verlina Intan Wulandari, Basuki Rahman, Muflihatul Maghfiroh Islami, Monica Kusneti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.













