Sifat Fisika dan Mekanika Kayu Lamina Sengon (Paraserianthes falcataria) Dengan Jumlah Lapisan dan Jenis Perekat Yang Berbeda
Physical and Mechanical Properties of Sengon Laminated Wood (Paraserianthes falcataria) With Different Layer Numbers and Adhesive Types
DOI:
https://doi.org/10.36873/jht.v21i1.25318Kata Kunci:
kayu sengon, kayu lamina, jenis perekat, jumlah lapisan, sifat mekanikaAbstrak
Menurunnya ketersediaan kayu berdiameter besar mengimbangi meningkatnya permintaan kayu untuk konstruksi dan industri berbasis kayu. Paraserianthes falcataria, atau kayu sengon, adalah jenis yang banyak dibudidayakan di Indonesia yang tumbuh dengan cepat. Namun, kerapatan dan kekuatan mekaniknya yang rendah menghalanginya untuk digunakan sebagai bahan struktural. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana sifat fisika dan mekanika kayu sengon laminasi dipengaruhi oleh jumlah lapisan dan jenis perekat. Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor digunakan pada penelitian ini. Faktor-faktor tersebut meliputi jumlah lapisan (dua, tiga, atau empat lapisan) dan jenis perekat (polyvinyl acetate/PVAc atau polychloroprene/Fox). Kadar air, kerapatan, modulus elastisitas (MoE), modulus patah (MoR), dan keteguhan geser adalah beberapa parameter yang diamati. Nilai MoE kayu laminasi 32.632,40–42.144,14 kgf/cm2 dan nilai MoR 372,90–417,99 kgf/cm2. Kadar air kayu laminasi berkisar antara 14,87%–15,14%, menurut hasil penelitian. Kayu laminasi dua lapis dengan perekat PVAc memiliki keteguhan geser tertinggi (26,22 MPa). Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa, meskipun jumlah lapisan dan jenis perekat tidak benar-benar memengaruhi sifat fisika, ada kecenderungan untuk meningkatkan kinerja mekanika. Hasilnya menunjukkan bahwa teknologi laminasi memiliki kemampuan untuk meningkatkan sifat mekanika kayu sengon dan memungkinkannya digunakan dalam konstruksi ringan dan produk kayu rekayasa.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Abdul Rasyid Zarta, Maria Anggelina Medau, Syafi’i, Andi Yusuf, M. Fikri Hernandi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.














