Estimasi Stok Karbon Pada Tegakan Karet Di Atas Permukaan Tanah Kebun Sekolah: Studi Kasus Di SMKN 4 Sampit Kalimantan Tengah
Above-Ground Carbon Stock Estimation in Rubber Vegetation of School Gardens: A Case Study at SMKN 4 Sampit, Central Kalimantan
DOI:
https://doi.org/10.36873/jht.v21i1.25374Kata Kunci:
Biomassa di Atas Permukaan Tanah, Hevea brasiliensis, Kalimantan Tengah, Persamaan Alometrik Chave, Stok KarbonAbstrak
Hutan karet (Hevea brasiliensis Müll. Arg.) berperan penting dalam sekuestrasi karbon di kawasan tropis, termasuk lahan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi stok karbon biomassa di atas permukaan tanah (above-ground biomass/AGB) pada vegetasi karet di kebun sekolah SMKN 4 Sampit, Kalimantan Tengah, menggunakan persamaan alometrik Chave et al. (2005) dengan koreksi densitas kayu spesifik Hevea brasiliensis. Pengambilan data dilakukan pada tiga plot pengukuran berukuran 20 m × 20 m (400 m²) dengan total 58 pohon karet. Parameter yang diukur meliputi diameter setinggi dada (DBH) dan tinggi pohon. Hasil penelitian menunjukkan rerata AGB sebesar 25,37 ± 4,66 ton ha⁻¹ dan rerata stok karbon sebesar 11,92 ± 2,19 ton C ha⁻¹, yang setara dengan 43,73 ton CO₂e ha⁻¹. Stok karbon antarplot bervariasi, dengan Plot 2 tertinggi (14,43 ton C ha⁻¹) dan Plot 3 terendah (10,40 ton C ha⁻¹). Perbedaan ini dipengaruhi oleh variasi DBH, tinggi pohon, dan kerapatan tegakan. Nilai stok karbon ini konsisten dengan fase pertumbuhan karet menengah dan menunjukkan potensi simpanan karbon yang signifikan pada lahan pendidikan. Penelitian ini berkontribusi pada basis data karbon hutan tropis Indonesia dan mendukung implementasi program REDD+ di tingkat tapak.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Anung Rachmad Basuki, Petrus Poerwadi, Renhart Jemi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.














