Analisis Kesesuaian Material Kayu untuk Konstruksi Eksterior pada Lingkungan Tropis

Suitability Analysis of Wood Materials for Exterior Construction in Tropical Environments

Penulis

  • Fitria Cita Dirna Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis, Universitas Mulawarman https://orcid.org/0000-0002-2335-1191
  • Isna Yuniar Wardhani Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis, Universitas Mulawarman
  • Resta Rene Mondina Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis, Universitas Mulawarman
  • Adika Archie Rosandy Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis, Universitas Mulawarman
  • Dimas Syawaldi Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis, Universitas Mulawarman
  • Ali Fajrul Program Studi Kehutanan, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan Tropis, Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.36873/jht.v21i1.25489

Kata Kunci:

Kayu, Keawetan kayu, Konstruksi eksterior, Kesesuaian material, Lingkungan tropis

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian material kayu yang digunakan pada konstruksi eksterior di lingkungan tropis dengan mempertimbangkan fungsi structural, karakteristik material, serta tingkat paparan terhadap lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi visual pada beberapa objek bangunan berbasis kayu, meliputi rumah tinggal, kafe semi-terbuka, gazebo, dan monumen. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan identifikasi elemen konstruksi, kemudian diklasifikasikan berdasarkan jenis kayu, fungsi elemen, dan kesesuaian penggunaannya.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kayu dengan kelas kuat dan keawetan tinggi, seperti ulin (E. zwageri) dan bengkirai (Shorea laevis), dominan digunakan pada elemen struktural utama yang terpapar langsung oleh lingkungan luar, seperti kolom, balok, dan lantai decking. Sementara itu, kayu kelas sedang seperti meranti (Shorea spp.) dan kamper (Dryobalanops aromatica) lebih banyak digunakan pada elemen nonstruktural atau semi-eksterior dengan tingkat paparan yang lebih rendah. Selain itu, material alternatif seperti bambu dan kayu ringan digunakan pada elemen sekunder dengan pertimbangan efisiensi dan kemudahan konstruksi.

Penelitian ini menegaskan bahwa kesesuaian material kayu pada konstruksi eksterior ditentukan oleh interaksi antara sifat material, fungsi struktural, dan tingkat eksposur lingkungan. Studi ini memberikan dasar konseptual dalam pemilihan material kayu berbasis performa untuk mendukung konstruksi yang adaptif dan berkelanjutan di wilayah tropis

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.
##doi.editor.displayName##: 10.36873/jht.v21i1.25489 DOI URL: https://doi.org/10.36873/jht.v21i1.25489
Lihat: 9 | ##article.downloads##: 9

Unduhan

Diterbitkan

28-06-2026