Desain Agroforestri Pada Lahan Gambut Di Kota Palangka Raya Kalimantan Tengah
Agroforestry Design on Peat Land in Palangka Raya City, Central Kalimantan
DOI:
https://doi.org/10.36873/jht.v21i1.25841Kata Kunci:
Agroforestry, Lahan gambut, Desain sistem, Karakteristik biofisik, KeberlanjutanAbstrak
Lahan gambut di Kota Palangka Raya memiliki potensi untuk dikembangkan melalui sistem agroforestri berkelanjutan, namun pemanfaatannya masih menghadapi berbagai kendala biofisik seperti tingkat keasaman tinggi, variasi kedalaman dan kematangan gambut, serta fluktuasi tinggi muka air tanah. Penelitian ini bertujuan adalah (1) mengidentifikasi karakteristik biofisik lahan gambut (2) mengidentifikasi jenis tanaman yang cocok untuk Agroforestri pada lahan gambut dan (3) merancang desain agroforestri yang sesuai dengan kondisi tapak serta mendukung keberlanjutan ekologis masyarakat. Metode penelitian meliputi observasi lapangan, pengukuran kedalaman dan kematangan gambut, pengukuran tinggi muka air tanah, serta analisis kesesuaian jenis tanaman. Data dianalisis secara deskriptif untuk menentukan pola dan kombinasi tanaman yang adaptif terhadap kondisi gambut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan gambut di lokasi penelitian memiliki sifat masam dengan tinggi muka air tanah relatif dangkal dan kondisi kematangan gambut yang mempengaruhi pemilihan jenis tanaman. Desain agroforestri yang direkomendasikan berupa kombinasi tanaman kehutanan seperti Jelutung, Karet dan tanaman pertanian/perkebunan seperti Cabai, Tomat, dan sayur-sayuran, dalam pola campuran yang disesuaikan dengan karakteristik biofisik lahan. Sistem ini berpotensi meningkatkan produktivitas lahan, menjaga stabilitas tata air, serta mengurangi risiko degradasi dan kebakaran. Dengan demikian, agroforestri dapat menjadi alternatif pengelolaan lahan gambut yang produktif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di Kota Palangka Raya.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Josua Parlaungan Ujung

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.














