Analisis Eksperimental Kekuatan Sambungan Konvensional dan Futuristik dalam Konstruksi Furnitur
Experimental Analysis of Conventional and Futuristic Joint Strength in Furniture Construction
DOI:
https://doi.org/10.36873/jht.v21i1.26249Kata Kunci:
Uji tekan, Sambungan konvensional, Konstruksi furnitur, Sambungan futuristik, MDFAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kekuatan sambungan konvensional dan futuristik pada konstruksi furnitur berbahan MDF melalui uji tekan. Empat jenis sambungan sudut yang diuji meliputi biscuit lamello, minifix, isian kayu dan insert nut JCBC. Setiap jenis sambungan diuji dalam dua bentuk pembebanan menggunakan metode kompresi diagonal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sambungan futuristik insert nut JCBC dan sambungan konvensional isian kayu menghasilkan kekuatan tertinggi dalam menahan beban tekan, sedangkan sambungan futuristik minifix dan sambungan konvensional biscuit lamello menunjukkan performa kekuatan tekan terendah dalam menahan beban uji tekan baik pada skema pengujian bentuk A maupun skema pengujian bentuk L. Analisis statistik terhadap kerapatan dan kadar air MDF menunjukkan tidak adanya perbedaan signifikan diantara semua spesimen, sehingga perbedaan kekuatan tekan terutama dipengaruhi oleh jenis sambungan. Temuan ini memberikan rekomendasi praktis bagi pelaku industri furnitur dalam memilih sambungan yang optimal berdasarkan efisiensi dan kekuatan struktural, dengan isian kayu (sambungan konvensional) yang digunakan untuk knock up furniture dan insert nut JCBC (sambungan futuristik) yang digunakan untuk knock down furniture sebagai alternatif terbaik untuk sambungan konstruksi furnitur.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Soleh Muhamad

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.














