Pola Sebaran Titik Panas (Hot Spot) di Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) Provinsi Kalimantan Tengah. Studi Kasus Tahun 2015-2017

Yusuf Aguswan

Authors

  • Admin JHT

Keywords:

Kunci: Data MODIS, SIG, Tumpang Susun dan Aksessibilitas

Abstract

ABSTRAK
Kebakaran hutan merupakan salah satu bentuk gangguan ekologis yang makin sering
terjadi dekade ini. Kebakaran hutan dan kabut asap yang terjadi sepanjang Juni – Oktober
2015 di Indonesia, telah berdampak buruk bagi perekonomian nasional. Kebakaran
tersebut menghanguskan 2,6 juta hektarhutan dan lahan serta kerugian mencapai Rp 221
triliun. Pencegahan sejak awal perlu dilakukan dalam penanganan kebakaran hutan dan
lahan. Salah satunya alternatif pencegahan adalah dengan menggunakan teknologi
Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Pada kajian ini dilakukan di
Kawasan Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) Provinsi kalimantan Tengah. Dari hasil
analisis didapatkan hasil bahwa a) Data MODIS dan Perangkat Lunak Sistem Informasi
Geografis mempunyai kemempuan yang baik untuk melihat fenomena keruangan di
Kawasan Hidrologis Gambut (KHG) Provinsi Kalimantan Tengah; b) Sebaran Hotspot di
Kawasan Hidrologis Gambut (KHG) Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti pola
sebaran jaringan sungai dan jalan atau mengikuti aksessibilitas; c) Pola sebaran hotspot
di Kawasan Hidrologis Gambut (KHG) Provinsi Kalimantan Tengah berdasarkan
jaringan jalan adalah tersebar merata pada jarak 0 – 5.000 m dan menumpuk pada jarak >
5.000 m dan d) Pola sebaran hotspot di Kawasan Hidrologis Gambut (KHG) Provinsi
Kalimantan Tengah berdasarkan jaringan sungai adalah lebih banyak pada jarak 0 – 2000
m dan dan merata pada jarak 2001 m - > 5.000 m
Kata Kunci: Data MODIS, SIG, Tumpang Susun dan Aksessibilitas

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2019-10-31