UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU METE (Anacardium occidentale L.) PADA PERTUMBUHAN Streptococcus pyogenes DENGAN METODE DILUSI CAIR YANG DIUKUR MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER
DOI:
https://doi.org/10.37304/jkupr.v7i1.593Keywords:
Jambu Mete (Anacardium occidentale L.), Streptococcus pyogenes, SpektrofotometerAbstract
Jambu Mete (Anacardium occidentale L.) adalah salah satu tanaman yang memiliki potensi untuk menjadi tanaman obat sebagai antibakteri. Karena memiliki senyawa kimia yang memiliki sifat antibakteri seperti flavonoid, tanin, steroid, saponin, dan alkaloid. Faringitis merupakan peradangan dinding faring yang disebabkan virus, bakteri, alergi, dan trauma. Salah satu bakteri yang menyebabkan terjadinya faringitis adalah Streptococcus pyogenes. Mengetahui pengaruh ekstrak etanol daun Jambu Mete (Anacardium occidentale L.) dalam menghambat pertumbuhan Streptococcus pyogenes. Jenis penelitian ini adalah true experimental design dengan rancangan pretest-posttest control group design. Ekstrak etanol daun Jambu Mete pada konsentrasi 20%, 30%, 40%, 60%, dan 80% diuji aktivitas antibakterinya terhadap pertumbuhan Streptococcus pyogenes menggunakan metode dilusi cair yang kemudian diukur menggunakan spektrofotometer dengan Ampisilin sebagai kontrol positif dan DMSO (dimethyl sulfoxide) 10% sebagai kontrol negatif. Data penelitian dianalisis secara statistik menggunakan uji One Way Anova. Analisis secara statistik menggunakan One Way Anova ekstrak etanol daun Jambu Mete terdapat perbedaan bermakna, dengan nilai hambat tertinggi pada konsentrasi 20% sebesar 50% dan terendah pada konsentrasi 30% sebesar 10%. Ekstrak etanol daun Jambu Mete dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus pyogenes pada konsentrasi 20%, 30%, 40%, 60%, dan 80%, dengan konsentrasi efektifnya 20%.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Jurnal Kedokteran Universitas Palangka Raya
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.