Pengaruh Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Terhadap Sikap Demokratis Siswa SMA Negeri Se Kota Palangka Raya

(Survey Terhadap Siswa Kelas XI SMA Negeri di Kota Palangka Raya)

Authors

  • Eddy Lion FKIP, Universitas Palangka Raya
  • Rinto Alexandro FKIP, Universitas Palangka Raya

Keywords:

Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), Sikap Demokratis

Abstract

Fakta yang terjadi di dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara fakta miris sering kita lihat dimana kekerasan yang terjadi banyak juga dilakukan oleh pelajar. Hal ini sesuai dengan data yang diperoleh dan dihimpun dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tanggal 27 September 2012, kasus tawuran pada 2010 ada sebanyak 102 kasus. Tahun 2011 sebanyak 96 kasus. Sementara, sejak Januari hingga Agustus 2012 kasus tawuran pelajar sudah terjadi sebanyak 103 kali. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survey ekplanasi, yaitu penjelasan penelitian yang menggunakan kuisioner atau daftar pertanyaan yang ditunjukan kepada responden. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas XI Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri di Kota PalangkaRaya. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1.660 orang siswa SMA Negeri di Kota Palangka Raya. Sedangkan sampel minimum sebanyak 322 orang siswa SMA Negeri. Angket yang disebar 850, sedangkan angket yang kembali sejumlah 700 angket. Berdasarkan data yang diperoleh melalui  penyebaran angket menunjukan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) sebagai variabel X berpengaruh positif. Masing-masing indikator variabel X yaitu X1 kecerdasan warganegara (civic intelligence) berpengaruh 0,5969 kategori sedang. X2 tanggungjawab warganegara (civic responsibility) berpengaruh 0,8354 dengan kategori sangat kuat. Sedangkan indikator X3 parisipasi warganegara (civic participation) berpengaruh 0,6867 dengan kategori kuat. Pendidikan kewarganegaraan (PKn) yang meliputi kecerdasan warganegara (civic intelligence) atau X1, tanggungjawab warganegara (civic responsibility) atau X2, partisipasi warganegara (civic participation) atau X3 berpengaruh positif terhadap sikap demokratis (Y) siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri se-Kota Palangka Raya. Hal ini dapat dilihat dari p-value untuk ketiga variabel X1, X2 dan X3 secara berturut-turut 0,001; 0,000; 0,001 yang lebih kecil daria = 5%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Cipto. 2002. Pendidikan Kewarganegaraan (Civic Education). Yogyakarta: LP3 UMY.

Prasetyo, Irawan. 2005. Metode Penelitian. Jakarta: Universitas Terbuka.

Riduwan. (2004). Metode & Teknik Menyusun Tesis. Bandung: Alfabeta.

Sapriya, dkk. 2004. Pendidikan Kewarganegaraan: Model Pengembangan Materi dan Pembelajaran. Bandung: Laboratorium PKn FPIPS-UPI.

Somantri. 2001. Menggagas Pembaharuan Pendidikan IPS. Bandung: PT. Remaja Posdakarya.

Sugiyono. (2004). Statistika untuk Penelitian. Bandung : Alfabeta.

Sukadi, I Wayan. 2006. Pendidikan Kewarganegaraan Sebagai Pendidikan Demokrasi Berbasis Kompetensi Untuk Sekolah Dalam Rangka “Nation and Character Building” dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran. Bandung: Laboratorium PKn FPIPS-UPI.

Tim Pustaka Setia. UUD RI 1945. Bandung: Pustaka Setia

Taniredja, Tukiran, dkk (Tim Nasional Dosen PKn). 2010. Pendidikan Kewarganegaraan (Paradigma Terbaru untuk Mahasiswa). Bandung: Alfabeta.

Tim Redaksi Fokusmedia. 2003. Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Bandung: Fokusmedia.

Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Guru dan Dosen disertai pasal-pasal penjelasannya. (2007). Yogyakarta: Tim Pustaka Merah Putih.

Wawan, Junaidi. 2011. Pengertian Sikap menurut Para Ahli. http://wawan-junaidi.blogspot.com/2011/12/pengertian-sikap-menurut-para-ahli.html

Winataputra, Udin S. 2001. Jati Diri Pendidikan Kewarganegaraan sebagai Wahana Sistematik Pendidikan Demokrasi (Suatu Kajian Konseptual dalam Konteks Pendidikan IPS), Bandung: UPI

Winataputra, Udin S. 2006. Materi dan Pembelajaran PKn di SD. Jakarta: Universitas Terbuka.

Winataputra, Udin S. 2009. Pembelajaran PKn di SD. Jakarta: Universitas Terbuka.

--------------, (2004). Undang-Undang Sistem Pendidikan. Jakarta : Guna Grafika.

--------------, (2006). Kurikulum KTSP, Standar Kompetensi Mata Pelajaran Ekonomi Sekolah Menengah Atas & Madrasah Aliyah. Jakarta.

--------------, (2006). Belajar Mudah Penelitian untuk Guru-Karyawan dan Peneliti Pemula. Bandung: Alfabeta.

-------------, (2007). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2014-12-10