DAMPAK DISTRAKSI DIGITAL TERHADAP WORKING MEMORY DAN KONSENTRASI BELAJAR MAHASISWA: STUDI LITERATUR

Authors

  • Ernia Sajaka Universitas Islam Negeri Salatiga

DOI:

https://doi.org/10.36873/jph.v22i1.26391

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan mahasiswa dan menghadirkan berbagai bentuk distraksi yang berpotensi memengaruhi fungsi kognitif selama proses belajar. Kajian ini bertujuan menganalisis dampak distraksi digital terhadap working memory dan konsentrasi belajar mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka sistematis terhadap 16 sumber ilmiah yang diterbitkan antara 2021 hingga 2026, diperoleh dari Google Scholar dan portal jurnal SINTA berdasarkan kriteria relevansi tematik dan kualitas metodologis. Data dianalisis menggunakan teknik analisis konten tematik lintas-studi. Hasil kajian menunjukkan bahwa distraksi digital, seperti notifikasi media sosial, aktivitas multitasking digital, dan perilaku cyberslacking, dapat meningkatkan beban kognitif sehingga mengganggu kapasitas working memory dan menurunkan konsentrasi belajar mahasiswa. Kondisi tersebut menyebabkan proses penyimpanan, pengolahan, dan pemahaman informasi akademik menjadi kurang optimal. Selain itu, penggunaan media sosial yang berlebihan serta kecenderungan prokrastinasi digital turut memperbesar risiko gangguan perhatian selama kegiatan belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan penggunaan teknologi digital secara bijak, disertai kesadaran individu dan dukungan lingkungan akademik yang kondusif, diperlukan untuk menjaga fungsi kognitif dan meningkatkan efektivitas pembelajaran mahasiswa.

Downloads

Download data is not yet available.
DOI: 10.36873/jph.v22i1.26391 DOI URL: https://doi.org/10.36873/jph.v22i1.26391
Views: 0 | Downloads: 0

Downloads

Published

2026-07-04

How to Cite

Sajaka, E. (2026). DAMPAK DISTRAKSI DIGITAL TERHADAP WORKING MEMORY DAN KONSENTRASI BELAJAR MAHASISWA: STUDI LITERATUR. JURNAL PENDIDIKAN DAN PSIKOLOGI PINTAR HARATI, 22(1). https://doi.org/10.36873/jph.v22i1.26391