KONDISI KELIMPAHAN FITOPLANKTON DI SUNGAI MENTAYA DESA PALANGAN DAN DESA RASAU TUMBUH KECAMATAN KOTA BESI KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.36873/jtf.v21i2.23014Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komposisi, kelimpahan, serta struktur komunitas fitoplankton di Sungai Mentaya, Desa Palangan dan Desa Rasau Tumbuh, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan September 2025 di tiga stasiun, yaitu bagian hulu (AB1), tengah (AB2), dan hilir (AB3). Analisis fitoplankton dilakukan di Laboratorium Manajemen Sumberdaya Perairan, sedangkan analisis kualitas air dilakukan di Laboratorium Dasar dan Analitik Universitas Palangka Raya. Hasil identifikasi menunjukkan terdapat 7 divisi fitoplankton, yaitu Chlorophyta, Cyanophyta, Chrysophyta, Euglenophyta, Bacillariophyta, Cryptophyta, dan Pyrrophyta. Kelimpahan tertinggi terdapat pada Stasiun AB1 dengan 661 individu/L dan terendah pada Stasiun AB3 dengan 369 individu/L. Jumlah taksa terbanyak dijumpai di Stasiun AB2 (13 taksa) dan paling sedikit di Stasiun AB3 (9 taksa). Nilai indeks keanekaragaman (H’) berkisar antara 2,032–2,476 yang termasuk kategori sedang hingga tinggi, indeks keseragaman (E) 0,925–0,966 yang menunjukkan penyebaran jenis relatif merata, serta indeks dominasi (D) 0,093–0,160 yang menandakan tidak ada jenis yang mendominasi secara signifikan. Faktor kualitas air seperti suhu (27,3–27,9 ℃), pH (7,29–7,44), kadar nitrat (0,13–0,15 mg/L), dan fosfat (<0,01 mg/L) masih berada pada kisaran yang mendukung pertumbuhan fitoplankton. Secara keseluruhan, Sungai Mentaya tergolong produktif dengan komunitas fitoplankton yang stabil, sehingga dapat dijadikan bioindikator dalam menilai kesuburan perairan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JOURNAL OF TROPICAL FISHERIES

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







