KOMPOSISI JENIS IKAN DAN HUBUNGAN PANJANG-BERAT HASIL TANGKAPAN SELAMBAU DI SUNGAI RUNGAN KOTA PALANGKA RAYA

Authors

  • Suryani Rajagukguk
  • Anang Najamuddin
  • Tutwuri Handayani
  • Yuli Ruthena
  • Zakiah

DOI:

https://doi.org/10.36873/jtf.v20i2.24734

Keywords:

Komposisi Ikan, Hubungan Panjang–Berat, Selambau, Sungai Rungan

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus di Sungai Rungan, Kota Palangka Raya, dengan tujuan menganalisis komposisi jenis ikan serta hubungan panjang–berat ikan hasil tangkapan menggunakan alat tangkap selambau. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei melalui pengamatan dan pengambilan data secara langsung di lapangan. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan alat tangkap selambau dengan ukuran mata jaring 0,05 cm pada tiga stasiun pengamatan selama enam kali sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total hasil tangkapan terdiri atas 44 jenis ikan yang tergolong dalam 18 famili. Ikan yang paling dominan tertangkap adalah ikan lais bulu (Kryptopterus limpok) dengan persentase sebesar 37,3%. Analisis hubungan panjang–berat ikan lais bulu menunjukkan nilai koefisien pertumbuhan (b) < 3 pada seluruh stasiun pengamatan, baik pada ikan jantan maupun betina. Persamaan regresi hubungan panjang–berat pada Stasiun 1 diperoleh W = 0,9181L¹·⁰²⁰⁵ (betina) dan W = 0,3361L¹·⁸²⁵¹ (jantan); Stasiun 2 W = 0,8160L¹·⁰⁹³¹ (betina) dan W = 0,4749L¹·⁵⁵³⁴ (jantan); serta Stasiun 3 W = 0,6767L¹·³⁴⁵⁵ (betina) dan W = 0,3361L¹·⁸⁴³³ (jantan). Pola pertumbuhan ikan lais bulu di Sungai Rungan tergolong allometrik negatif, yang menunjukkan bahwa pertambahan panjang tubuh lebih cepat dibandingkan pertambahan berat. Analisis faktor kondisi menunjukkan bahwa 15,9% ikan berada dalam kondisi montok, sedangkan 84,1% berada dalam kondisi pipih.

Downloads

Download data is not yet available.
DOI: 10.36873/jtf.v20i2.24734 DOI URL: https://doi.org/10.36873/jtf.v20i2.24734
Views: 16 | Downloads: 0

Downloads

Published

25-09-2025