PENGARUH RADIASI SINAR GAMMA TERHADAP KERAGAMAN GENETIK TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) M4 VARIETAS BAUJI UNTUK PERBAIKAN VARIETAS
Authors
Irfan Satria Anpama
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”
Ida Retno Moeljani
Universitas Pembangunan Nasional
Juli Santoso
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”
Keywords:
Mutasi, radiasi sinar gamma, perbaikan varietas.
Abstract
sangat dibutuhkan oleh masyarakat dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi di Indonesia. Upaya peningkatan produktivitas dan kualitas bawang merah terus dilakukan melalui program pemuliaan tanaman. Salah satu upaya pemuliaan tanaman bawang merah dilakukan melalui pemuliaan mutasi yaitu dengan tujuan memperbaiki varietas Bauji agar berdaya hasil tinggi, berkualitas baik dan tahan terhadap hama dan penyakit utama. Salah satu faktor yang berperan dalam peningkatan produksi bawang merah adalah varietas unggul. Untuk perakitan varietas unggul perlu adanya perluasan keragaman genetik, dimana salah satunya dapat dilakukan dengan mutasi radiasi. Dengan mutasi radiasi aksan tercipta keragaman genetik baru sehingga memberikan kesempatan lebih banyak untuk melakukan seleksi. Mutasi adalah suatu proses dimana gen mengalami perubahan atau segala macam tipe perubahan bahan keturunan yang menyebabkan perubahan fenotip yang diwariskan dari satu ke generasi berikutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai keragaman genetik dan heritabilitas pada karakter agronomi tanaman bawang merah varietas bauji dengan perlakuan radiasi sinar gamma 60CO. Iradiasi sinar gamma 60Co berpengaruh terhadap karakter pertumbuhan dan hasil pada tanaman bawang merah varietas Bauji generasi keempat. Perlakuan iradiasi dengan dosis 4 Gy (B4) memiliki hasil yang lebih baik pada parameter panjang tanaman, jumlah daun, diameter umbi, dan jumlah anakan dari tanaman kontrol atau tanpa iradiasi
Anpama, I. S. ., Moeljani, I. R. ., & Santoso, J. . (2022). PENGARUH RADIASI SINAR GAMMA TERHADAP KERAGAMAN GENETIK TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) M4 VARIETAS BAUJI UNTUK PERBAIKAN VARIETAS. Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian, 15(2), 59–65. Retrieved from https://e-journal.upr.ac.id/index.php/aev/article/view/3903