Padi Gogo Beras Merah, Potensi Hasil, Sistem Tanam
Abstract
Padi merupakan komoditas pangan utama yang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Pengembangan padi gogo merupakan salah satu alternatif sebagai pemenuhan pangan. Selain menggunakan varietas unggul perbaikan budidaya berupa sistem tanam adalah satu faktor yang dapat meningkatkan produksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi hasil padi gogo beras merah dengan berbagai sistem tanam di Desa Siabu Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Mei 2026 di Desa Siabu, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang di uji yaitu jajar legowo 2:1, jajar legowo 4:1, dan sistem tanam tegel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem tanam berpengaruh nyata pada komponen pertumbuhan dan hasil seperti jumlah anakan total, jumlah anakan produktif, panjang malai, jumlah gabah isi per malai, persentase gabah hampa dan produksi gabah per petak sedangkan pada tinggi tanaman dan berat 1.000 butir tidak berpengaruh nyata. Sistem tanam Jajar legowo 2:1 memberikan hasil yang tertinggi yaitu 3,87 kg/petak.
Harahap, S., Ginting, N., Sipahutar, L. W., & Nasution, F. E. (2026). POTENSI HASIL PADI GOGO BERAS MERAH LOKAL DENGAN BERBAGAI SISTEM TANAM DI DESA SIABU KABUPATEN MANDAILING NATAL. Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian, 20(1), 14 – 21. https://doi.org/10.36873/aev.v20i1.23305