PENGEMBANGAN IKM PADI BERKELANJUTAN DI KABUPATEN KAPUAS: PENDEKATAN ANALISIS SWOT TERHADAP PELUANG DAN TANTANGAN AGROINDUSTRI LOKAL
Authors
Rakha Satya Idsan
Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Universitas Palangka Raya
Evi Faridawaty
Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Universitas Palangka Raya
Hartono A
Program Studi Teknologi Industri Pertanian, Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, Universitas Palangka Raya
Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor internal dan eksternal serta merumuskan strategi pengembangan IKM padi di Kabupaten Kapuas. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan analisis IFAS, EFAS, dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IKM padi memiliki kekuatan berupa ketersediaan lahan yang luas, kualitas padi yang unggul, dukungan pemerintah, dan lokasi yang strategis, namun masih menghadapi kendala teknologi, kualitas SDM, akses pasar, dan permodalan. Nilai IFAS sebesar 0,78 menunjukkan kondisi internal yang kuat, sedangkan nilai EFAS sebesar -0,32 menunjukkan bahwa ancaman eksternal lebih dominan dibandingkan peluang. Hasil analisis SWOT menempatkan IKM padi pada Kuadran II (Strength-Threat), sehingga strategi yang direkomendasikan adalah memanfaatkan kekuatan internal untuk menghadapi ancaman melalui inovasi produk, penerapan teknologi pascapanen, dan penguatan kelembagaan petani guna meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha.
Idsan, R. S., Faridawaty, E., & A, H. (2026). PENGEMBANGAN IKM PADI BERKELANJUTAN DI KABUPATEN KAPUAS: PENDEKATAN ANALISIS SWOT TERHADAP PELUANG DAN TANTANGAN AGROINDUSTRI LOKAL. Agrienvi: Jurnal Ilmu Pertanian, 20(1), 37 – 47. https://doi.org/10.36873/aev.v20i1.26234