Author Guidelines

INFORMASI UMUM

Dalam proses review, Jurnal METRIC menerapkan One Round Blind Peer Review oleh dua reviewer atau two round blind Peer Review.

  1. Pengiriman naskah dalam BAHASA INDONESIA ATAU BAHASA INGGRIS.
  2. Jurnal METRIC sangat menghindari plagiarisme. Kami merekomendasikan untuk mengirimkan hasil Turnitin terhadap naskah sebagai file tambahan.
  3. Setiap naskah yang diterima akan diterbitkan dalam sistem jurnal akses terbuka UPR.
  4. Penulis yang naskahnya diterbitkan tidak akan mendapatkan honor dari penerbit.
  5. Penulis yang naskahnya diterima tidak akan dikenakan biaya.
  6. Naskah yang ditolak atau tidak diterima diperbolehkan untuk diajukan ke jurnal lain yang relevan.
  7. Jika tidak ada hasil Turnitin terhadap naskah, Editor akan melakukan pemeriksaan plagiarisme pada setiap naskah yang dikirimkan. Plagiarisme di atas 60% akan langsung ditolak. Artikel yang diterbitkan harus memiliki tingkat kemiripan di bawah 25% dalam uji similarity menggunakan Turnitin.

GAYA PENULISAN DAN TEMPLATE NASKAH

Silakan lihat Template Naskah.

KEBIJAKAN EDITORIAL DAN PROSES BISNIS NASKAH

Silakan lihat Kebijakan Editorial.

TEMPLATE ARTIKEL

Untuk mempercepat proses review dan penyuntingan tata letak, Editor berharap penulis mengikuti template dari Jurnal METRIC (Mathematics, Education, Teaching, Research, Innovation, and Curriculum), sebagai berikut:

ATURAN UMUM

  1. Naskah ditulis menggunakan font
  2. Dalam penulisan daftar pustaka, silakan menggunakan reference manager, seperti Mendeley atau EndNote. Sitasi dan daftar pustaka ditulis dalam format APA yang memiliki setidaknya 4 referensi untuk setiap kata kunci dalam judul.
  3. Tidak ada penomoran dalam naskah.

ATURAN KHUSUS

Naskah harus terdiri atas Judul, Abstrak, Pendahuluan, Metode, Hasil dan Pembahasan, serta Kesimpulan. Pada bagian Hasil dan Pembahasan, setidaknya terdapat subjudul Hasil, Pembahasan, Implikasi, dan Keterbatasan.

JUDUL

Judul ditulis dengan kalimat yang jelas dan ringkas, terdiri atas tidak lebih dari 16 kata. Judul ditulis dengan format Capitalize Each Word, kecuali kata penghubung seperti di-, untuk-, and, serta frasa serupa. Judul ditempatkan di tengah, dengan spasi tunggal, menggunakan font ... ukuran 14, dan dicetak tebal. Untuk kata-kata asing, penulisannya dicetak miring.

Nama penulis ditulis tanpa gelar akademik.

ABSTRAK

Abstrak diawali dengan kalimat yang menjelaskan GAP penelitian. Selanjutnya, abstrak dilanjutkan dengan tujuan penelitian, metode penelitian, hasil, dan kesimpulan. Pada akhir abstrak, implikasi penelitian perlu dinyatakan. Abstrak ditulis secara singkat, tidak lebih dari 200 kata untuk masing-masing versi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Ditulis menggunakan font ... ukuran 10 pt. Abstrak dalam bahasa Indonesia tidak diperlukan bagi penulis dari luar Indonesia. Kata kunci ditulis setelah abstrak menggunakan istilah bahasa Inggris, terdiri atas 3–5 kata kunci. Jika Anda adalah penulis dari luar negeri, abaikan penulisan abstrak dalam bahasa Indonesia. Identitas penulis dapat dikosongkan untuk keperluan blind review. Pada akhir abstrak, tuliskan 1 kalimat yang menjelaskan implikasi penelitian atau penelitian selanjutnya di masa depan.

PENDAHULUAN

Pendahuluan sebanyak 15-25% dari total panjang teks. Pendahuluan berisi latar belakang penelitian yang disusun secara argumentatif dari fenomena penelitian, kondisi ideal, kondisi nyata, kesenjangan antara kondisi ideal dan kondisi nyata, sedikit kerangka teoretis, hasil penelitian terdahulu, gagasan atau pendekatan yang ditawarkan, urgensi penelitian, dan kontribusi penelitian. Pendahuluan diakhiri dengan rumusan masalah atau pertanyaan penelitian. Kerangka teoretis harus diperkuat oleh hasil penelitian empiris, sedangkan referensi yang digunakan untuk menjelaskan teori utama diutamakan berasal dari sumber primer. Untuk menunjukkan kebaruan penelitian, penulis harus membandingkan penelitian yang dilakukan dengan penelitian relevan dalam beberapa tahun terakhir. Pendahuluan harus mampu menjelaskan kontribusi penelitian ini dalam bidang yang dikaji.

Untuk referensi kerangka teoretis, editor merekomendasikan penggunaan referensi primer, seperti Brousseau, Bruner, Vygotsky, Thorndike, dan sebagainya (Brousseau, 2002b, 2002a; Bruner, 1964; Thorndike, 1914; Vygotsky, 1978). Untuk memastikan kebaruan penelitian, Anda harus membandingkan penelitian Anda dengan penelitian dalam beberapa tahun terakhir.

METODE

Bagian ini berisi metode penelitian yang digunakan. Metode sebanyak 10-15% dari keseluruhan naskah. Penulisan metode sangat bergantung pada jenis penelitian yang dilakukan.

Dalam penelitian kuantitatif, penulis harus menjelaskan desain penelitian, variabel atau konstruk yang diteliti, subjek atau sampel penelitian, serta teknik pengumpulan dan analisis data yang digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian. Setiap tahapan analisis harus memiliki tujuan yang jelas dan berkaitan langsung dengan pertanyaan penelitian. Penyajian desain dan tahapan penelitian menggunakan graphic organizer sangat direkomendasikan.
Dalam penelitian kualitatif, penulis dapat menjelaskan fokus penelitian yang dilakukan, apakah mencari karakteristik subjek atau mendeskripsikan fenomena. Pada bagian ini, tuliskan tahapan penelitian Anda sehingga pertanyaan penelitian dapat dijawab.
Dalam penelitian pengembangan atau PTK, penulis harus menuliskan langkah-langkah pengembangan dan target pada setiap tahap. Misalnya, jika penelitian menggunakan metode ADDIE, Anda harus menjelaskan tujuan dari setiap langkah. Jika pada tahap Analisis tujuan Anda adalah memahami fenomena, maka pada hasil Anda harus menjelaskan fenomena apa yang terjadi. Penyajian tahapan penelitian menggunakan graphic organizer sangat direkomendasikan.

Metode ditulis dalam bentuk paragraf dan paling tidak memuat 1) peserta penelitian (dan karakteristiknya seperti lokasi, kebiasaan masyarakat, lingkungan, dan budaya); 2) instrumen; 3) pengumpulan data; 4) analisis data. Dalam penelitian kualitatif, Editor akan meminta penulis untuk mempertahankan apa yang disebut sebagai trustworthiness data kualitatif (Lemon & Hayes, 2020; Stahl & King, 2020).

HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil minimal sebanyak 65% dari naskah

Hasil

Dalam bagian Hasil, penulis diminta memberikan gambaran umum kepada pembaca untuk mengingatkan mereka mengenai pentingnya penelitian yang dilakukan dan memberikan analisis kritis terhadap temuan utama penelitian.

Penulisan hasil penelitian bergantung pada jenis penelitian. Untuk Penelitian Pengembangan, tuliskan seluruh hasil dari setiap tahap penelitian, termasuk jika terdapat flowchart, tuliskan pada bagian ini. Hasil penelitian kuantitatif biasanya menghasilkan tabel hasil analisis statistik. Bagian ini merupakan tempat tabel tersebut disajikan. Hasil penelitian kualitatif lebih fleksibel. Penulis penelitian kualitatif dapat menuliskan reduksi data, hasil analisis pada setiap bagian penelitian, dan temuan.

Untuk setiap temuan, silakan bandingkan dengan temuan pada penelitian serupa sebelumnya (referensi yang direkomendasikan adalah jurnal ilmiah yang berusia kurang dari 5 tahun), sehingga temuan penelitian ini menjadi jelas, apakah memperkuat penelitian sebelumnya atau menyajikan temuan baru.

Tabel dan Gambar

Tabel dan gambar perlu disediakan jika dirujuk dalam isi artikel. Jika tidak dirujuk, sebaiknya tabel dan gambar tidak dituliskan. Untuk rumus dan tabel umum, tidak perlu dituliskan, cukup tuliskan hasilnya. Buatlah tabel sesederhana mungkin.

Pembahasan

Bagian ini merupakan penjabaran dari temuan yang ditulis pada bagian hasil penelitian. Dalam penelitian kualitatif, bagian ini menjelaskan makna dari temuan penelitian. Dalam penelitian kuantitatif, bagian ini menjelaskan inferensi dari statistik yang disajikan pada bagian hasil. Dalam penelitian PTK, bagian ini menjelaskan proses refleksi penelitian dan ringkasan tindakan yang menggambarkan keberhasilan pembelajaran.

Referensi dari jurnal penelitian yang relevan harus ada sebagai bagian dari state of the art penelitian ini. Pada akhir pembahasan, penulis harus mempertahankan kebaruan penelitian. Dengan membandingkan penelitian dengan penelitian serupa sebelumnya, penulis dapat menempatkan posisi penelitian.

Aturan penting dalam Pembahasan adalah bahwa penulis harus membahas hasil penelitian dengan membandingkannya dengan GAP teoretis. Sebagai contoh, jika penulis mengembangkan suatu media untuk pembelajaran matematika, maka hubungkan dengan bagaimana siswa berpikir ketika menggunakan media tersebut. Atau penulis dapat menghubungkannya dengan teori mengenai respons siswa. Pembahasan ini membangun NOVELTY dan State of the Art dari naskah.

Implikasi Penelitian

Bahas implikasi penelitian Anda bagi pemangku kepentingan yang relevan (misalnya penelitian selanjutnya bagi peneliti lain, saran praktik bagi praktisi, atau pertimbangan kebijakan bagi administrator).

Dalam membahas elemen-elemen tersebut, pastikan pembahasan tetap berhubungan langsung dengan penelitian yang Anda lakukan.

Keterbatasan

Bahas keterbatasan penelitian. Keterbatasan ini dapat disusun berdasarkan perbedaan sederhana terkait pilihan yang dibuat dalam penelitian mengenai siapa, apa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana.

Keterbatasan penelitian dapat berupa jumlah subjek penelitian yang mungkin tidak representatif, kondisi lingkungan yang kurang mendukung, sampel yang tidak dapat dikendalikan dengan baik, atau hal apa pun yang menjadi kendala dalam penelitian. Penjelasan mengenai keterbatasan ini dapat menjadi alasan yang memperkuat kesimpulan.

KESIMPULAN

Kesimpulan maksimal sebanyak 5% dari naskah. Kesimpulan ditulis dalam 1 paragraf. Ucapan terima kasih ditulis setelah kesimpulan, sebelum daftar pustaka.

REFERENSI

  • Minimal terdapat 30 referensi dalam daftar pustaka secara keseluruhan.
  • Referensi ditulis dalam Format APA, sesuai dengan standar Mendeley, EndNote, atau Zotero.
  • Referensi disarankan berasal dari Jurnal Ilmiah dalam beberapa tahun terakhir (maksimum 5 tahun untuk jurnal atau disertasi doktoral atau penelitian apa pun), tetapi tahun yang lebih lama diperbolehkan untuk referensi teori primer, seperti Bruner, J. S. (1964); Thorndike, E. L. (1914); Vygotsky (1978); dan teori primer yang lain.
  • Setiap kata kunci dalam judul harus berkaitan dengan setidaknya 4 referensi yang judulnya memuat kata kunci tersebut.

Anda diperbolehkan menambahkan lampiran. Lampiran berupa gambar yang cukup besar (hasil pekerjaan siswa atau tabel hasil penelitian) ditempatkan setelah daftar pustaka dalam format 1 kolom. Lampiran harus dirujuk dalam artikel.