Focus and Scope

Fokus dan Cakupan

METRIC adalah tempat untuk berbagi dan mengkomunikasikan hasil penelitian dari para peneliti. METRIC menerbitkan karya-karya orisinal, baru, dan empiris di bidang pendidikan matematika. Peneliti dapat berasal dari kalangan Dosen, Guru, Peneliti, dan mahasiswa yang membutuhkan akses luas terhadap publikasi hasil penelitian mereka.

Jurnal ini menerima artikel penelitian asli dan tidak boleh dikirimkan secara bersamaan ke jurnal atau konferensi lain .

Kriteria artikel yang termasuk dalam ruang lingkup jurnal adalah sebagai berikut:

  1. Psikologi pendidikan matematika, penelitian dalam pendidikan matematika , yang meliputi:
    • Perilaku afektif dan pendidikan matematika
    • Proses kognitif, teori pembelajaran (aspek pendidikan matematika)
    • Proses pengajaran dan pembelajaran dalam pendidikan matematika
    • Pendidikan matematika dan masyarakat, termasuk etnomatematika . Etnomatematika yang dilakukan adalah yang dihasilkan melalui studi empiris. Etnomatematika telah diterapkan pada siswa, dan hasil studi dapat dilihat. Penelitian yang berkaitan dengan etnomatematika tidak dapat dikatakan lengkap jika belum diterapkan dalam pembelajaran.
  2. Pendidikan dan pengajaran matematika , yang meliputi:
    • Karya komprehensif dan studi perbandingan tentang pendidikan dan pengajaran matematika.
    • Metode pengajaran matematika dan teknik kelas
    • Mengajarkan pemecahan masalah matematika dan strategi heuristik.
    • Penilaian siswa, kontrol prestasi dan peringkat (aspek pendidikan matematika) - Kesulitan belajar dan kesalahan siswa (aspek pendidikan matematika)
    • Unit pengajaran matematika dan draf pelajaran
  3. Pendidikan dasar-dasar matematika, termasuk penalaran dan pembuktian di kelas matematika.
  4. Bahan dan media pendidikan serta teknologi pendidikan dalam pendidikan matematika , yang meliputi:
    • Karya komprehensif tentang bahan dan media pendidikan serta teknologi pendidikan dalam pendidikan matematika.
    • Buku teks, penelitian buku teks (aspek pendidikan matematika)
    • Buku panduan guru dan alat bantu perencanaan (aspek pendidikan matematika)
    • Buku soal, kompetisi, ujian (aspek pendidikan matematika)
    • Pembelajaran berbantuan komputer, e-learning (aspek-aspek pendidikan matematika)
    • Bahan-bahan manipulatif (aspek-aspek pendidikan matematika)
    • Alat-alat teknologi, kalkulator (aspek-aspek pendidikan matematika)
    • Media audiovisual (aspek pendidikan matematika)
  5. Pembelajaran tentang topik-topik matematika , yang meliputi: Pendidikan geometri; Pendidikan aljabar; Pendidikan analisis; Pendidikan kombinatorika, teori graf, teori probabilitas, dan statistika; Pendidikan pemodelan matematika dan aplikasi matematika; Pendidikan matematika numerik; dan Ilmu komputer (aspek pendidikan).

 

Selain itu, Jurnal METRIC tidak membatasi metode yang digunakan dalam penelitian, termasuk:

  1. Penelitian Desain Didaktik (DDR) .
    DDR adalah penelitian yang menghasilkan desain pembelajaran. Desain pembelajaran yang dihasilkan dimulai dari analisis situasi didaktik, observasi pembelajaran, wawancara dengan siswa, guru, dan pihak-pihak terkait lainnya, serta analisis buku guru dan siswa. DDR juga dapat diimplementasikan di universitas.
  2. Penelitian Kualitatif
    Editor menyadari bahwa perkembangan penelitian dalam pendidikan matematika semakin mendekati pendekatan kualitatif. Penelitian ini dapat mengungkap fenomena tentang hasil belajar siswa, kesesuaian model, media dan lingkungan, dengan karakter siswa. Penelitian ini dapat mencakup analisis kesalahan siswa atau deskripsi kemampuan dan keterampilan siswa dalam matematika, yang pengamatannya dilakukan selama proses pembelajaran. Peneliti yang menerapkan pendekatan kualitatif harus menjelaskan tahapan penelitian, dan mengungkap fenomena yang ditemui selama penelitian.
  3. Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research - CAR)
    yang dihasilkan harus jelas mengenai masalahnya. Kesenjangan antara kondisi ideal dan fakta yang ditemukan di kelas diungkapkan secara mendalam berdasarkan teori pembelajaran yang komprehensif. Tahapan CAR dijelaskan secara jelas, apa saja tujuan dalam setiap siklus, disertai dengan indikator keberhasilan tindakan. Diskusi dalam artikel CAR harus mampu menghubungkan temuan penelitian, keberhasilan tindakan, dan teori pembelajaran yang digunakan.
  4. Penelitian dan Pengembangan
    Dalam penelitian pengembangan, dibutuhkan alasan yang kuat. Author harus menjelaskan alasan pengembangan yang dilakukan. Alasan tersebut dapat berupa fakta yang ditemukan di lapangan atau ide dasar yang dilengkapi dengan teori yang komprehensif. Penelitian dan Pengembangan dapat berupa pengembangan model pembelajaran, model fasilitasi, media pembelajaran, atau evaluasi pembelajaran. Kami menyarankan untuk merujuk pada Model Plomp , ADDIE, atau penelitian R&D lainnya.
  5. Penelitian kuantitatif
    dalam penelitian pendidikan telah membahas kekuatan dan kelemahannya secara filosofis. Penelitian kuantitatif, dalam lingkup METRIC, adalah penelitian kuantitatif yang menganalisis hingga tahap inferensial. Statistik digunakan hingga pengujian lebih lanjut. Pembahasan hasil penelitian harus sampai pada implikasi dari temuan penelitian.