Peran Seni Tari Bahalai Dalam Pembentukan Karakter Mahasiswa Sendratasik
DOI:
https://doi.org/10.37304/jt.v6i2.20680Kata Kunci:
Karakter Mahasiswa, Tari Bahalai, Pendidikan Seni, SendratasikAbstrak
Tari Bahalai merupakan salah satu tarian tradisional suku Dayak Ngaju yang sarat makna spiritual dan nilai sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran tari Bahalai dalam pembentukan karakter mahasiswa Program Studi Sendratasik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran dan pertunjukan tari Bahalai berkontribusi pada penguatan karakter disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap budaya lokal. Dengan demikian, tari Bahalai tidak hanya sebagai ekspresi seni, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter yang efektif dalam lingkungan akademik seni pertunjukan. Tari Bahalai merupakan salah satu tarian tradisional suku Dayak Ngaju yang memiliki nilai-nilai spiritual dan sosial yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran seni tari Bahalai dalam membentuk karakter mahasiswa program studi Sendratasik. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tari Bahalai berkontribusi pada pengembangan karakter mahasiswa dalam aspek kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian terhadap budaya lokal. Tari ini bukan hanya sebagai bentuk ekspresi seni, tetapi juga sebagai media pendidikan karakter yang efektif dan kontekstual.
Unduhan
Referensi
Bagong Kussudiardja (2000), Seni sebagai Wahana Pemersatu Budaya Bangsa. Yogyakarta:
PSBK.
Kuswarsantyo (2012) dalam artikelnya berjudul “Pelajaran Tari: Image dan Kontribusinya
terhadap Pembentukan Karakter Anak” yang diterbitkan dalam Jurnal Seni Tari Joged
Vol 3 No 1, hal 17–23.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi ke-4). Bandung:
Alfabeta.
(Sugiyono, 1992:224) "Teknik pengumpulan data akan menunjukkan langkah paling mendasar
dalam penelitian agar penelitian bisa mengarah pada masalah yang ditemukan."
Rusman, 2012, Mengembangkan Profesionalisme Guru, hal 263.
Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (2017), Sugiyono
Soedarsono. (1984). Seni Tari Tradisional Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Bruner, J. S. (1960). The process of education. Harvard University Press.
Yulianti, (2009). Judul Buku atau Artikel. [Penerbit], [Kota Penerbit].
Bagong Kussudiardja. (2000). Judul Buku Seni Tari. [Penerbit], [Kota Penerbit].
Soedarsono. (1986). Tari Tradisional Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Hartong, C. (1996). Title of the book or article if known. [Publisher], [Location]
Kussudiardjo, B. (2004). Judul Buku atau Artikel. [Penerbit], [Kota Penerbit].
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Tambuleng

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.











