Archives
-
Agustus 2026 (Journal Socio Economic Agricultural)
Vol. 21 No. 2 (2026)Volume 21 Nomor 2, Agustus 2026, J-SEA (Journal Socio Economic Agricultural) menghimpun sembilan artikel yang menelaah transformasi sosial ekonomi pertanian melalui tiga ranah yang saling berhubungan, yaitu daya saing usaha, inklusi pelaku, dan keberlanjutan sumber daya.
Pada ranah pengembangan ilmu, dua kajian bibliometrik memetakan perkembangan penelitian valuasi ekonomi sumber daya alam serta pemasaran pertanian di Indonesia. Keduanya memperlihatkan perluasan perhatian ilmiah dari pengukuran ekonomi dan efisiensi pemasaran menuju keberlanjutan lingkungan, perilaku konsumen, kelembagaan petani, penciptaan nilai tambah, dan pemasaran digital. Pada ranah usaha, artikel-artikel dalam terbitan ini mengkaji peran kepemimpinan wirausaha, keunggulan bersaing, literasi digital, inovasi produk, media sosial, dan kualitas produk dalam pengembangan UMKM pangan.
Dimensi sosial dan kewilayahan dihadirkan melalui kajian tentang pekerjaan dan pengupahan buruh tani perempuan, kelayakan usahatani buah naga merah, pergeseran komoditas petani kecil dalam menghadapi perubahan iklim, serta pemberdayaan petani rawa gambut berbasis kelembagaan kelompok tani. Keragaman pendekatan bibliometrik, survei kuantitatif, analisis usahatani, pemanfaatan data terbuka, dan penelitian kualitatif memberikan perspektif yang luas mengenai tantangan agribisnis kontemporer.
Kontribusi penulis dari Universitas Palangka Raya, Politeknik Negeri Jember, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, Universitas Jember, dan Universitas Negeri Malang turut memperluas jejaring akademik J-SEA. Secara keseluruhan, terbitan ini menyediakan pengetahuan bagi peneliti, pelaku usaha, penyuluh, pemerintah daerah, dan pengelola lingkungan dalam merancang agribisnis yang lebih adaptif, inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
-
Februari 2026 (Journal Socio Economic Agricultural)
Vol. 21 No. 1 (2026)J-SEA (Journal Socio Economic Agricultural) Volume 21 Nomor 1 Februari 2026 memuat lima artikel ilmiah karya penulis dari Universitas Palangka Raya dengan fokus pada kajian sosial ekonomi pertanian dan agribisnis.
Terbitan ini menyajikan beragam pembahasan, meliputi strategi pengembangan usaha PT. Berkat Uhat Kayu di Kota Palangka Raya, analisis pendapatan dan kelayakan usahatani padi rawa pasang surut di Kabupaten Kapuas, strategi pemasaran usaha kecil menengah obat herbal tradisional, pengembangan pemasaran agrowisata Kebun Buah Cipta Rasa di Kecamatan Sebangau, serta determinan ekspor kopi Indonesia di pasar Asia.
Melalui edisi ini, J-SEA menghadirkan kontribusi akademik yang relevan bagi penguatan usaha pertanian, pemasaran agribisnis, pengembangan komoditas, dan peningkatan daya saing sektor pertanian pada tingkat lokal, nasional, maupun regional.
-
Agustus 2025 (Journal Socio Economic Agricultural)
Vol. 20 No. 2 (2025)Volume 20 Nomor 2 J-SEA (Journal of Socio Economic Agricultural) menyajikan enam artikel ilmiah yang mengkaji berbagai aspek agribisnis dan sosial ekonomi pertanian, dengan penekanan pada dinamika usaha tani, kelembagaan pertanian, kebijakan pangan, serta dampak ekonomi terhadap rumah tangga petani. Artikel-artikel dalam edisi ini disusun berdasarkan hasil penelitian empiris yang berangkat dari permasalahan aktual di lapangan, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah.
Topik yang dibahas meliputi model kemitraan usaha peternakan ayam broiler, peran Perum Bulog dalam menjaga stabilitas harga beras melalui pengadaan dan operasi pasar, peranan kelompok tani dalam meningkatkan kapasitas penangkar benih padi sawah di kawasan food estate, serta faktor-faktor yang memengaruhi produksi usaha budidaya lebah madu sebagai sumber pendapatan alternatif. Selain itu, edisi ini juga memuat kajian mengenai strategi pengembangan usaha peternakan ayam pedaging serta analisis pendapatan dan dampak sosial ekonomi usaha kelapa sawit terhadap petani.
Melalui terbitan ini, J-SEA diharapkan dapat memberikan kontribusi ilmiah dalam pengembangan kajian agribisnis dan sosial ekonomi pertanian, serta menjadi bahan rujukan bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan pengambil kebijakan dalam mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan.


