Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Usaha Budidaya Lebah Madu Pada Kelompok Tani Hutan Lima Bersaudara Di Kelurahan Kalampangan Kecamatan Sabangau Kota Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.52850/j-sea.v20i2.21447Kata Kunci:
stup, produksi madu, lebah kelulutAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui aktivitas budidaya lebah madu yang dilakukan oleh Kelompok Tani Hutan Lima Bersaudara di Kelurahan Kalampangan, Kecamatan Sabangau, Kota Palangka Raya; 2) Menganalisis faktor- faktor pakan lebah, jumlah stup, suhu, hama, masa panen, dan pengalaman beternak memengaruhi produksi madu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi dilakukan secara bertahap melalui berbagai tahap, seperti pembuatan dan penempatan stup, pemindahan koloni, perawatan, pemanenan, pengemasan, dan pemasaran madu. Hasil uji menunjukkan bahwa model tidak mengalami penyimpangan seperti autokorelasi, multikolinearitas, dan heterokedastisitas. Uji Kesesuaian Model pada koefisien determinasi (R2) sebesar 90,6% menunjukkan bahwa itu sesuai dengan model dan dapat menjelaskan dampaknya terhadap produksi lebah madu. Variabel lain selain variabel independen dalam penelitian menyumbang 9,4 persen dari total. Pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05), Fhitung sebesar 47,747 lebih besar dari Ftabel sebesar 2,527 dalam uji simultan. Ini menunjukkan bahwa variabel dependen produksi madu (Y) pada Kelompok Tani Hutan Lima Bersaudara di Kelurahan Kalampangan Kecamatan Sabangau Kota Palangka Raya dipengaruhi oleh variabel independen berikut: pakan lebah (X1), jumlah stup (X2), suhu (X3), hama (X4), masa panen (X5), dan pengalaman berternak (X6). Uji secara parsial atau individu beberapa variabel independen yang mempengaruhi secara signifikan variabel dependen (Produksi Madu), yaitu pakan lebah (X1), jumlah stup (X2), masa panen (X5), dan pengalaman berternak lebah (X6). Uji juga beberapa variabel independen yang tidak mempengaruhi secara signifikan variabel dependen (Produksi Madu), yaitu suhu (X3) dan hama (X4).
Unduhan
Referensi
Atika, N., Qomar, N., & Maharani, E. (2024). Kontribusi Budidaya Lebah Kelulut (Trigona itama) Terhadap Pendapatan Anggota Kelompok Tani Hutan Rimbun Lestari di Kabupaten Kampar. Wahana Forestra: Jurnal Kehutanan, 19(1), 24-36. https://doi.org/10.31849/forestra.v19i1.12681
Badan Pusat Statistik Indonesia. (2023, Januari 3). Badan Pusat Statistik Indonesia. Dipetik April 14, 2024, dari bps.go.id: https://indonesia.bps.go.id/publication.html
Erwan, E., Purnamasari, D. K., & Agustin, W. (2020). Pengaruh desain kotak terhadap produktivitas lebah Trigona sp. Jurnal Sains Teknologi Dan Lingkungan, 6(2), 192-201. https://doi.org/10.29303/jstl.v6i2.206
Estienne, V., Mundry, R., Kühl, H. S., & Boesch, C. (2017). Exploitation of underground bee nests by three sympatric consumers in Loango National Park, Gabon. Biotropica, 49(1), 101-109. https://doi.org/10.1111/btp.12354
Fatma, I. I., Haryanti, S., & Suedy, S. W. A. (2017). Uji kualitas madu pada beberapa wilayah budidaya lebah madu di Kabupaten Pati. Jurnal Akademika Biologi, 6(2), 58-65. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/biologi/article/view/19538
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan program IBM SPSS. Edisi 9. Semarang: Undip.
Ichwan, F., Yoza, D., & Budiani, E. S. (2016). Prospek pengembangan budidaya lebah Trigona spp. di sekitar hutan larangan adat rumbio Kabupaten Kampar (Doctoral dissertation, Riau University).
Menezes, C., Colleto-Silva, A., Gazêta, G. S., & Kerr, W. E. (2009). Infestation by Pyemotes tritici (Acari, Pyemotidae) causes death of stingless bee colonies (Hymenoptera: Meliponina). https://doi.org/10.4238/vol8-2kerr021
Mulyana, L., Febryano, I. G., Safe’i, R., & Banuwa, I. S. (2017). Performapengelolaan Agroforestri Di Wilayah Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung Rajabasa. Jurnal Hutan Tropis, 5(2). https://repository.lppm.unila.ac.id
Rahmad, B., Damiri, N., & Mulawarman, M. (2021). Jenis Lebah Madu Dan Tanaman Sumber Pakan Pada Budi Daya Lebah Madu Di Hutan Produksi Subanjeriji, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan (Honeybee Diversity and Woof Source of Beekeeping in Subanjeriji Production Forest, Muara Enim District, South Sumatera). Jurnal Penelitian Kehutanan Faloak, 5(1), 47-61. http://doi.org/10.20886/jpkf.2021.5.1.47-61
Saepudin, R. (2016). Upaya peningkatan produktivitas kebun strowberi, koloni lebah dan produksi madu di kabupaten rejang lebong provinsi Bengkulu. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan, 19(2), 95-103. https://doi.org/10.22437/jiiip.v19i2.3852
Saepudin, R., Kadarsih, S., & Sidahuruk, R. (2017). Pengaruh integrasi lebah dengan palawija terhadap produksi madu di daerah Rejang Lebong Bengkulu. Jurnal Sain Peternakan Indonesia, 12(1), 55-63. https://ejournal.unib.ac.id/jspi/article/view/1372
Sarah, D., Suryana, R. N., & Kirbrandoko, K. 2019. Strategi Bersaing Industri Madu (Studi Kasus: CV Madu Apiari Mutiara). Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen (JABM), 5(1), 71-71. https://doi.org/10.17358/jabm.5.1.71
Sari, N. M. W., Trisantika, N. A., Mundiyah, A. I., & Septiadi, D. (2020). Kelayakan Finansial Usaha Budidaya Lebah Madu di KPHL Rinjani Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat. AgriHumanis, 1(2), 135-144. https://doi.org/10.46575/agrihumanis.v1i2.76
Vaulina, S., Ulpah, S., Elida, S., & Kurniati, S. A. (2020). Peran budidaya madu kelulut dalam meningkatkan pendapatan keluarga di Desa Sungai Pagar. Buletin Pembangunan Berkelanjutan, 4(1), 1-5. https://doi.org/10.25299/bpb.2020.5008
Vijayakumar, K., Muthuraman, M., & Jayaraj, R. (2012). Predation of stingless bees (Trigona iridipennis: Apidae, Meliponinae) by centipede (Scolopendra hardwicki: Chilopoda: Scolopendromorpha). International Journal of Advanced Life Sciences, 5(2), 156-159. https://www.researchgate.net/publication/291177478_Predation_of_stingless_bees_Trigona_iridipennis_Apidae_Meliponinae_by_centipede_Scolopendra_hardwicki_Chilopoda_Scolopendromorpha
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Doniy, Trisna Anggreini, Pordamantra, Yuprin. AD, Ellydia Ludang , Fandi K.P. Asiaka

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


