Rancang Bangun Aplikasi Web Ketahanan Pangan: Analisis Faktor, Prediksi Harga, dan Daya Beli Penduduk Kota Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.47111/jointecoms.v6i1.25778Keywords:
ketahanan pangan, analisis faktor, prediksi harga, daya beli, palangka raya, waterfallAbstract
Ketahanan pangan menjadi permasalahan penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah dengan fluktuasi harga komoditas pangan yang cukup tinggi seperti Kota Palangka Raya. Keterbatasan akses informasi harga yang cepat dan akurat dapat menyulitkan masyarakat dalam merencanakan kebutuhan rumah tangga serta menyulitkan pemerintah dalam melakukan pengawasan harga. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi web ketahanan pangan yang mampu menyajikan informasi harga komoditas secara informatif dan mudah dipahami. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall, yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Data harga komoditas diperoleh dari sumber resmi dan diolah menggunakan analisis data serta model prediksi berbasis machine learning untuk memproyeksikan tren harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi yang dikembangkan mampu menampilkan harga harian, grafik tren, serta informasi pendukung ketahanan pangan secara efektif. Kesimpulannya, aplikasi web ketahanan pangan ini dapat membantu masyarakat dalam memantau perubahan harga dan mendukung pemerintah daerah dalam pengambilan keputusan terkait stabilitas harga pangan.
Downloads
References
[1] Lombok, A., Budiman, L., & Suhendi, D. (2024). RESILIENSI PENGUATAN KETAHANAN PANGAN DAERAH DI INDONESIA. Jurnal Perlindungan Masyarakat: Bestuur Praesidium, 1(2), 63–71.
[2] Tono, T., Ariani, M., & Suryana, A. (2023). Kinerja Ketahanan Pangan Indonesia: Pembelajaran dari Penilaian dengan Kriteria Global dan Nasional. Analisis Kebijakan Pertanian, 21(1), 1–20.
[3] Mahmudiono, T., Andadari, D. P. P. S., & Segalita, C. (2020). Difference in the association of food security and dietary diversity with and without imposed ten grams minimum consumption. Journal of Public Health Research.
[4] Miyasto, M. (2014). Strategi Ketahanan Pangan Nasional Guna Meningkatkan Kemandirian dan Daya Saing Ekonomi dalam Rangka Ketahanan Nasional. Jurnal Kajian Lemhannas RI, 17, 17–34.
[5] Abdulai, A. (2014). Analysis of food price volatility in sub-Saharan Africa: A GARCH approach. Journal of Agricultural Economics, 65(1), 152–170.
[6] Raharusun, O. S. H., & Hasibuan, A. (2024). Sistem Prediksi Produksi Beras Menggunakan Multiple Linear Regression untuk Optimalisasi Ketahanan Pangan di Kabupaten Minahasa. JOINTER: Journal of Informatics Engineering, 5(02), 36-40.
[7] Sihombing, E. I., Suhendra, C. D., & Marini, L. F. (2024). Analisis data time series untuk prediksi harga komoditas pangan menggunakan Autoregressive Integrated Moving Average. KLIK: Kajian Ilmiah Informatika dan Komputer, 4(6).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Information Technology and Computer Science

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












