Upaya Menjaga Nilai Luhur Pancasila dari Penyimpangan di Era Globalisasi di Kalangan Mahasiswa
DOI:
https://doi.org/10.37304/enggang.v6i2.13080Keywords:
Globalization, Pancasila, Social Awareness, Students, Technology.Abstract
Pancasila was born from the struggle of the nation’s founders, who are known as The Founding Fathers. However, in the era of increasingly widespread globalization, the noble values of Pancasila often face major challenges, especially among university students. Globalization brings rapid changes in technology, culture, communication, and lifestyle, which can influence students’ attitudes, behavior, and understanding of national identity. These changes can either strengthen or weaken the understanding of national values if not properly addressed. This study aims to analyze efforts that can be made to maintain the noble values of Pancasila from deviations in the era of globalization among students. This research uses a qualitative method, as explained by Creswell (1998), which is an approach to understanding social phenomena and human problems. In facing globalization, it is very important to maintain the noble values of Pancasila among students so that they continue to uphold morality, unity, justice, tolerance, and responsibility. Several efforts that can be made to strengthen these values include education, wise use of technology, and increasing social awareness in daily life as part of national character building.
Downloads
References
Adon, M. J. (2021). Studi Pancasila sebagai kristalisasi peradaban bangsa sebagai tanggapan terhadap fenomena radikalisme agama di Indonesia. Jurnal Review Politik, 11(2), 140–160. https://doi.org/10.15642/jrp.2021.11.2.140-170
Aulia, M., Misnawati, M., Apritha, A., Setyoningsih, R. A., Handayani, P., & Saptaniarsih, W. (2023). Pelajar Pancasila pada abad ke-21 di SMAN 1 Palangka Raya. Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2(1), 134–151.
Creswell, J. W. (1998). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five traditions. Sage Publications.
Dewi, N. N., & Najicha, F. U. (2022). Pentingnya menjaga nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat bagi Generasi Z. Antropocene: Jurnal Penelitian Ilmu Humaniora, 2(2), 49–54. https://doi.org/10.56393/antropocene.v2i1.896
Guntoro, M. (2021). Desentralisasi dan otonomi daerah. Cendekia Jaya, 3(2), 1–9. https://doi.org/10.47685/cendekia-jaya.v3i2.184
Hawi, A., & Syarnubi. (2018). Remaja pecandu narkoba: Studi tentang rehabilitasi integratif di Panti Rehabilitasi Narkoba Pondok Pesantren Ar-Rahman Palembang. Tadrib, 4(1), 99–119. https://doi.org/10.19109/Tadrib.v4i1.1958
Insani, G. N., Dewi, D. A., & Furnamasari, Y. F. (2021). Integrasi pendidikan karakter dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan untuk menjelaskan karakter siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(2), 8153–8160. https://doi.org/10.31004/jptam.v5i3.2313
Kurniawan, H. F. G., Idham, R. D., Prasetya, R. A., & Fitriono, R. A. (2022). Implementasi Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 4(4), 42–50. https://www.jurnalintelektiva.com/index.php/jurnal/article/view/900
Kurniawati, A., & Najicha, F. U. (2023). Pentingnya peningkatan kesadaran kewarganegaraan pada mahasiswa di lingkungan kampus. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 12(2). https://doi.org/10.33061/jgz.v12i2.9971
Lisnawati, A., & Dewi, D. A. (2022). Meneguhkan nilai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 9893–9900. https://doi.org/10.31004/jptam.v6i2.3987
Melayu, N. M. (2022). Dampak positif dan negatif penggunaan internet pada kalangan mahasiswa kelas A, B, C, dan D angkatan 2021 Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Nusa Cendana. Jurnal Lazuardi, 5(1), 70–88. https://doi.org/10.53441/jl.Vol5.Iss1.72
Mihit, Y. (2023). Dinamika dan tantangan dalam pendidikan Pancasila di era globalisasi: Tinjauan sastra. Educationist: Journal of Educational and Cultural Studies, 2(1), 357–366. https://jurnal.litnuspublisher.com/index.php/jecs/article/view/141
Octavia, N., Dewi, D. A., & Purnamasari, Y. F. (2021). Pencegahan perilaku penyimpangan di era globalisasi melalui Pancasila dan pendidikan kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 7693–7697. https://doi.org/10.31004/jptam.v5i3.2217
Putri, F. S., & Dewi, D. A. (2021). Implementasi Pancasila sebagai sistem etika. EduPsyCouns: Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Konseling, 3(1), 176–184. https://ummaspul.e-journal.id/Edupsycouns/article/view/1327
Rahma, D., & Dewi, D. A. (2021). Milenial mengimplementasikan nilai Pancasila: Sebuah harapan dan cita-cita. EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling, 3(1), 135–145. https://ummaspul.e-journal.id/Edupsycouns/article/view/1310
Saingo, Y. A. (2023). Menggagas gaya hidup digital umat Kristiani di era Society 5.0. Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 3(1), 1–115. https://doi.org/10.54592/jct.v3i1.139
Simanjorang, F., Ginting, A. E., Amanda, B., Sianturi, E. N., Simbolon, M. G., & Syakira, H. (2023). Analisis implementasi nilai-nilai Pancasila bagi generasi muda dalam menghadapi era globalisasi sebagai perwujudan jiwa nasionalisme. Jurnal Ilmiah dan Karya Mahasiswa, 1(3), 26–35. https://doi.org/10.54066/jikma-itb.v1i3.279
Sugiyono. (2009). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Susanto. (2017). Pancasila sebagai identitas dan nilai luhur bangsa: Analisis tentang peran Pancasila sebagai modal sosial berbangsa dan bernegara. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 2(1), 44–52. https://doi.org/10.14710/jiip.v2i1.1634
Syaiful, A. (2023). Peran mahasiswa sebagai agen perubahan di masyarakat. Journal of Instructional and Development Researches, 3(1), 29–34. https://doi.org/10.53621/jider.v3i1.102
Wibowo, K. A., & Najicha, F. U. (2022). Aktualisasi Pancasila dalam kehidupan masyarakat di era globalisasi. EduPsyCouns: Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Konseling, 4(1), 22–31. https://doi.org/10.33487/edupsycouns.v4i1.3302
Yuliawati, V., Putri, S. R. J., Pramana, G. I., & Noak, P. A. (2023). Wawasan kebangsaan dan karakteristik bangsa masyarakat daerah Bali berdasarkan nilai kearifan lokal. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 5(1), 6133–6144. https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i1.14328










