Implementasi Strategi Perkembangan Sistem Ekonomi Berbasis Pancasila di Era Modern

Authors

  • Yusuf Hamdani Universitas Pendidikan Indonesia
  • Arisa Oktaviana Maharani Universitas Pendidikan Indonesia
  • Supriyono Supriyono Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37304/enggang.v6i2.26866

Keywords:

Economic Growth, Economic Inequality, Modern Era, Pancasila Economics, People's Welfare.

Abstract

The birth of the modern era brings positive and negative influences so that nations that are unable to utilize it properly will experience economic inequality in society. There are negative economic influences whose implementation is not based on Pancasila, resulting in low resistance to external influences that prioritize material needs and give rise to greed. This happens because it has not fully implemented the values of Pancasila into the national economy in the modern era. Economic improvement in the modern era is increasingly important to improve people's welfare. Efforts to improve the economy must be fair and prioritize the interests of society, so that everyone can enjoy it. To build harmony in improving the Indonesian economy, it is necessary to implement an economic system development strategy based on Pancasila. Pancasila economics is a concept of thinking about planning in the implementation of the national economy within a framework based on the implementation of the values contained in the Pancasila paradigm. The method we use is qualitative. The aim of developing economic growth is to produce broad employment opportunities without inequality.

Downloads

Download data is not yet available.
DOI: 10.37304/enggang.v6i2.26866 DOI URL: https://doi.org/10.37304/enggang.v6i2.26866
Views: 0 | Downloads: 0

References

Arsyad, L. (2017). Ekonomi pembangunan. UPP STIM YKPN.

Aulawi, A. (2020). Penerbitan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2020 sebagai strategi kebijakan pajak pemerintah Indonesia dalam menghadapi dampak pandemi Covid-19 terhadap keuangan negara. Progress: Jurnal Pendidikan, Akuntansi dan Keuangan, 3(2), 110–132.

Ayunda, S., Hasanah, T. U., Ariska, Y. A., & Fitriono, R. A. (2022). Strategi meningkatkan pengembangan ekonomi di era modern berbasis Pancasila. Gema Keadilan, 9(2).

Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik Indonesia 2021. BPS.

Bank Indonesia. (2020). Laporan perekonomian Indonesia 2020. Bank Indonesia.

Deputi Bidang Ekonomi. (2021). Perkembangan ekonomi Indonesia dan dunia triwulan I tahun 2021. Kementerian PPN/Bappenas, 1, 18–102.

Dumairy. (2018). Perekonomian Indonesia. Erlangga.

Firdausy, K. A. (2023). Efektivitas Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2021 tentang barang dilarang ekspor dan barang dilarang impor terhadap usaha mikro kecil menengah: Studi kasus thrift shop di Solo Raya [Doctoral dissertation, Universitas Sebelas Maret].

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 18 Tahun 2021 tentang barang dilarang ekspor dan barang dilarang impor. Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Kementerian PPN/Bappenas. (2019). Rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2020–2024. Bappenas.

Mubyarto. (2017). Sistem dan moral ekonomi Indonesia. BPFE.

Nizar, M. A. (2017). Peran ekonomi digital terhadap ketahanan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan, 1(2), 45–58.

Republik Indonesia. (1999). Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan.

Setiawan, A., & Mahyuni, L. P. (2020). Digitalisasi UMKM di era industri 4.0. Jurnal Ekonomi Modernisasi, 16(2), 98–110.

Sukirno, S. (2019). Makroekonomi teori pengantar (Edisi ke-3). RajaGrafindo Persada.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2021). Economic development (13th ed.). Pearson.

Downloads

Published

2026-06-24

How to Cite

Yusuf Hamdani, Arisa Oktaviana Maharani, & Supriyono Supriyono. (2026). Implementasi Strategi Perkembangan Sistem Ekonomi Berbasis Pancasila di Era Modern. ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya, 6(2), 142–149. https://doi.org/10.37304/enggang.v6i2.26866

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

<< < 1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.