MANAJEMEN PROGRAM ADIWIYATA DI SMP NEGERI 1 MENTAYA HILIR SELATAN KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR

Authors

  • Muhammad Riki Universitas Palangka Raya
  • Sumarnie FKIP, Universitas Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.37304/eej.v3i1.2474

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Manajemen Program Adiwiyata di SMP Negeri 1 Mentaya Hilir Selatan Kabupaten Kotawaringin Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Sumber data meliputi: kepala sekolah dan guru. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan program adiwiyata dilakukan dengan membentuk tim adiwiyata sekolah, menerapkan pembelajaran dengan mengintegrasikan PLH, melakukan kegiatan gotong royong dengan melibatkan warga sekolah dan juga masyarakat, tersedianya air bersih, tempat sampah terpisah yang berjenis organik dan non organik; (2) Pelaksanaan secara keseluruhan berjalan dengan baik; (3) Monitoring dan evaluasi dilakukan oleh kepala sekolah selaku penanggung jawab dengan memantau setiap kegiatan yang sedang berjalan agar sesuai dengan rencana, dan (4) Faktor pendukung tersedianya sarana dan prasarana sekolah yang memadai untuk mendukung kegiatan; sedangkan penghambat terkait dengan dana yang belum memadai untuk mendukung variasi kegiatan.

Abstract: This study aims to describe the Adiwiyata Program Management at SMP Negeri 1 Mentaya Hilir Selatan, Kotawaringin Timur Regency. This study used a qualitative approach with case study design. Data sources include: school principals and teachers. The data collection technique was done by observing, interviewing and documenting. Data analysis was carried out through: data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The data validation used triangulation technique. The results showed that: (1) Planning the Adiwiyata program was carried out by forming a school adiwiyata team, implementing learning by integrating PLH, carrying out mutual cooperation activities involving school members and the community, providing clean water, separate organic and non-organic types of trash; (2) Overall implementation is going well; (3) Monitoring and evaluation is carried out by the principal as the person in charge by monitoring every ongoing activity so that it is in accordance with the plan, and (4) supporting factors for the availability of adequate school facilities and infrastructure to support activities; while the obstacle relates to insufficient funds to support a variety of activities.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, M. H. (2014). Penguasaan Konsep dan Sikap Peduli Lingkungan Siswa SMA Adiwiyata Mandiri Di Kabupaten Mojokerto. Berkala Ilmiah Pendidikan, 3(3).

Ambarita, A. (2016). Manajemen Sekolah. Yogyakarta: Media Akademi.

Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.

Bafadal, I. (2004). Manajemen Perlengkapan Sekolah: Teori dan Aplikasinya. Jakarta: Bumi Aksara.

Daryanto, A. S. (2013). Pengantar Pendidikan Lingkungan Hidup. Yogyakarta: Gava Media.

Haris, E. (2018). Sekolah Adiwiyata. Jakarta: Erlangga.

Karwati, E. (2014). Manajemen Kelas. Bandung: Alfabeta.

Kementerian Lingkungan Hidup. (2013). Panduan Adiwiyata Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup.

Kementerian Lingkungan Hidup. (2012). Panduan Adiwiyata Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan. Jakarta: Kementerian Lingkungan Hidup.

Kompri. (2015). Manajemen Sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Moleong, L. J. (2012). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mulyana, R. (2009). Penanaman Etika Lingkungan Melalui Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan. Jurnal Tabularasa PPS Unimed, 6(2).

Mulyasa, E. (2012). Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Parta, I. (2018). Pengertian Adiwiyata. Diterima dari https://pendidikan.co.id/pengertian-adiwiyata/.

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dengan Menteri Pendidikan Nasional dalam Keputusan Nomor: Kep 07/MENLH/06/2005-Nomor: 05/VI/KB/2005 tentang Pembinaan dan Pengembangan Pendidikan Lingkungan Hidup.

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 05 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Adiwiyata. Jakarta: KLH.

Purwanto, N. (2004). Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Riduwan. (2013). Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Bandung: Alfabeta.

Sagala, S. (2011). Kemampuan Profesional Guru dan Tenaga Kependidikan. Bandung: Alfabeta.

Sudjana, D. (2004). Manajemen Program Pendidikan. Bandung: Falah Production.

Sugiyono. (2013). Metodologi Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryosubroto. (2004). Manajemen Pendidikan di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Suryosubroto. (2009). Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Tatang, A. (2010). Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Pasal 65 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Usman, U. (2001). Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.s

Widyaningrum L. (2018). Meningkatkan Budaya Sekolah Berwawasan Lingkungan guna Menciptakan Sekolah Adiwiyata. Diterima dari: https://www.researchgate.net/publication/338237523_meningkatkan_budaya_sekolah_berwawasan_lingkungan_guna_menciptakan_sekolah_adiwiyata/link/5e0a904d4585159aa4a6f133/download.

Published

2021-03-20

How to Cite

Riki, M., & Sumarnie. (2021). MANAJEMEN PROGRAM ADIWIYATA DI SMP NEGERI 1 MENTAYA HILIR SELATAN KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR. Equity In Education Journal, 3(1), 47-53. https://doi.org/10.37304/eej.v3i1.2474