Persepsi Mahasiswa Terkait Kesetaraan Gender terhadap Peranan dalam Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.37304/enggang.v6i2.26948Keywords:
Domestic Roles, Family Environment, Gender Equality, Student Perception, Task Division.Abstract
In today’s family environment, the division of tasks, roles, and responsibilities still often uses gender as a primary benchmark. This condition is especially visible in determining who is considered responsible for earning a living and who is expected to carry out work in the domestic sphere. Such role division is commonly viewed as normal by many people, particularly those who do not yet understand gender equality in depth. In general, they only interpret gender equality as the right of men and women to stand equally, without connecting it to everyday role distribution within the family. Therefore, this research aims to examine students’ perceptions of gender equality regarding roles in the family environment, since knowledge about gender among students needs to be expanded and strengthened. The method used in this research is a qualitative approach with descriptive qualitative analysis to describe the research findings. Based on the students’ perspectives as individuals who are pursuing higher education, they have begun to understand the general concept of gender equality. However, their understanding remains limited, especially in relation to how gender equality should be applied in family life, including shared responsibilities, domestic work, and economic roles between men and women in daily household practices.
Downloads
References
Afandi, A. (2019). Bentuk-bentuk perilaku bias gender. LENTERA: Journal of Gender and Children Studies, 1(1), 1–18. https://journal.unesa.ac.id/index.php/JOFC/article/view/6819
Ali, M. A. M. (1987). Tafsir Al-Maraghi. CV Toha Putra.
Ani, A. (2018). Perempuan dan karir. Muwazah, 9(2), 151–161. https://doi.org/10.28918/muwazah.v9i2.1126
European Commission. (2012). Communication from the Commission to the European Parliament, the Council, the European Economic and Social Committee and the Committee of the Regions.
Fakih, M. (1996). Analisis gender & transformasi sosial. Pustaka Belajar.
Gloria, M. (2014). Proses komunikasi orang tua-anak pada keluarga dengan ibu bekerja dan ayah sebagai ayah rumah tangga. Jurnal E-Komunikasi, 2(1), 1–12.
Harmoko. (2012). Asuhan keperawatan keluarga. Pustaka Belajar.
Ilham, M. Y. E. E. (2021). Peranan ayah dalam mendidik anak menurut Al-Qur’an. Continuous Education: Journal of Science and Research, 2(1), 30–46. https://doi.org/10.51178/ce.v2i1.179
Jones, P., Bradbury, L., & Le Boutillier, S. (2016). Pengantar teori-teori sosial (Edisi revisi). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Kadri, R. M. (2023). Peran ayah terhadap pendidikan anak dalam keluarga perspektif Al-Qur’an: Studi tafsir tarbawi Q.S Luqman: 14–19. Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 2(1), 103–110. https://doi.org/10.58363/alfahmu.v2i1.28
Koerner, A. F., & Fitzpatrick, M. A. (2002). Toward a theory of family communication. Communication Theory, 12(1), 70–91. https://doi.org/10.1111/j.1468-2885.2002.tb00260.x
Kristianto, P. E. (2022). Integrasi teori strukturasi Anthony Giddens dan kajian feminis pada kebijakan sumber daya manusia di tempat kerja. Dekonstruksi, 7(01), 136–159. https://doi.org/10.54154/dekonstruksi.v7i01.106
Munafiah. (2010). Pengintegrasian nilai-nilai keadilan dan kesetaraan gender dalam pembelajaran Al-Qur’an-Hadis kelas XI di MAN Demak tahun 2009/2010. IAIN Walisongo.
Murzaki. (2007). 6032-15762-1-SP (1).pdf.
Nurrahman, P. (2022). Membangun kesetaraan gender dalam keluarga pasangan pekerja. Jurnal Harkat: Media Komunikasi Gender, 18(2), 43–56. https://doi.org/10.15408/harkat.v18i2.26289
Putra, A., Junaidi, F., & Fitri, Y. (2020). Kajian gender: Stereotipe pada anak dalam keluarga. Jurnal Obor Penmas: Pendidikan Luar Sekolah, 3(2), 251. https://doi.org/10.32832/oborpenmas.v3i2.3609
Qomariah, D. N. (2019). Persepsi masyarakat mengenai kesetaraan gender dalam keluarga. Jendela PLS: Jurnal Cendekiawan Ilmiah Pendidikan Luar Sekolah, 4(2), 52–58. https://jurnal.unsil.ac.id/index.php/jpls/article/view/1601
Rohmata, Y., Murtadlo, A., & D, D. (2018). Perjuangan tokoh utama dalam novel Pelabuhan Terakhir karya Roidah: Kajian feminisme liberal. Ilmu Budaya, 2(3), 221–232.
Rusfi, A. (2018). Menjadi ayah pendidik peradaban. Hijau Borneoku.
Septiani, P., & Zidan, M. (2023). Implementasi pendidikan adil gender dalam keluarga masyarakat Kp. Calung-Kota Serang. 1, 1–8. http://ejournal.untirta.ac.id/SNPNF
Showalter, E. (1989). Speaking of gender. Routledge.
Sulistyowati, Y. (2021). Kesetaraan gender dalam lingkup pendidikan dan tata sosial. IJouGS: Indonesian Journal of Gender Studies, 1(2), 1–14. https://doi.org/10.21154/ijougs.v1i2.2317
Sumiyatiningsih, D. (2014). Pergeseran peran laki-laki dan perempuan dalam kajian feminis.
Supriyantini, S. (2002). Hubungan antara pandangan peran gender dengan keterlibatan suami dalam kegiatan rumah tangga. USU.
Taufik, M., Suhartina, S., & Hasnani, H. (2022). Persepsi masyarakat terhadap kesetaraan gender dalam keluarga. SOSIOLOGIA: Jurnal Agama dan Masyarakat, 1(1), 51–66. https://doi.org/10.35905/sosiologia.v1i1.3396
Wahid, A., Stai, H., Jufri, H., & Email, B. (2019). Berperadaban. 5.
Walby, S. (1990). Theorizing patriarchy. Basil Blackwell.
Wibowo, D. E. (2012). Peran ganda perempuan dan kesetaraan gender. Muwazah, 3(1), 356–364. https://doi.org/10.28918/muwazah.v3i1.6
Widyasari, A., & Suyanto, S. (2023). Pembagian kerja dalam rumah tangga antara suami dan istri yang bekerja. Endogami: Jurnal Ilmiah Kajian Antropologi, 6(2), 209–226. https://doi.org/10.14710/endogami.6.2.209-226
Zahrok, S., & Suarmini, N. W. (2018). Peran perempuan dalam keluarga. IPTEK Journal of Proceedings Series, 0(5), 61. https://doi.org/10.12962/j23546026.y2018i5.4422
Zuhri, S., & Amalia, D. (2022). Ketidakadilan gender dan budaya patriarki di kehidupan masyarakat Indonesia. Murabbi: Jurnal Ilmiah dalam Bidang Pendidikan, 5(1), 17–41. https://ejournal.stitalhikmah-tt.ac.id/index.php/murabbi/article/download/100/99










