EDITORIAL POLICIES
SUBMISSION
ADDITIONAL INFORMATION
Allegation of Research Misconduct adalah kebijakan dan prosedur untuk menerima, menilai, memeriksa, dan menangani dugaan pelanggaran integritas penelitian dan publikasi ilmiah, termasuk plagiarisme, fabrikasi dan falsifikasi data, publikasi duplikat, serta bentuk pelanggaran etika akademik lainnya. Kebijakan ini bertujuan memastikan bahwa setiap dugaan ditangani secara objektif, adil, transparan, dan berdasarkan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Jurnal Paris Langkis berkomitmen menjaga integritas penelitian, transparansi editorial, dan keandalan rekam publikasi ilmiah melalui penerapan prosedur penanganan yang konsisten dengan pedoman etika publikasi internasional. Kebijakan ini berlaku bagi manuskrip yang sedang dalam proses penelaahan maupun artikel yang telah diterbitkan. Setiap dugaan pelanggaran harus diperiksa secara proporsional dengan memberikan kesempatan kepada pihak terkait untuk menyampaikan klarifikasi sebelum keputusan editorial ditetapkan. Dengan demikian, dugaan pelanggaran tidak serta-merta dianggap sebagai pelanggaran yang terbukti sebelum dilakukan pemeriksaan dan penilaian berdasarkan bukti yang relevan.
Pelanggaran etika penelitian dan publikasi mencakup tindakan yang merusak kejujuran, keandalan, atribusi, atau transparansi dalam pelaksanaan penelitian maupun penyebarluasan hasilnya. Bentuk pelanggaran dapat meliputi, tetapi tidak terbatas pada:
Kesalahan yang tidak disengaja, perbedaan pendapat akademik, atau ketidaksesuaian teknis tidak dengan sendirinya membuktikan adanya pelanggaran. Setiap kasus dinilai berdasarkan sifat, bukti, konteks, dampak, dan tingkat keseriusannya.
Dugaan pelanggaran dapat dilaporkan oleh siapa pun yang memiliki alasan yang masuk akal dan informasi relevan, termasuk:
Laporan sebaiknya memuat identitas atau referensi manuskrip maupun artikel, uraian masalah secara spesifik, serta bukti pendukung seperti sumber pembanding, dokumen, data, atau tautan yang relevan. Laporan anonim dapat dipertimbangkan apabila informasi dan bukti yang disampaikan cukup untuk dilakukan penilaian awal. Laporan yang tidak disertai informasi yang dapat diverifikasi dapat memerlukan klarifikasi tambahan.
Laporan disampaikan secara rahasia kepada Editor-in-Chief melalui kanal kontak resmi Jurnal Paris Langkis yang tercantum pada halaman kontak jurnal.
Editor atau pihak editorial yang ditunjuk melakukan penilaian awal untuk menentukan apakah laporan memuat dugaan yang spesifik, relevan, dan memiliki dasar bukti yang cukup untuk ditindaklanjuti. Penilaian awal dapat mencakup pemeriksaan kemiripan teks, perbandingan publikasi, penelaahan gambar atau data, serta pemeriksaan dokumen dan korespondensi yang relevan.
Pemeriksaan editorial bertujuan menilai implikasi masalah terhadap naskah atau rekam publikasi. Jurnal tidak menggantikan kewenangan institusi dalam melakukan penyelidikan formal terhadap perilaku peneliti atau menjatuhkan sanksi kepegawaian.
Apabila terdapat dasar yang memadai untuk menindaklanjuti laporan, Jurnal Paris Langkis akan melakukan pemeriksaan yang proporsional dengan sifat dan tingkat keseriusan dugaan. Prosedur dapat mencakup langkah-langkah berikut:
Penulis yang dituduh melakukan pelanggaran harus memperoleh kesempatan yang adil untuk menanggapi dugaan tersebut. Tidak adanya tanggapan tidak secara otomatis membuktikan pelanggaran, tetapi editor dapat melanjutkan penilaian berdasarkan bukti yang tersedia dan, jika sesuai, meminta bantuan institusi terkait.
Penanganan dugaan pelanggaran dilakukan dengan menjaga kerahasiaan informasi dan melindungi integritas proses pemeriksaan. Informasi hanya dibagikan kepada pihak yang memerlukannya untuk menangani kasus, sesuai dengan ketentuan hukum dan kewajiban yang berlaku.
Setelah menilai bukti, klarifikasi, dan informasi lain yang relevan, editor menetapkan hasil penanganan secara tertulis. Tindakan ditentukan berdasarkan tingkat keseriusan pelanggaran, dampaknya terhadap keandalan penelitian dan rekam publikasi, serta kebijakan jurnal yang berlaku.
Retraction bertujuan memperbaiki rekam ilmiah, bukan semata-mata menghukum penulis. Pencabutan artikel tidak dilakukan secara otomatis hanya karena suatu tuduhan diajukan. Blacklisting permanen atau publikasi tuduhan yang belum terbukti tidak menjadi tindakan otomatis dalam kebijakan ini.
Apabila dugaan menyangkut artikel yang telah diterbitkan, editor menilai apakah masalah tersebut memengaruhi keandalan data, hasil, kesimpulan, atribusi, atau integritas publikasi. Tindakan yang diambil harus sebanding dengan masalah yang ditemukan.
Apabila hasil pemeriksaan tidak konklusif, editor dapat meminta informasi tambahan dari institusi terkait. Jika diperlukan untuk melindungi pembaca dan rekam publikasi, jurnal dapat menerbitkan Expression of Concern sambil menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Jurnal Paris Langkis dapat berkoordinasi dengan institusi afiliasi penulis, lembaga pendanaan, jurnal lain, atau badan yang berwenang apabila kasus memerlukan penyelidikan formal atau melibatkan beberapa pihak. Institusi pada umumnya bertanggung jawab menyelidiki perilaku peneliti dan menetapkan tindakan institusional, sedangkan jurnal bertanggung jawab menentukan langkah editorial yang diperlukan untuk menjaga keandalan rekam publikasi. Jurnal akan mempertimbangkan hasil pemeriksaan institusi bersama bukti lain yang relevan.
Jurnal menyimpan catatan internal yang relevan mengenai laporan, bukti, korespondensi, tanggapan pihak terkait, keputusan, dan tindakan yang diambil, dengan tetap memperhatikan kerahasiaan dan ketentuan yang berlaku. Pihak-pihak yang relevan akan diberi tahu mengenai hasil penanganan sejauh memungkinkan. Jika tidak ditemukan bukti yang cukup untuk mendukung tuduhan, kasus dapat ditutup dan pihak terkait diberi tahu bahwa tidak ada tindakan lebih lanjut yang diambil berdasarkan bukti yang tersedia. Informasi kasus tidak akan dipublikasikan secara tidak semestinya.
Kebijakan ini mengacu pada prinsip integritas publikasi ilmiah dan pedoman yang relevan dari Committee on Publication Ethics (COPE). Dalam menangani kasus, jurnal dapat menggunakan panduan COPE yang sesuai dengan jenis dugaan, termasuk alur penanganan dugaan pelanggaran dan pedoman pencabutan artikel.
Jurnal Paris Langkis berkomitmen melindungi integritas penelitian, menjunjung proses pemeriksaan yang adil, dan menjaga keandalan rekam publikasi ilmiah.
Publisher: Prodi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Palangka Raya
Alamat: Kampus UPR Tunjung Nyaho, Jl. Hendrik Timang, Palangka Raya, Kalimantan Tengah (73111A)
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .