Citations and References Usage

Citations and Reference Usage

Jurnal Paris Langkis mewajibkan penulis menggunakan sistem sitasi dan penulisan daftar pustaka yang konsisten sesuai dengan standar APA (American Psychological Association) Edisi ke-7 atau APA 7th Edition. Untuk menjamin konsistensi format dan meminimalkan kesalahan teknis, penulis diwajibkan menggunakan aplikasi pengelola referensi Mendeley dalam penyusunan kutipan dan daftar pustaka.

KETENTUAN WAJIB: MENDELEY DAN APA 7TH EDITION

Seluruh sitasi dalam teks dan daftar pustaka harus dikelola menggunakan Mendeley dengan gaya sitasi APA 7th Edition.

Penulis harus memeriksa kembali setiap kutipan dan entri daftar pustaka secara manual. Penggunaan Mendeley tidak menghilangkan kewajiban untuk memastikan ketepatan nama penulis, tahun terbit, judul, nama jurnal, volume, nomor, halaman, dan DOI atau URL.

AKSES MENDELEY

1. Standar Sitasi dan Pengelolaan Referensi

Gaya sitasi: APA 7th Edition.

Aplikasi pengelola referensi: Mendeley.

Cakupan penggunaan: Seluruh kutipan dalam teks dan seluruh entri daftar pustaka.

Penulis dianjurkan memasukkan metadata referensi ke dalam Mendeley dan menggunakan fitur sitasi pada aplikasi pengolah kata yang terintegrasi. Format sitasi dan daftar pustaka harus dihasilkan menggunakan gaya APA 7th Edition, bukan disusun dengan mengandalkan pengetikan manual semata.

2. Aturan Sitasi dalam Teks (In-text Citation)

Setiap gagasan, teori, data, temuan, atau pernyataan yang bersumber dari karya pihak lain harus disertai kutipan yang sesuai. Berikut contoh format sitasi dalam teks berdasarkan APA 7 Edition:

Jenis Sitasi Contoh
Naratif Subana (2017) menjelaskan bahwa pendidikan kewarganegaraan ...
Parentetik Pendidikan kewarganegaraan mencakup aspek demokrasi (Subana, 2017).
Dua penulis (Putra & Widodo, 2022)
Tiga penulis atau lebih (Suryani et al., 2021)
Kutipan langsung dengan halaman (Hidayat, 2020, pp. 14–15)

Kutipan langsung harus ditulis secara akurat dan dilengkapi nomor halaman apabila tersedia. Untuk kutipan langsung sebanyak 40 kata atau lebih, APA 7 edition mengharuskan penggunaan format kutipan blok. Setiap sumber yang dikutip dalam teks harus tercantum dalam daftar pustaka, kecuali jenis sumber tertentu yang memang dikecualikan oleh ketentuan APA 7 Edition.

3. Contoh Penulisan Daftar Pustaka APA 7

Berikut contoh format referensi untuk beberapa jenis sumber. Contoh ini digunakan sebagai panduan format; penulis tetap harus memverifikasi keakuratan metadata setiap referensi sebelum mengirimkan naskah.

Artikel Jurnal

Arditi, B. (2004). From globalism to globalization: The politics of resistance. New Political Science, 26(1), 1–18.

Buku

Axford, B. (1995). Global system, politics and culture. St. Martin’s Press.

Makalah Prosiding

Andreassen, B. A. (2007). Human rights and legal empowerment for the poor. In Poverty Expert and Human Rights Seminar (pp. 23–24). Norwegian Center for Human Rights.

Bab dalam Buku Suntingan

Geertz, C. (1965). Religion: Anthropological studies. In D. L. Sills (Ed.), International encyclopedia of social sciences (pp. 2–5). Collier-Macmillan Publishers.

Dalam daftar pustaka, gunakan format paragraf dengan hanging indent sesuai APA 7 Edition. Judul artikel atau bab ditulis dengan kapitalisasi kalimat, sedangkan nama jurnal dan volume dicetak miring. Cantumkan DOI dalam format URL apabila tersedia. Untuk artikel jurnal, penulis harus memeriksa kembali informasi volume, nomor, halaman atau nomor artikel, serta DOI.

4. Kualitas dan Kemutakhiran Referensi

Target referensi: Minimal 80% dari seluruh referensi diharuskan berasal dari artikel jurnal ilmiah bereputasi baik nasional ataupun Internasional bereputasi dan dapat ditelusuri link DOI nya.

Kemutakhiran: Referensi diutamakan berasal dari publikasi 10 tahun terakhir, kecuali sumber klasik atau karya fundamental yang relevan secara teoretis.

Penulis disarankan menelusuri sumber ilmiah melalui pangkalan data dan indeks akademik yang relevan, antara lain:

Pengindeksan pada suatu pangkalan data bukan satu-satunya ukuran kualitas. Penulis tetap harus menilai relevansi, kredibilitas penerbit, proses penelaahan sejawat, dan keterkaitan sumber dengan fokus penelitian.

5. Referensi yang Tidak Diperkenankan sebagai Sumber Utama

Penulis tidak diperkenankan menjadikan sumber-sumber berikut sebagai landasan akademik utama apabila sumber ilmiah yang kredibel tersedia:

  • Blog pribadi, Wikipedia, atau situs web nonakademik yang tidak memiliki otoritas ilmiah;
  • Tulisan yang tidak mencantumkan identitas penulis, penerbit, atau informasi publikasi yang dapat diverifikasi;
  • Referensi yang dihasilkan secara otomatis oleh AI atau generator sitasi tetapi tidak diverifikasi terhadap sumber aslinya;
  • Referensi yang tidak relevan dengan argumen, kerangka teori, atau temuan penelitian.

Sumber nonakademik tertentu dapat digunakan secara terbatas apabila memang menjadi objek analisis atau sumber data primer yang relevan. Penggunaannya harus dijelaskan sesuai konteks penelitian.

6. Pemeriksaan dan Kesesuaian Daftar Pustaka

Editor dan reviewer berhak meminta perbaikan apabila ditemukan:

  • Ketidaksesuaian format dengan APA 7th Edition;
  • Kutipan dalam teks yang tidak tercantum dalam daftar pustaka, atau sebaliknya;
  • Referensi palsu, metadata yang keliru, atau sumber yang tidak dapat ditelusuri;
  • DOI atau URL yang tidak sesuai dengan sumber yang dirujuk;
  • Penggunaan referensi usang, tidak relevan, atau tidak memadai untuk mendukung argumen ilmiah.

Penggunaan Mendeley merupakan persyaratan pengelolaan referensi, tetapi bukan pengganti verifikasi ilmiah. Penulis bertanggung jawab atas keaslian, ketepatan, relevansi, dan keterlacakan seluruh sumber yang digunakan.

7. Daftar Periksa Sebelum Pengiriman Naskah

Sebelum mengirimkan naskah ke Jurnal Paris Langkis, pastikan bahwa:

  • Seluruh kutipan dan daftar pustaka telah dikelola menggunakan Mendeley;
  • Gaya keluaran Mendeley telah diatur ke APA 7th Edition;
  • Setiap sumber yang dikutip dalam teks tercantum dalam daftar pustaka;
  • Setiap entri daftar pustaka benar-benar dirujuk dalam naskah, kecuali jika ketentuan sumber tertentu menyatakan lain;
  • Metadata, DOI, URL, dan identitas sumber telah diperiksa terhadap publikasi aslinya;
  • Format daftar pustaka, kapitalisasi, huruf miring, tanda baca, dan hanging indent telah sesuai dengan APA 7 Edition.

Redaksi Jurnal Paris Langkis

Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Indonesia.

Email: parislangkis@gmail.com