EDITORIAL POLICIES
SUBMISSION
ADDITIONAL INFORMATION
Jurnal Paris Langkis berkomitmen menjaga orisinalitas, integritas akademik, dan keandalan publikasi ilmiah. Setiap naskah yang dikirimkan akan menjalani pemeriksaan kemiripan teks untuk mengidentifikasi kemungkinan plagiarisme, duplikasi publikasi, penggunaan ulang karya sendiri tanpa atribusi yang memadai, serta bentuk pelanggaran etika publikasi lainnya.
Pemeriksaan dilakukan sebelum atau selama proses editorial dan dapat dilakukan kembali apabila terdapat indikasi pelanggaran setelah artikel diterbitkan. Penilaian mempertimbangkan laporan kemiripan, sumber yang teridentifikasi, konteks penggunaan teks, ketepatan sitasi, dan tingkat keparahan dugaan pelanggaran.
BATAS MAKSIMAL KEMIRIPAN NASKAH
MAKSIMAL 20%
Indeks kemiripan keseluruhan (overall similarity) tidak boleh melebihi 20% sebagai pedoman pemeriksaan awal.
Kemiripan dari satu sumber diupayakan tidak melebihi 5%. Kemiripan yang lebih tinggi akan diperiksa secara kontekstual oleh editor.
Naskah yang melampaui batas tersebut dapat dikembalikan untuk revisi atau ditolak berdasarkan hasil evaluasi. Skor di bawah 20% juga tidak menjamin naskah bebas dari plagiarisme.
Pemeriksaan orisinalitas mencakup, tetapi tidak terbatas pada, bentuk-bentuk pelanggaran berikut:
Redaksi menggunakan perangkat pemeriksaan kemiripan teks untuk membantu mengidentifikasi kesamaan antara naskah yang dikirimkan dan sumber lain. Perangkat yang dapat digunakan meliputi:
Pemilihan perangkat bergantung pada ketersediaan layanan dan kebutuhan pemeriksaan. Hasil perangkat merupakan alat bantu, bukan keputusan akhir mengenai ada atau tidaknya plagiarisme.
| Komponen | Ketentuan |
|---|---|
| Kemiripan keseluruhan | Maksimal 20% sebagai pedoman awal pemeriksaan. |
| Kemiripan dari satu sumber | Diupayakan tidak melebihi 5%. Kemiripan yang lebih tinggi memerlukan pemeriksaan kontekstual oleh editor. |
| Kutipan dan daftar pustaka | Dapat dikecualikan dari perhitungan apabila pengaturan perangkat memungkinkan dan pengecualian diterapkan secara konsisten. Kutipan tetap harus akurat dan disitasi dengan benar. |
| Pemeriksaan lanjutan | Tetap dilakukan apabila ditemukan indikasi plagiarisme, meskipun indeks kemiripan berada di bawah 20%. |
Naskah yang melampaui ambang kemiripan dapat dikembalikan untuk revisi atau ditolak berdasarkan hasil evaluasi. Pemenuhan ambang batas tidak secara otomatis menjamin penerimaan naskah, sedangkan skor yang melampaui batas tidak secara otomatis membuktikan plagiarisme.
Hasil pemeriksaan dievaluasi berdasarkan tingkat kemiripan, jenis materi yang digunakan, kecukupan sitasi, serta indikasi kesengajaan. Kategori berikut merupakan pedoman tindakan editorial, bukan penetapan pelanggaran berdasarkan persentase semata.
| Kategori | Indikasi | Tindakan yang Dapat Diambil |
|---|---|---|
| Temuan Minor | Kemiripan terbatas, kesalahan parafrasa, atau sitasi yang belum memadai tanpa indikasi pengambilan substansi secara serius. | Permintaan perbaikan sitasi, parafrasa, atau penulisan ulang bagian terkait. |
| Temuan Substansial | Kemiripan signifikan pada beberapa bagian, penggunaan teks tanpa atribusi memadai, atau duplikasi yang memerlukan klarifikasi. | Pengembalian naskah untuk revisi, permintaan penjelasan, pemeriksaan lanjutan, atau penolakan berdasarkan hasil evaluasi. |
| Pelanggaran Serius | Pengambilan substansial atas teks, gagasan, atau data pihak lain tanpa atribusi; duplikasi publikasi yang disengaja; atau bukti kuat manipulasi. | Penolakan naskah, pemeriksaan formal, pemberitahuan kepada institusi terkait apabila diperlukan, atau tindakan pascapublikasi sesuai kebijakan jurnal. |
Perhatian terhadap Skor Kemiripan
Indeks kemiripan di atas 20% menjadi alasan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Indeks di atas 40% diperlakukan sebagai temuan berisiko tinggi yang memerlukan pemeriksaan menyeluruh. Keputusan akhir tetap didasarkan pada bukti, konteks, dan tingkat keparahan pelanggaran, bukan angka semata.
Penulis tidak diperbolehkan mengajukan artikel yang sama atau bagian substansial dari karya yang telah diterbitkan tanpa pengungkapan dan atribusi yang sesuai. Penggunaan kembali teks atau materi dari karya sendiri harus dilakukan secara transparan, disertai sitasi, serta memperhatikan hak cipta dan ketentuan penerbit sebelumnya. Penggunaan ulang bagian metodologi atau materi lain tidak otomatis merupakan pelanggaran dalam setiap keadaan. Editor akan mempertimbangkan jumlah dan lokasi materi yang digunakan kembali, sitasi terhadap karya terdahulu, kebaruan hasil, kemungkinan duplikasi data, dan implikasi hak cipta.
Artikel yang terbukti merupakan publikasi duplikat atau mengandung penggunaan ulang karya sendiri secara tidak semestinya dapat ditolak. Apabila masalah ditemukan setelah publikasi, redaksi akan menilai kebutuhan koreksi, pernyataan keprihatinan, atau penarikan artikel sesuai tingkat pelanggaran.
Naskah yang sama tidak boleh diajukan secara bersamaan ke Jurnal Paris Langkis dan jurnal lain. Penulis wajib menunggu keputusan editorial atau menarik pengajuan secara resmi sebelum mengirimkan naskah ke jurnal lain.
Informasi lebih lanjut mengenai penanganan koreksi dan penarikan artikel tersedia pada halaman Koreksi dan Penarikan Artikel.
Apabila ditemukan indikasi plagiarisme atau duplikasi, redaksi akan menangani kasus secara proporsional dan berdasarkan bukti. Prosedur penanganan meliputi:
Proses pemeriksaan mengikuti prinsip keadilan, kerahasiaan, objektivitas, dan hak penulis untuk memberikan penjelasan. Penanganan dugaan pelanggaran mengacu pada pedoman yang relevan dari Committee on Publication Ethics (COPE).
Apabila pelanggaran etika publikasi terbukti, tindakan yang dapat diambil oleh redaksi meliputi:
Tindakan ditentukan berdasarkan tingkat keparahan, bukti yang tersedia, penjelasan penulis, dan dampak pelanggaran terhadap integritas rekam publikasi ilmiah.
Setiap penulis bertanggung jawab memastikan bahwa naskah yang dikirimkan merupakan karya ilmiah orisinal dan seluruh sumber telah diakui secara benar. Penulis wajib:
Penulis dianjurkan menggunakan aplikasi pengelola referensi seperti Mendeley atau Zotero dan memeriksa konsistensi sitasi berdasarkan APA Style edisi ke-7.
Penulis wajib memastikan bahwa naskah yang diajukan memenuhi ketentuan orisinalitas dan etika publikasi Jurnal Paris Langkis. Redaksi dapat meminta pernyataan keaslian naskah sebagai dokumen pendukung dalam proses pengiriman.
Kami menyatakan bahwa naskah yang diajukan merupakan karya ilmiah orisinal, tidak sedang dipertimbangkan oleh jurnal lain, dan tidak mengandung plagiarisme atau duplikasi publikasi yang tidak semestinya. Seluruh sumber yang digunakan telah diakui melalui sitasi dan referensi yang sesuai. Kami bersedia memberikan klarifikasi apabila redaksi memerlukan pemeriksaan lebih lanjut atas orisinalitas naskah.
Penulis dapat merujuk pada pedoman APA Style untuk memastikan bahwa kutipan dan referensi ditulis secara konsisten dan akurat.
Apabila dugaan plagiarisme atau duplikasi ditemukan setelah artikel diterbitkan, redaksi akan meninjau bukti, menghubungi penulis apabila diperlukan, dan menentukan tindakan sesuai tingkat masalah. Tindakan pascapublikasi dapat berupa koreksi, penerbitan pernyataan keprihatinan, atau penarikan artikel. Informasi mengenai perubahan status artikel akan disampaikan secara transparan sesuai prosedur jurnal dan prinsip integritas publikasi.
Redaksi — Jurnal Paris Langkis
Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn)
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya
Kalimantan Tengah, Indonesia
Email: parislangkis@gmail.com
Publisher: Prodi PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Palangka Raya
Alamat: Kampus UPR Tunjung Nyaho, Jl. Hendrik Timang, Palangka Raya, Kalimantan Tengah (73111A)
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License .