Archiving Policy

Jurnal Paris Langkis menerapkan kebijakan pengarsipan jangka panjang untuk menjamin akses permanen terhadap seluruh konten yang telah diterbitkan. Kebijakan ini memastikan bahwa setiap artikel tetap dapat diakses dalam jangka panjang, meskipun terjadi perubahan sistem, kegagalan server, atau permasalahan teknis lainnya.

Strategi Pengarsipan Descripsi
Repositori Institusi Seluruh artikel disimpan dalam repositori universitas atau institusi untuk menjamin pelestarian dan ketersediaan jangka panjang.
Dukungan LOCKSS / CLOCKSS  Jurnal memberikan izin kepada perpustakaan untuk melestarikan konten melalui sistem pengarsipan terdistribusi LOCKSS and CLOCKSS.
PKP PN (Public Knowledge Project Preservation Network) Jurnal Paris Langkis berpartisipasi dalam PKP Preservation Network (PKP PN) yang menyediakan layanan preservasi digital bagi jurnal yang menggunakan sistem Open Journal Systems (OJS).
Basis Data Pengindeks Metadata dan salinan teks lengkap artikel disimpan pada berbagai layanan pengindeksan dan basis data ilmiah sebagai bagian dari upaya pelestarian dan peningkatan aksesibilitas.
Kebijakan Pengarsipan Mandiri (Self-Archiving Policy) Penulis diperbolehkan menyimpan versi preprint, naskah yang telah diterima (accepted manuscript), maupun versi yang telah diterbitkan (published version) pada situs web pribadi, repositori institusi, maupun jejaring sosial akademik, dengan tetap mencantumkan sitasi yang benar kepada artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Paris Langkis.

Jurnal memastikan bahwa seluruh artikel yang diterbitkan memperoleh Digital Object Identifier (DOI) permanen untuk mendukung pelacakan sitasi serta menjamin akses yang berkelanjutan terhadap artikel tersebut.