Efektivitas Psikoedukasi Safe Space Online dalam Menurunkan Skor Perilaku Cyberbullying pada Remaja Generasi Phygital

Penulis

  • Shafa Reinina Putri Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Maharani Tyas Budi Hapsari Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.37304/pandohop.v6i1.25229

Kata Kunci:

Cyberbullying, Generasi Phygital, Media Sosial, Psikoedukasi

Abstrak

Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas psikoedukasi "Safe Space Online: Your Zone, Your Rules" dalam meningkatkan pengetahuan pencegahan serta menurunkan perilaku cyberbullying pada remaja generasi phygital. Penelitian menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain two group pretest-posttest. Partisipan penelitian berjumlah 10 siswa SMP di Bantul yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Skala Perilaku Cyberbullying (45 item, α = 0,929) dan tes pengetahuan berbasis modul. Hasil Uji Wilcoxon pada kelompok eksperimen menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (p = 0,041; rerata meningkat dari 83,00 menjadi 92,00) serta penurunan signifikan pada perilaku cyberbullying (p = 0,043; rerata menurun dari 111,00 menjadi 86,60). Analisis effect size pada kelompok eksperimen menghasilkan nilai r = 0,64 untuk kedua variabel, yang membuktikan dampak praktis intervensi berada pada kategori besar. Sebaliknya, kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang signifikan (r = 0,04). Penelitian ini menyimpulkan bahwa psikoedukasi terstruktur mampu mentransformasi interaksi digital remaja melalui internalisasi etika dan regulasi diri yang lebih mendalam dibandingkan dengan literasi digital umum.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.
##doi.editor.displayName##: 10.37304/pandohop.v6i1.25229 DOI URL: https://doi.org/10.37304/pandohop.v6i1.25229
Lihat: 6 | ##article.downloads##: 8

Referensi

Alismaiel, O. A. (2023). Digital media used in education: The influence on cyberbullying behaviors among youth students. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(2), 1370. https://doi.org/10.3390/ijerph20021370

Anggoro, L. S. (2025). Media sosial dan identitas diri: Dampaknya terhadap kesehatan mental remaja di era digital. Jurnal Psikologi Insight, 9(1), 1–10.

Antama, F., Zuhdy, M., & Purwanto, H. (2020). Faktor penyebab cyberbullying yang dilakukan oleh remaja di Kota Yogyakarta. Jurnal Penegakan Hukum dan Keadilan, 1(2), 182–202. https://doi.org/10.18196/jphk.1213

Berény, C., Kocsír, Á. C., & Varga, J. (2025). The practical manifestation of the dangers of online space through a generational lens. Journal of Ecohumanism, 4(1), 2997–3006.

Boleng, T. K., Pardede, V. F., & Fahlevie, R. A. (2024). Menghadapi tantangan cyberbullying: Dampak dan solusi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 10250–10262.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Elpemi, N., & Isro’i, N. F. (2020). Fenomena cyberbullying pada peserta didik. Indonesian Journal of Counseling and Education, 1(1), 1–5.

Fitriani, K. (2025, April 28). Angka bullying meningkat, solusinya akidah kuat? KBR. https://kbr.id/articles/indeks/angka-bullying-meningkat-solusinya-akidah-kuat-

Humas KPAI. (2024). Laporan akhir tahun 2023: Pengawasan perlindungan anak di satuan pendidikan. Komisi Perlindungan Anak Indonesia.

Khan, F., Limbana, T., Zahid, T., Eskander, N., & Jahan, N. (2020). Traits, trends, and trajectory of tween and teen cyberbullies. Cureus, 12(8), e10077. https://doi.org/10.7759/cureus.10077

Marjun, M., Saroji, S., & Nugraha, F. (2025). Cyberbullying and legal protection for victims in the digital era: A case study on social media platforms. Hakim: Jurnal Ilmu Hukum dan Sosial, 3(1), 955–973. https://doi.org/10.51903/hakim.v3i1.2290

Nuha, V. A., Djudiyah, D., & Fasikha, S. S. (2026). Psikoedukasi pencegahan cyberbullying pada siswa SMP: Upaya meningkatkan literasi digital pada remaja. Jurnal Psikologi.

Reswari, P. A. D., & Fahham, A. M. (2025). Perundungan daring (cyberbullying) pada anak. Pusat Analisis Keparlemenan Badan Keahlian Sekretariat Jenderal DPR RI. https://berkas.dpr.go.id/pusaka/files/isu_sepekan/Isu%20Sepekan---III-PUSLIT-Maret-2025-2480.pdf

Saragih, R. B., Amini, A. K., & Jannah, L. (2024). Literasi digital berbasis sekolah dalam mencegah tindakan cyberbullying pada remaja. Journal of Communication Studies, 2(1), 31–38.

Siegel, S. (1997). Statistik nonparametrik untuk ilmu-ilmu sosial. PT Gramedia Pustaka Utama.

Siregar, H. L., Azmi, F., Sophia, D. R., & Ramadhani, N. (2024). Analisis dampak psikologis dari cyberbullying pada kalangan remaja ditinjau dari perspektif Islam. Jurnal Kajian Ilmiah Interdisipliner, 8(6), 206–217.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sulistyowati, A. D., Murtana, A., & Desviana, A. F. (2024). The relationship between self-control and cyberbullying behavior. Journal of Vocational Nursing, 5(1), 22–27.

Willard, N. E. (2007). Cyberbullying and cyberthreats: Responding to the challenge of online social aggression, threats, and distress. Research Press.

Unduhan

Diterbitkan

19-04-2026

Cara Mengutip

Putri, S. R., & Budi Hapsari, M. T. (2026). Efektivitas Psikoedukasi Safe Space Online dalam Menurunkan Skor Perilaku Cyberbullying pada Remaja Generasi Phygital. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Pandohop, 6(1), 175–187. https://doi.org/10.37304/pandohop.v6i1.25229

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.