Challenges in Implementing Comprehensive Guidance and Counseling within the Merdeka Curriculum

Authors

  • Riza Afifah Rais IKIP Siliwangi
  • Salsabila Eka Putri IKIP Siliwangi
  • Pani Ristiani IKIP Siliwangi
  • Intan Nurlatifah IKIP Siliwangi
  • Muhammad Rezza Septian IKIP Siliwangi

DOI:

https://doi.org/10.37304/pandohop.v6i2.26679

Keywords:

comprehensive guidance and counseling, Merdeka Curriculum, guidance and counseling teachers, guidance and counseling challenges, secondary school

Abstract

The implementation of the Merdeka Curriculum has brought changes to guidance and counseling services in schools, including the implementation of comprehensive guidance and counseling programs that emphasize flexibility, adaptability, and student development. This study aimed to analyze the challenges of implementing a comprehensive guidance and counseling program within the Merdeka Curriculum at SMAN 1 Ngamprah. This study employed a descriptive qualitative approach involving guidance and counseling teachers as research informants. Data were collected through a literature review and semi-structured interviews and were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed several challenges in implementing the comprehensive guidance and counseling program, including the complexity of program planning, limited human resources, high administrative workloads, the dominance of responsive services, inadequate facilities and infrastructure, an unfavorable counselor-to-student ratio, demands for digital competency development, and constraints in service evaluation and follow-up. The findings indicate that the successful implementation of a comprehensive guidance and counseling program depends not only on counselors’ competencies but also on resource support, school policies, and collaboration among stakeholders.

Downloads

Download data is not yet available.
DOI: 10.37304/pandohop.v6i2.26679 DOI URL: https://doi.org/10.37304/pandohop.v6i2.26679
Views: 0 | Downloads: 0

References

Agista, N., Irawan, S., & Agustin, A. K. M. (2025). Evaluasi program bimbingan dan konseling dengan model CIPP. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(1), 47–58. https://doi.org/10.24246/j.jk.2025.v12.i1.p47-58

Alfath, A., Azizah, F. N., & Setiabudi, D. I. (2022). Pengembangan kompetensi guru dalam menyongsong Kurikulum Merdeka belajar. Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan, 1(2), 42–50. https://doi.org/10.56444/soshumdik.v1i2.73

American School Counselor Association. (2019). The ASCA national model: A framework for school counseling programs (4th ed.). American School Counselor Association.

Anggraini, S., Rifai, M., & Muhid, A. (2021). Peran layanan bimbingan dan konseling komprehensif dalam perencanaan karier pada siswa SMA. TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 5(1), 16–23. https://doi.org/10.26539/teraputik.51544

Azwar, B. (2023). Pemahaman guru bimbingan konseling terhadap Kurikulum Merdeka belajar. Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia, 9(1), 63–76. https://doi.org/10.29210/1202322167

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Diba, S. F., & Suherman, U. (2024). Model konteks, input, proses dan produk (CIPP) dalam evaluasi bimbingan dan konseling: Studi tinjauan pustaka. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(1), 636–646. https://doi.org/10.31316/gcouns.v9i1.6281

Fithri, T. W., Firman, F., & Neviyarni, N. (2024). Mengoptimalkan akuntabilitas dalam manajemen bimbingan dan konseling: Tantangan, analisis, dan solusi. Journal of Educational Management and Strategy (JEMAST), 3(1), 10–16. https://doi.org/10.57255/jemast.v3i1.321

Hidayah, F., Ramadhana, M. R., Mutiara, T., & Purnamasari, N. (2022). Panduan implementasi bimbingan dan konseling untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 111 Tahun 2014 tentang Bimbingan dan Konseling pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kemendikbudristek. (2022). Dukungan implementasi Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Mahaly, S. (2021). Pelaksanaan asesmen kebutuhan peserta didik dalam memberikan layanan bimbingan klasikal di SMA Laboratorium Universitas Pattimura Ambon. Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 4(2), 38–42. https://doi.org/10.24014/ittizaan.v4i2.14918

Mardiah, S. A., Ardi, Z., & Nurfarhanah, N. (2025). Peran strategis need assessment dalam perencanaan program bimbingan dan konseling komprehensif: Tinjauan literatur. WISSEN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(3), 120–127. https://doi.org/10.62383/wissen.v3i3.1001

Meitasari, A., Mulia, E. C. A., Chasanah, L. I., & Kholili, M. I. (2021). Problematika bimbingan dan konseling bidang karier peserta didik SMA: A systematic literature review (SLR). TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 5(1), 89–100. https://doi.org/10.26539/teraputik.51648

Merriam, S. B., & Tisdell, E. J. (2016). Qualitative research: A guide to design and implementation (4th ed.). Jossey-Bass.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Purba, A. H. K., Urrahmah, S., & Wahyunisa, W. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam perspektif bimbingan konseling: Analisis peran konselor, layanan BK, dan supervisi konseling di satuan pendidikan. Effect: Jurnal Kajian Konseling, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.58432/effect.v4i3.1658

Qomaruddin, Q., & Sa’diyah, H. (2024). Kajian teoritis tentang teknik analisis data dalam penelitian kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting, and Administration, 1(2), 77–84. https://doi.org/10.52620/jomaa.v1i2.93

Rahmawati, R. K. N. (2023). Penguatan peran guru bimbingan dan konseling dalam Kurikulum Merdeka. PD ABKIN JATIM Open Journal System, 3(2), 126–132. https://doi.org/10.1234/pdabkin.v3i2.160

Ramadani, C. R., Anuar, A. B., & Fahmi, A. (2023). Layanan informasi karier berbasis hypermedia. Bikotetik: Bimbingan dan Konseling Teori dan Praktik, 7(2), 155–161. https://doi.org/10.26740/bikotetik.v7n02.p155-161

Romiaty, R., Suriatie, M., Sangalang, O. K., & Feronika, N. (2023). Profil kompetensi implementasi Kurikulum Merdeka pada guru bimbingan dan konseling. Jurnal AKRAB JUARA, 8(4), 37–50. https://doi.org/10.58487/akrabjuara.v8i4.2182

Sabillah, D. S., Chairunisa, C., & Maulana, F. (2024). Tantangan guru bimbingan konseling pada Kurikulum Merdeka. Cemara Education and Science, 2(3), 3–13. https://doi.org/10.62145/ces.v2i3.84

Safarudin, R., Zulfamanna, Z., Kustati, M., & Sepriyanti, N. (2023). Penelitian kualitatif. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(2), 9680–9694.

Santrock, J. W. (2019). Adolescence (17th ed.). McGraw-Hill Education.

Shodiqin, M., Zulaikhah, S., & Firdausih, A. (2023). Peran guru BK terhadap Kurikulum Merdeka di sekolah. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5(2), 3239–3244. https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i2.10452

Sidabutar, D., Lumbantobing, K., Siallagan, Y. G., & Turnip, H. (2024). Pengaruh dukungan sosial guru terhadap kesejahteraan psikologis siswa. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(4), 5353–5360.

Siregar, K. Z. B., & Marjo, H. K. (2022). Transisi kurikulum di Indonesia: Apa dampaknya bagi pelayanan bimbingan dan konseling? Jurnal Sains Sosio Humaniora, 6(2), 193–208.

Siswanto, D. H., Samsinar, S., Alam, S. R., & Andriyani, A. (2024). Peran kompetensi guru dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. DIDAXEI, 5(1), 763–773.

Sodiq, D., & Herdi, H. (2021). Pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan kemampuan perencanaan dan kematangan karier siswa. Jurnal Paedagogy: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 8(4), 540–544. https://doi.org/10.33394/jp.v8i4.3951

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.

Suriani, N., & Jailani, M. S. (2023). Konsep populasi dan sampling serta pemilihan partisipan ditinjau dari penelitian ilmiah pendidikan. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 24–36. https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2.55

Wardany, O. F., Sani, Y., Herlina, H., & Setyaningsih, S. (2023). Tantangan dan kebutuhan guru SDLB dalam implementasi Kurikulum Merdeka di Lampung. JPK: Jurnal Pendidikan Khusus, 19(2), 92–108. https://doi.org/10.21831/jpk.v19i2.65206

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.

Yusuf, S., & Nurihsan, A. J. (2019). Landasan bimbingan dan konseling. PT Remaja Rosdakarya.

Published

2026-08-06

How to Cite

Afifah Rais, R., Eka Putri, S., Ristiani, P., Nurlatifah, I., & Septian, M. R. (2026). Challenges in Implementing Comprehensive Guidance and Counseling within the Merdeka Curriculum . Jurnal Bimbingan Dan Konseling Pandohop, 7(1), 1–12. https://doi.org/10.37304/pandohop.v6i2.26679

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.